Home / Sigi

Sabtu, 24 Juni 2023 - 17:16 WIB

3 Bulan Kasus Mayat Wanita Terbakar di Sigi Belum Terungkap, Keluarga Mengaku Sulit Hubungi Polisi

Penemuan mayat wanita dalam kondisi hangus terbakar di Desa Sidondo, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi pada 21 Maret 2023 lalu/Ist

Penemuan mayat wanita dalam kondisi hangus terbakar di Desa Sidondo, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi pada 21 Maret 2023 lalu/Ist

HARIANSULTENG.COM, SIGI – Kasus penemuan mayat wanita bernama Cici Triana hingga kini masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Jasad Cici ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di area persawahan Desa Sidondo, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada 21 Maret 2023.

Pada 25 Maret 2023, kepolisian dalam rilisnya menyatakan telah mengantongi identitas terduga pelaku pembunuhan terhadap Cici Triana.

Namun saat dihubungi terkait perkembangan kasus tersebut, Rabu (21/6/2023), Humas Polda Sulteng dan Polres Sigi hingga kini belum memberikan jawaban.

Tiga bulan berlalu, keluarga korban belum mengetahui siapa pelaku yang membunuh wanita yang akan berusia 23 tahun pada 11 November 2023 tersebut.

Isrini selaku ibu korban mencurigai anaknya dibunuh orang dekat. Pelaku diduga mengenali Cici Triana.

Hal itu diutarakan Isrini ketika mencoba melihat tempat kejadian perkara (TKP) tepat 60 hari meninggalnya sang anak.

“Saya ajak mama saya melihat TKP karena penasaran. Saya bukan orang hukum, tetapi merasa anak saya dibunuh orang yang mengenal korban dan sudah mengetahui keadaan TKP itu. Kalau orangnya tidak tahu, tidak mungkin anak saya dibawa ke tempat itu kemudian dibunuh,” jelasnya, Sabtu (24/6/2023).

Baca juga  Kasus Mayat Perempuan Hangus Terbakar di Sigi Terus Diusut, Polisi Periksa 10 Saksi

Wanita 49 tahun itu pernah bertanya kepada polisi mengenai CCTV salah satu toko tempat Cici bekerja di Pertokoan Hasanuddin, Kota Palu.

Menurut Isrini, rekaman CCTV dapat menjadi petunjuk untuk mengetahui keberadaan terakhir anaknya sebelum ditemukan meninggal dunia.

Akan tetapi, kata dia, polisi menyebut pemilik toko enggan memberikan rekaman CCTV meskipun untuk keperluan penyelidikan.

“Saya tanya tidak adakah CCTV? Katanya ada. Menurut polisi kita tidak bisa memaksa orang, itu haknya mereka mau kasih CCTV atau tidak,” kata Isrini menirukan percakapannya dengan polisi.

Di sisi lain, ia juga belum menerima hasil autopsi jenazah anaknya meski dijanjikan akan diberikan pada akhir Mei 2023.

“Saya orang awam, tapi janganlah kita ini dibodoh-bodohi. Katanya hasil autopsi itu diambil di Makassar karena di sini tidak ada. Dibilang akhir bulan lima (Mei), sekarang sudah lewat tidak ada juga,” imbuhnya.

Baca juga  Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Pembakaran Wanita di Sigi, Minta Segera Serahkan Diri

Belakangan, Isrini juga mengaku sulit berkomunikasi dengan penyidik untuk menanyakan perkembangan mengenai kasus kematian anaknya.

Karena tidak adanya respon melalui telepon, ia pun sampai mendatangi langsung Mapolres Sigi di Jalan Poros Palu – Kulawi, Desa Watubula, Kecamatan Dolo.

“Saya telepon tidak ada (jawaban). Saya pernah datang ke polres untuk menenemui penyidiknya, dibilang harus buat janji dulu. Saya hanya ikut orang karena tidak tahu bawa kendaraan. Kalau saya bisa bawa kendaraan, pasti saya akan buat janji. Tapi setidaknya angkat telepon, petugas bagian lapangan juga saya telepon tidak ada,” terang Isrini.

Saat ini, Isrini telah mendapat pendampingan dari Kantor Hukum Tepi Barat and Associates sejak 17 Juni 2023.

Ia berharap dengan menggandeng pengacara, keluarga korban dapat lebih cepat mendapatkan titik terang terkait misteri kematian Cici Triana. (Bal)

Share :

Baca Juga

Yayasan Rumah Sehat Jabal Nur berkolaborasi dengan Yayasan Sinergi Bersama mengirim bantuan untuk korban gempa di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi/Ist

Sigi

Yayasan Rumah Sehat Jabal Nur-Sinergi Bersama Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Sigi
Penyintas bencana asal Sigi, Amir DM menghadiri konsolidasi bersama sejumlah aktivis di Kota Palu terkait penyediaan huntap, Selasa (28/12/2021)/hariansulteng

Sigi

Warga Stres Hingga Meninggal di Huntara, Penyintas Bencana di Sigi Minta Perhatian Jokowi
Ilustrasi mayat/Ist

Sigi

Beredar Isu Penikam Pegawai PTUN Palu Tewas Ditembak Polisi, Polres Sigi Tunggu Hasil Autopsi
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid menemui massa pendemo dari Tipo dan Kalora yang menolak aktivitas tambang galian C, 10 Juni 2025 (Sumber: sultengprov.go.id)

Palu

Mengurai Benang Kusut di Balik Penghentian Tambang Galian C oleh Gubernur Anwar Hafid
Personel bersenjata lengkap disiagakan dalam Operasi Keselamatan Tinombala guna mencegah ancaman serangan teroris MIT, Minggu (6/3/2022)/Ist

Parigi Moutong

Cegah Serangan Teroris MIT, Personel Bersenjata Lengkap Diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Tinombala
Ilustrasi garis polisi/Ist

Sigi

Keluarga Korban Tagih Janji Rekonstruksi Kasus Penemuan Mayat Terbakar di Sigi
Peringati HUT Infanteri, Korem 132/Tadulako lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya, Rabu (18/12/2024)/Ist

Sigi

Peringati Hari Infanteri, Korem 132/Tadulako Lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya
Remaja putri berusia 17 tahun ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus saat mandi di air terjun Wera, Senin (26/2/2024)/Ist

Sigi

Remaja Putri Tewas Terseret Arus saat Mandi di Air Terjun Wera Sigi