Home / Sigi

Rabu, 18 Desember 2024 - 19:19 WIB

Peringati Hari Infanteri, Korem 132/Tadulako Lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya

Peringati HUT Infanteri, Korem 132/Tadulako lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya, Rabu (18/12/2024)/Ist

Peringati HUT Infanteri, Korem 132/Tadulako lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya, Rabu (18/12/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, SIGI – Kasrem 132/Tadulako, Kolonel Inf AT Chrishardjoko memimpin upacara pelepasan Peleton Beranting dan penyerahan simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya.

Kegiatan itu digelar di Lapangan Sepak Bola Karawang Maluo Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Rabu (18/12/2024).

Pelepasan Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya tersebut dalam rangka Kegiatan ini merupakan rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Infanteri.

Upacara diawali dengan pembacaan sejarah lintas peristiwa dilanjutkan penyerahan simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya, dilanjutkan pembacaan amanat Jenderal Besar Soedirman dan ikrar Korps Infanteri.

Baca juga  Anaknya Tewas Terbakar di Sigi, 3 Bulan Ibu Korban Terkatung-katung Tuntut Pengusutan Pelaku

Dalam sambutannya, Chrishardjoko mengatakan bajwa Yudha Wastu Pramuka merupakan sebuah simbol kehormatan dan keberanian yang mengandung nilai-nilai kepahlawanan, kejuangan, serta semangat pantang menyerah.

“Simbol ini bukan sekadar atribut seremonial, tetapi merupakan amanah suci yang mengingatkan kita semua pada perjuangan para pendahulu dalam menjaga kedaulatan bangsa dan kehormatan TNI AD,” katanya.

Ia menjelaskan, Yudha Wastu Pramuka melambangkan kepercayaan, kepemimpinan, dan keahlian prajurit dalam menjaga stabilitas negara.

Baca juga  BREAKING NEWS: Rekonstruksi Kasus Pembakaran Wanita di Desa Sidondo Sigi Belangsung 2 Jam

Nilai-nilai ini harus terus kita jaga dan aktualisasikan dalam setiap tugas dan tanggung jawab kita sebagai prajurit maupun bagian dari masyarakat.

Chrishardjoko juga menekankan agar prajurit yang mengemban amanah harus menjadi teladan dalam menjaga kedisiplinan.

“Kepada seluruh prajurit yang menerima simbol ini jadilah pelopor dalam menanamkan semangat juang. Kadilah penjaga harmoni antara TNI dan masyarakat. Dan yang terpenting, laksanakan setiap tugas dengan sepenuh hati dengan mengedepankan profesionalisme dan kehormatan sebagai prajurit TNI,” ucapnya.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Ibu Cici Triana, Isrini (kanan) bersama kuasa hukumnya Rukly Chahyadi (tengah)/hariansulteng

Sigi

3 Bulan Menanti Kepastian, Keluarga Minta Polda Sulteng Ambil Alih Kasus Mayat Wanita Terbakar di Sigi
Relawan Srikandi Ganjar Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar sosialisasi dan pelatihan bussines plan, Kamis (18/5/2023)/Ist

Sigi

Relawan Srikandi Ganjar Ajarkan Anak Muda di Sigi Bikin Gantungan Kunci dari Tepung
Ibu Cici Triana, Isrini saat ditemui di kediamannya di Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sabtu (17/6/2023)/hariansulteng

Sigi

Anaknya Tewas Terbakar di Sigi, 3 Bulan Ibu Korban Terkatung-katung Tuntut Pengusutan Pelaku
Ilustrasi gempa bumi

Sigi

Kabupaten Sigi Diguncang Gempa Beruntun Senin Subuh, 2 Kali Magnitudo 4,1
Desa Banasu dan Desa Palempea, Kecamatan Pipikoro, menerima SK pengakuan MHA dari Pemkab Sigi/Ist

Sigi

Dua Desa di Kecamatan Pipikoro Terima SK Pengakuan MHA dari Pemkab Sigi
Hujan deras yang mengguyur mengakibatkan banjir di Desa Tuva, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Selasa (2/7/2024)/Ist

Sigi

Banjir Landa Desa Tuva Sigi, Jalan Poros Palu-Kulawi Dipenuhi Lumpur

Sigi

Polres Sigi Gerebek Judi Sabung Ayam di Desa Watunonju
Seorang pria di Desa Tinggede kabur ke atap rumah usai membacok warga/Ist

Sigi

Bacok Warga karena Stres Masalah Keluarga, Pria di Desa Tinggede Sigi Kabur ke Atap Rumah