Home / Uncategorized

Selasa, 15 Agustus 2023 - 16:57 WIB

Dorong Kelurahan Ramah Gender, Celebes Bergerak Kenalkan soal KBGS ke 25 Anak Muda Kabonena

Celebes Bergerak gelar diskusi KBGS bersama anak muda di Kelurahan Kabonena, Kota Palu/Ist

Celebes Bergerak gelar diskusi KBGS bersama anak muda di Kelurahan Kabonena, Kota Palu/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Komunitas Celebes Bergerak kembali mengenalkan pengetahuan tentang Kekerasan Berbasis dan Seksual (KBGS).

Pengenalan KBGS ini kali ini dilakukan dengan menyasar anak-anak muda di Kelurahan Kabonena, Kecamatab Ulujadi, Kota Palu.

Salina selaku Community Organizer Komunitas Celebes Bergerak mengatakan, kegiatan ini dilakukan guna mendorong kesadaran anak-anak muda khususnya dari kelurahan Kabonena akan pentingnya pengetahuan tentang KBGS.

“Ada 25 anak muda yang ikut berdiskusi. Pengenalan KBGS ini kami lakukan untuk mendorong kesadaran anak muda dari kelurahan Kabona agar dapat mengetaui dan bisa meminimalisir terjadinya KBGS dikalangan anak muda,” kata Salina, Selasa (15/8/2023).

Baca juga  Kecam Kekerasan Seksual Anak 13 Tahun di Touna, Aktivis Perempuan Desak Kapolda Terjun Kawal Penyelidikan

Ia mengungkapkan bahwa kelompok usia remaja menuju usia dewasa sangat rentan mendapat KBGS,

Sebab, kata Salina, masih banyak anak muda yang belum memahami tentanf KBGS. Dengan begitu, kelompok muda bisa berpotensi menjadi korban ataupun pelaku KBGS.

“Kami merasa bahwa diusia mereka sekarang ini sangat rentan akan KBGS, apalagi jika mereka belum memahami apa itu KBGS yang akan berpotensi membuat mereka menjadi korban atau pelaku KBGS,” ungkapnya.

Diskusi KBGS oleh Celebes Bergerak melalui program Generation Gender yang didukung Rutgers Indonesia upaya untuk mendorong kelurahan yang ramah gender di kota Palu.

Baca juga  Rumah Literasi Ceria bersama Warga Huntap Tondo Gelar Lomba Peringati HUT Kemerdekaan

“Kegiatan ini tidak lain adalah bentuk upaya kami untuk mendorong kelurahan yang bebas dari KBGS menuju kelurahan ramah gender. Sehingga dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan,” jelas Salina.

Diskusi tersebut dibawakan oleh Mariam selaku Manager Advokasi dan Pendampingan Yayasan Sikola Mombine.

Menurut Salina, pihaknya telah melaksanakan dua kali diskusi kepada anak muda kelurahan Kabonena dengan bertema gender dan kekerasan seksual.

“Sebelumnya kami juga telah melakukan diskusi sebanyak dua kali kepada anak muda kabonena berkaitan dengan gender dan pelecehan seksual, ini pertemuan ketiga kami membahas pengenalan KBGS kepada mereka,” pungkasnya. (Bal)

Share :

Baca Juga

Wakil Gubernur Sulteng, Ma'mun Amir menghadiri acara wisuda offline Untad, Rabu (15/12/2021)/hariansulteng

Uncategorized

Hadiri Wisuda Untad, Wagub Sulteng: Kesempatan Kerja Terbuka
Kanwil Kemenkumham Sulteng di Jalan Dewi Sartika, Kota Palu/hariansulteng

Uncategorized

Kemenkumham Sulteng Usulkan 2.583 Narapidana Dapat Remisi Hari Kemerdekaan
Komunitas Rumah Literasi Ceria bersama warga Huntap Tondo gelar lomba peringati HUT Kemerdekaan/Ist

Uncategorized

Rumah Literasi Ceria bersama Warga Huntap Tondo Gelar Lomba Peringati HUT Kemerdekaan
Kunjungan KSAD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman (kiri) ke Korem 132/Tadulako, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (26/11/2021)/hariansulteng

Uncategorized

KSAD Berkunjung ke Korem Tadulako, Jalan Sudirman Palu Tutup Sementara
Kapolsek Palu Barat, AKP Rustang/hariansulteng

Palu

Bentrok Antarkelompok di Pasar Inpres Manonda, Polisi Bantah Ada Korban Meninggal
MN KAHMI Luncurkan Logo Musyawarah Nasional ke XI di Kota Palu, Senin (28/3/2022) malam/hariansulteng

Uncategorized

Munas XI KAHMI Habiskan Anggaran 14 Miliar APBD Pemrov Sulteng
Habib Rotan hadiri mediasi dengan Polsek Palu Barat terkait penyelesaian konflik antarwarga di Pasar Inpres Manonda/hariansulteng

Palu

Hadiri Mediasi, Habib Rotan Turun Tangan Redakan Konflik Antarwarga di Pasar Inpres Manonda
Sebanyak 3 orang meninggal dalam kecelakaan tunggal Bus Rappan Marannu di Jalur Kebun Kopi penghubung Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dan Kota Palu/Ist

Uncategorized

Pondok Gontor Angkat Bicara soal Kecelakaan Bus Rombongan Guru di Jalur Kebun Kopi Sulteng