Home / Morowali

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:14 WIB

Fasilitas Penyimpanan Tailing PT IMIP Kembali Longsor

Fasilitas penyimpanan tailing di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali longsor, Rabu (18/2/2026). (Foto: Istimewa)

Fasilitas penyimpanan tailing di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali longsor, Rabu (18/2/2026). (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, MOROWALI – Fasilitas penyimpanan tailing di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali longsor, Rabu (18/2/2026).

Menurut Serikat Pekerja Industri Merdeka (FSPIM), setidaknya terdapar sekitar 7 unit alat berat tertimbun limbah tailing.

Juru bicara FSPIM, Tesar Anggrian Bonjol mengatakan bahwabkecelakan yang terus berulang potret dari bobroknya sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Sistem manajemen K3 yang lemah menimbulkan terjadinya banyak insiden hingga menyebabkan kematian,” ujar Tesar.

Baca juga  Bawaslu Sulteng Benarkan Ketua dan Anggota KPU Morowali Dilaporkan ke DKPP

Peristiwa ini merupakan pengulangan dari insiden serupa pada Maret 2025 lalu yang menewaskan tiga pekerja.

Tesar menyebut mestinya pemerintah yang punya wewenang turun langsung melihat kebobrokan sistem managemet K3 di kawasan IMIP.

“Jika ini terjadi di IMIP terus menerus maka buruh merasa tidak ada jaminan keamanan keselamatan dan kesehatan kerja yang mana di atur dalam UU Cipta Kerja dan UU K3,” imbuhnya.

Baca juga  3 Kandidat Bupati Morowali dari Koalisi BERAMAL, Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri Bisa Menang Mudah

FSPIM memandang terjadi dualisme yang berperan mengambil kebijakan di kawasan industri, yaitu pekerja lokal dan tenaga kerja asing.

Olehnya, kata Tesar, kondisi ini melahirkan problem pengambil kebijakan penuh terhadap k3 dalam kawasan IMIP.

“Negara mesti mengevaluasi sistem manajemen K3. Pihak IMIP harus betul-betul menerapkan sistem manajemen K3 dan yang berhak penuh mengambil kebijakan yaitu petugas K3 dari pekerja TKI,” ungkapnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Pakai Metode SRI, Petani di Bungku Timur Binaan PT Vale Hasilkan Padi 4,6 Ton Perhektar

Morowali

Pakai Metode SRI, Petani di Bungku Timur Binaan PT Vale Hasilkan Padi 4,6 Ton Perhektar
Baoshuo Taman Industry Invesment Group (BTIIG) atau Indonesia Huabao Industrial Park ikut menyemarakkan perayaan Natal dan tahun baru 2025/Ist

Morowali

Dukung Perayaan Natal, Huabao Salurkan Bantuan untuk 2 Gereja di Morowali
Kuasa hukum Rachmansyah Ismail, M Wijaya. (Foto: Istimewa)

Morowali

Gugat Penahanan ke PN Palu, Rachmansyah Soroti Anomali Hukum di Tengah KUHP Baru
Serobot Lahan Masyarakat, JAMAN Morowali Kecam PT BTIIG/istimewa

Morowali

Serobot Lahan Masyarakat, JAMAN Morowali Kecam PT BTIIG
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua korban yang tertimbun di PT IMIP, Rabu (26/03/2025)/Ist

Morowali

Hari Ketiga Pencarian, Dua Pekerja Tertimbun Longsor di PT IMIP Belum Ditemukan
LSM Saber Korupsi menyurati Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada terkait dugaan pemalsuan surat bupati dan wakil bupati Morowali terpilih, Iksan Baharudin Abdul Rauf-Iriane Iliyas/Ist

Morowali

Saber Korupsi Surati Kabareskrim soal Dugaan Pemalsuan Surat Bupati-Wakil Bupati Morowali Terpilih
Sebanyak dua pekerja tewas tertimpa longsor tambang nikel di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Kamis (27/4/2023)/Ist

Morowali

2 Pekerja Tewas Tertimbun Longsor Tambang Nikel PT IMIP Morowali
Ilustrasi/Ist

Morowali

Oknum TNI Diduga Aniaya Petani di Desa Bahomakmur, Kodim 1311/Morowali Buka Suara