Home / Sulteng

Jumat, 1 Maret 2024 - 13:41 WIB

Remaja di Palu Terduga Anggota Geng Motor Tewas Tertembak, Polda Sulteng: Membahayakan Petugas

Ilustrasi/Ist

Ilustrasi/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Seorang remaja terduga anggota geng motor di Kota Palu tewas tertembak, Jumat dini hari (1/3/2024).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Gadjah Mada, tepatnya di bawah Jembatan I Palu saat tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sulteng melakukan patroli.

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Djoko Wienartono menyebut saat itu petugas bermaksud ingin membubarkan kelompok yang diduga geng motor.

Akan tetapi, ujar dia, Komandan Regu (Danru) bersama anggotanya justru diserang dengan menggunakan senjata tajam.

Ia mengatakan bahwa kepolisian berupaya memberikan peringatan dengan melepaskan tembakan ke udara sebanyak tiga kali, tetapi petugas terus diserang hingga mengakibatkan Komandan Regu terjatuh.

Karena dianggap membahayakan petugas yang sempat terjatuh dan diserang dengan senjata tajam, sehingga petugas melakukan diskresi dengan melakukan tindakan tegas terukur.

Baca juga  Rusdy Mastura Nyatakan Kembali Berpasangan dengan Ma'mun Amir di Pilgub Sulteng 2024

“Saat Kepolisian melaksanakan patroli melihat sekolompok anak muda berkumpul dibawah Jembatan 1 Kota Palu. Merekapun diperintahkan untuk bubar, tetapi yang terjadi justru mereka melawan,” ungkap Djoko.

Kejadian itu mengakibatkan remaja inisial A (17) tewas tertembak dan 23 terduga anggota geng motor lainnya diamankan di Polresta Palu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dan identifikasi 23 orang yang diamankan rata-rata merupakan anak remaja usia sekolah, yakni 20 status pelajar, 2 putus sekolah, 1 buruh harian dan 1 tukang parkir.

“Para pelaku masuk dalam kelompok Geng Motor yang diberi nama Geng Motor Sarkopa, Geng Motor Celsel dari Jalan Cendrawasih Selatan serta Geng Motor Anak Malam dan Geng Motor Kaltex,” ujarnya.

Baca juga  Bantu Tangkap Teroris MIT, 8 Warga Parimo Dapat Penghargaan dari Polda Sulteng

Dikatakan Djoko, kepolisian turun mengamankan 1 bilah parang panjang, 1 bilah clurit warna merah, 2 bilah pisau badik, 1 Ketapel busur, 3 buah mata busur, 1 buah gir sepeda motor.

Anggota polisi yang sempat diserang telah mendapatkan perawatan karena luka di kedua lutut dan telapak tangannya karena terjatuh saat diserang. Jaket korban terdapat bekas sabetan benda tajam.

Djoko mengimbau agar para orangtua melakukan pengawasan kepada anaknya agar tidak terlibat dalam kelompok Geng Motor. Sebab lepolisian tidak akan mentolerir tindakan yang mereka lakukan karena meresahkan masyarakat.

“Terhadap saudara A (17) telah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara dan telah diambil pihak keluarganya. Kepolisian saat ini mendalami keterlibatan para pelaku yang diamankan di Polresta Palu,” pungkas Djoko.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Anggota DPRD Kota Palu, Thompa Yotokodi/Ist

Palu

Berita Duka, Anggota DPRD Kota Palu Thompa Yotokodi Meninggal Dunia
Andi, pedagang siomay di Kawasan Huntap Duyu, Senin (13/6/2022)/hariansulteng

Palu

Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu Per Kilo, Pedagang Siomay di Palu Kurangi Level Kepedasan
Seorang pria berinsial RN (29) menjadi korban penganiayaan di lokasi pertambangan emas Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sabtu malam (26/04/2025)/Ist

Palu

Polisi Usut Kasus Penganiayaan Pria di Lokasi Tambang Poboya
Bahas kesehatan reproduksi calon pengantin, Wawali Palu ikuti pertemuan virtual bersama Kemenkes/Pemkot Palu

Palu

Bahas Kesehatan Reproduksi Calon Pengantin, Wawali Palu Ikuti Pertemuan Virtual Bersama Kemenkes
Tangkapan layar ratusan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Mesin dan Teknik Sipil Universitas Tadulako (Untad) terlibat tawuran, Selasa (29/11/2022) sore/Ist

Sulteng

Dekan Liburkan Perkuliahan Usai Mahasiswa Teknik Sipil Vs Teknik Mesin Untad Terlibat Tawuran
Polres Sigi gelar rekonstruksi kasus pembakaran wanita berusia 22 tahun, Jumat (28/7/2023)/hariansulteng

Sigi

Rentetan Adegan Rekonstruksi Wanita Dibakar di Sigi: Dipaksa Minum Miras, Ditikam Lalu Dicabuli
Penampakan Jalan Setia Budi, Kota Palu setelah selesai diaspal, Sabtu (25/12/2021)/hariansulteng

Palu

Jalan Setia Budi Depan SMK Negeri 2 Palu Selesai Diaspal
Tangkapan drone saat puluhan armada polisi memukul mundur massa aksi di Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Tinombo Selatan, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/2/2022) malam/Ist

Parigi Moutong

Pemuda Tewas Tertembak Saat Aksi Tolak PT Trio Kencana di Parimo, Polisi: Masih Kami Cek