Home / Sulteng

Rabu, 27 Desember 2023 - 17:37 WIB

Fraksi Bersih-bersih Sulteng Tuntut 7 Hal Buntut Kecelakaan Kerja Berujung Maut di Kawasan PT IMIP

Massa mengatasnamakan Fraksi Bersih-bersih Sulteng melakukan demonstrasi sebagai respons terhadap peristiwa kecelakaan kerja di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Rabu (27/12/2023)/hariansulteng

Massa mengatasnamakan Fraksi Bersih-bersih Sulteng melakukan demonstrasi sebagai respons terhadap peristiwa kecelakaan kerja di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Rabu (27/12/2023)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Sejumlah massa mengatasnamakan Fraksi Bersih-bersih Sulteng melakukan aksi demonstrasi sebagai respons terhadap peristiwa kecelakaan kerja di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Massa dari lintas organisasi pegiat lingkungan itu menilai ledakan tungku smelter milik PT ITSS di kawasan IMIP merupakan fenomena puncak gunung es yang terus dibiarkan.

“Banyak masyarakat sengsara akibat adanya industri ini, mereka menjadi korban,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap), Rizky Akbar dalam orasinga di depan Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (27/12/2023).

Dalam kurun waktu 2015 – 2022, Trends Asia mencatat terdapat 53 orang tewas karena kecelakaan kerja di kawasan industri di Sulawesi Tengah.

Akan tetapi, Fraksi Bersih-bersih Sulteng menganggap jumlah tersebut jauh lebih banyak karena perusahaan diduga kerap menutupi peristiwa kecelakaan kerja.

Baca juga  Kecelakaan Kerja Berulang di Kawasan PT IMIP, Walhi Sulteng: Bukti Lemahnya Pengawasan

Di sisi lain, banyak korban jiwa dalam kecelakaan kerja di kawasan PT IMIP tidak sesuai dengan program hilirisasi yang selalu digaungkan pemerintah.

Olehnya, pendemo menuntut 7 hal kepada pemerintah untuk menyikapi kasus kecelakaan kerja yang merenggut 18 nyawa pekerja, di antaranya:

1. Membentuk tim investigasi independen untuk menginvestigasi kecelakaan kerja yang terjadi di wilayah kawasan PT IMIP.
2. Usut tuntas kecelakaan kerja yang terjasi di wilayah kawasan PT IMIP.
3. Evaluasi sistem perizinan perusahaan tambang di Sulawesi Tengah.
4. Evaluasi sistem kesehatan dan kecelakaan kerja di PT IMIP, SEI, dan BTIIG.
5. Evaluasi seluruh dampak ekologi dan sosial di wilayah kawasan industri Morowali dan Morowali Utara.
6. Naikkan upah buruh 20 persen, terbitkan Perda Ketenagakerjaan.
7. Berikan kompensasi yang layak kepada buruh seadil-adilnya dan hentikan sementara produksi nikel sebelum ada hasil evaluasi secara menyeluruh.

Baca juga  Umat Muslim di Sulteng Zikir dan Sholawat Akbar Kirim Doa untuk Palestina

Pada kesempatan itu, massa aksi diterima oleh Rudy Dewanto Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Mewakili Gubernur Rusdy Mastura, Rudy menyebut pemerintah saat ini telah melakukan investigasi dan masih terus berlangsung.

“Pejabat pengawasan yang ada di Morowali langsung bergerak atas meninggalnya teman-teman pekerja dan beberapa pekerja lagi yang saat ini dalam proses pengobatan dan perawatan,” katanya.

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri rapat paripurna bersama DPRD Kota Palu Kamis (6/4/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Apresiasi DPRD Setujui Dua Ranperda Dijadikan Peraturan Daerah
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu meluncurkan ajang olahraga berskala nasional bernama Palu Sport Event (PSE) 2023/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Luncurkan ‘Senka’ sebagai Maskot Palu Sport Event 2023
Suasana ngabuburit di dekat Masjid Apung, Jalan Cumi-cumi, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (12/4/2022)/hariansulteng

Palu

Hampir 4 Tahun Dibiarkan Ambruk, Masjid Apung Bekas Tsunami Palu Kini Jadi Tempat Ngabuburit
Dugaan aktivitas PETI di lahan kontrak karya milik CPM, Kelurahan Poboya, Kota Palu/Ist

Palu

Bertaruh Nyawa Demi Butiran Emas di Tambang Ilegal Poboya
Polisi menangkap dua pemuda berinisial MS (30) dan RZ (26) karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo)/Ist

Parigi Moutong

Diduga Edarkan Narkoba, Polisi Tangkap Dua Pemuda di Parigi Moutong
Ilustrasi tambang bawah tanah. (Foto: esdm.go.id)

Palu

Akademisi Sebut Metode Tambang Bawah Tanah Lebih Tepat Diterapkan di Poboya
Ketua GP Ansor Buol, Aco A Ahmad/Ist

Buol

GP Ansor Buol Siap Libatkan Diri Bersama Polri dalam Giat Sosial Kemasyarakatan
MAN 2 Palu melaksanakan PTM setelah dua tahun ditutup akibat pandemi Covid-19, Senin (25/7/2022)/hariansulteng

Palu

Cerita Siswa di Palu Kembali ke Sekolah: Seru Bertemu Teman-teman, Belajar Lebih Muda