Home / Morowali Utara

Senin, 19 Februari 2024 - 20:23 WIB

2 Anak di Morut Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Tiri Selama 5 Tahun

Ilustrasi - kekerasan seksual/Ist

Ilustrasi - kekerasan seksual/Ist

HARIANSULTENG.COM, MORUT – Nasib pilu dialami dua orang gadis berinisial F dan R di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah.

Keduanya menjadi korban kekerasan seksual oleh ayah tirinya berinsial AA (46). Ironisnya, tindakan tak senonoh ini ia lakukan selama kurang lebih 5 tahun.

Setelah mendapat laporan dari ibu korban, polisi langsung menangkap AA di rumahnya di Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara pada 16 Februari 2024.

“Dari rangkaian pemeriksaan, diketahui bahwa kedua korban telah mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri lebih kurang lima tahun di dalam rumahnya sendiri,” ungkap Kasatreskrim Polres Morut, AKP Arsyad Maaling, Selasa (20/2/2024).

Baca juga  Inspektur Tambang Keluarkan 7 Perintah untuk 5 Perusahaan Buntut Banjir Bandang di Morut

Arsyad menjelaskan, dugaan kekerasan seksual ini berawal sejak 2019. Saat itu, salah satu korban R sedang datang bulan.

AA meminta adik R yakni F untuk melayani nafsu bejadnya dengan alasan ritual pengganti nazar dari ayah kandung korban.

“Semenjak saat itu pelaku mulai menggilir kedua anak tirinya,” katanya.

Karena tak sanggup melayani nafsu bejad dari sang ayah tiri, korban kemudian melaporkan kejadian yang ia alami kepada ibunya.

Baca juga  PT TDU Dorong Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendidik di Morowali Utara

Akibat perbuatannya, AA dikenakan pasal 81 ayat 1 dan ayat 3 jo pasal 76D UU Nomor 35 Tahun 2014 pengganti UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara ditambah dua pertiga dari hukuman.

“Sebenarnya kejadian ini sudah diketahui oleh ibu kandung korban sejak tahun 2019. Namun ibu korban enggan melaporkan kejadian tersebut karena diancam akan dibunuh dan dimutilasi bersama anak-anaknya. Ibu korban juga kerap kali mendapat kekerasan dari pelaku,” terang Arsyad.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Morowali Utara

Situasi di PT GNI Semakin Kondusif, Aktivitas Perusahaan Berjalan Normal
Ilustrasi/KPK RI

Morowali Utara

Negara Rugi Rp 8 Miliar, KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Pembangunan Kantor DPRD Morut
Anggota Komisi VII DPR RI, Nasyirul Falah Amru meninjau lokasi kebakaran PT GNI di Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah/DPR RI

Morowali Utara

2 Karyawan Tewas Terbakar, Komisi VII DPR RI Temukan Banyak Pelanggaran di PT GNI Morut
Pendiri Ruang Setara (RASERA) Project, Aulia Hakim/Ist

Morowali Utara

Karyawannya Tewas Diterjang Banjir, RASERA Project Sebut CV Surya Amindo Perkasa Bermasalah
PT Halmahera Internasional Resources (HIR) memastikan perbaikan lingkungan di aliran Sungai Ance Ombo, Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara/Ist

Morowali Utara

Tindaklanjuti Usulan DPRD Morut, PT HIR Komitmen Perbaiki Kualitas Air Bersih SPAM Petasia
Banjir merendam Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), usai hujan deras mengguyur, Sabtu (29/03/2025)/Ist

Morowali Utara

Brimob Polda Sulteng Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Desa Bunta Morut
Jeffisa Putra Amrullah/Ist

Morowali Utara

Amankan Kursi DPRD Morut, Bung Jeff Kini Fokus Hadapi Pilkada 2024
Polisi menangkap tiga karyawan PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Morowali Utara, setelah melakukan pengeroyokan pada rekan kerjanya sendiri/Ist

Morowali Utara

Keroyok Rekan Kerja Diduga karena Dendam, Polisi Tangkap 3 Karyawan PT GNI