Home / Palu

Jumat, 2 Juni 2023 - 20:17 WIB

Kirim Karangan Bunga ke RS, GPB Sulteng Beri Dukungan ke Korban Persetubuhan 11 Pria di Parimo

GBP Sulteng kirimkan karangan bunga sebagai bentuk dukungan terhadap korban kekerasan seksual di Parimo/hariansulteng

GBP Sulteng kirimkan karangan bunga sebagai bentuk dukungan terhadap korban kekerasan seksual di Parimo/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Korban persetubuhan 11 pria di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) hingga kini masih menjalani perawatan intensif oleh tim dokter.

Sebagai bentuk dukungan moril, Gerakan Perempuan Bersatu Sulawesi Tengah (GPB Sulteng) mengirimkan karangan buka ke tempat korban dirawat di RSUD Undata, Kota Palu.

Selain karangan bunga, GPB Sulteng juga mengirimkan buah-buahan berisi ucapan doa dan semangat bagi korban.

Karangan bunga dan makanan sebagai ‘kado cinta’ dari para aktivis perempuan itu diterima langsung Direktur RSUD Undata, drg Herry Mulyadi.

Manajemen rumah sakit belum mengizinkan pihak luar menemui langsung korban karena dalam pengawasan ketat untuk proses pemulihan.

Baca juga  Pendeta dan Penyuluh Agama Islam di Palu Pimpin Doa untuk Kesembuhan Remaja Korban Asusila

“Kami berdiri sepenuhnya bersama korban. Korban tengah berjuang melawan rasa sakit akibat kekerasan seksual yang dilakukan 11 pria. Bahkan ia terancam kehilangan rahim di usia remaja,” ucap Juru Bicara GPB Sulteng, Dewi Rana.

Demi menyatakan lebih fokus terhadap pemulihan korban ketimbang memperdebatkan kasus tersebut termasuk pemerkosaan atau persetubuhan.

Meskipun, Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho sebelumnya menegaskan bahwa kasus ini merupakan persetubuhan karena tidak ada unsur paksaan maupun ancaman.

Kendati demikian, Dewi menyebut apapun istilahnya perkara ini bagian dari kekerasan seksual terlebih korbannya merupakan anak di bawah umur berusia 15 tahun.

Baca juga  Polresta Palu Bagi-bagi Takjil Dikira Razia, Banyak Pengendara Putar Arah

“Ini bagian kekerasan seksual sesuai Undang-Undang TPKS. Kami mengapresiasi kepolisian telah menetapkan 7 tersangka walau 3 orang lainnya masih buron. Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” terangnya.

Selain mengawal proses hukum, GPB Sulteng memastikan ikut dalam proses pemulihan kesehatan dan psikis korban.

Setelah mengirim karangan bunga, GPB juga berencana melakukan aksi menyalakan lilin di halaman RSUD Undata pada Sabtu malam (3/5/2023).

“Tidak mudah bagi korban kekerasan seksual atas apa yang ia alami. Tentu kami berharap adik R (korban) segera sembuh dan bisa menceritakan semuanya,” kata Direktur SKP-HAM Sulteng, Nurlaela Lamasitudju. (Bal)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melaksanakan penanaman bibit bawang di lahan pertanian di Jalan Lagarutu, Kota Palu, Senin (12/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Tanam Bibit Bawang di Lagarutu, Wali Kota Palu Apresiasi Inisiatif Laskar Pamotara dan CPM
Sekkot Palu, Irmayanti Pettalolo secara resmi menutup ajang Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) XXVII tingkat Kota Palu, Rabu (6/11/2024)/Pemkot Palu

Palu

STQH XXVII Tingkat Kota Palu Resmi Ditutup, Sekkot Irmayanti: Mari Wujudkan Kebersamaan
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid didampingi sejumlah pihak terkait melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Kamis (25/5/2023)/Pemkot Palu

Palu

Kunjungi Kawasan Ekonomi Khusus, Wali Kota Palu Ingin Janjikan Pelayanan Terbaik untuk Investor
KPU Kota Palu melakukan simulasi penggunaan aplikasi Sirekap dalam rangkaian persiapan Pilkada 2024/Ist

Palu

Jelang Pemungutan Suara Pilkada 2024, KPU Palu Gelar Simulasi Penggunaan Sirekap
Warga di Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu akhirnya memperbaiki jalan rusak/istimewa

Palu

Jengkel! Warga Perbaiki Sendiri Jalan Rusak di Kabonena
Ilustrasi/Ist

Palu

7 Petugas KPPS Dirawat di RSUD Anutapura Palu karena Kelelahan, 5 Orang Jalani Rawat Inap
PT Palu Agro Lestari/Ist

Palu

Diduga Gelapkan Uang Perusahaan, Office Manager PT Palu Agro Lestari Terancam 5 Tahun Penjara
Lokasi gempa bumi yang melanda kota Palu dan Kabupaten Sigi, Jumat (27/5/2022) tepatnya pukul 00.55 Wita/istimewa

Palu

Warga Kota Palu dan Sigi Dikagetkan Gempa Berkekuatan 3 Magnitudo Saat Menjelang Tidur