Home / Palu

Senin, 29 April 2024 - 15:11 WIB

Ratusan Mahasiswa Untad Ikuti Kuliah Umum Menteri AHY

Ratusan mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) mengukuti kuliah umum yang dibawakan oleh ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Minggu malam (28/4/2024)/Ist

Ratusan mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) mengukuti kuliah umum yang dibawakan oleh ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Minggu malam (28/4/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Ratusan mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) mengukuti kuliah umum yang dibawakan oleh ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Minggu malam (28/4/2024).

Kuliah umum bertema “Menyiapkan Generasi Unggul Bangsa Menuju Indonesia Emas 2024” itu digelar di Gedung Auditorium Untad, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Rektor, Prof Amar menyambut hangat kedatangan Menteri AHY di kanpusnya. Ia mengapresiasi antusias mahasiswa dalam kesempatan kuliah umum kali ini.

“Kami segenap civitas akademika Universitas Tadulako mengucapkan terima kasih atas kesempatan berharga ini. Antusias yang ada merupakan tanda semangat untuk mendapatkan ilmu baru dari tema yang akan dibawakan langsung oleh Menteri AHY,” ujar Amar

Baca juga  Sopir Truk Dikabarkan Tertimbun Longsor Tambang Poboya, Polisi: Tak Ada Korban Jiwa

Dalam kuliah umum tersebut, AHY menyebutkan tiga hal pokok utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Tiga hal pokok tersebut yakni stabilitas bangsa yang terjaga, keberlanjutan dan kesinambungan dalam kepemimpinan, serta peningkatan kualitas SDM.

Ia menilai, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang unggul bagi Indonesia di masa depan.

“SDM merupakan salah satu kunci utama menuju Indonesia Emas 2045. Mengapa tahun 2045? Selain satu abad Indonesia telah Merdeka, saat itu Indonesia mendapatkan bonus demografi dimana Generasi Z diprediksi sebanyak 27,94% dari 270,20 juta penduduk RI,” katanya.

Baca juga  Sambut Kunjungan Anies Baswedan di Alkhairaat, Habib Hasan: Ahlan Wa Sahlan Presiden 2024

Menurutnya, abad 21 seperti saat ini, keterampilan yang dibutuhkan oleh generasi Indonesia meliputi kemampuan literasi serta kemampuan berkehidupan yang mencakup fleksibilitas, sifat kepemimpinan, inisiatif, produktif dan kemampuan secara sosial. Selain itu, AHY banyak juga memaparkan terkait Megatren Global 2045.

“Terdapat empat pilar dalam pembangunan Indonesia 2045 di antaranya pembangunan manusia dan penguasaan IPTEK, ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan dan pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan,” ungkap (AHY).

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Persipal Palu raih kemenangan perdana di Liga 2 Indonesia musim 2022/2023 kontra Sulut United, Minggu (4/9/2022)/@persipal_palu

Olahraga

Gol Injury Time Murdaim Antar Persipal Palu Raih Kemenangan Perdana di Liga 2
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid secara resmi membuka Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Aula Kantor Camat Palu Selatan, Senin (20/2/2023)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Siapkan 2 Strategi Atasi Persoalan Stunting
Ilustrasi kebakaran/Ist

Palu

Pemkot Palu Pilih Driver Ojol Jadi Relawan Pemadam Kebakaran, Ini Alasannya
KNPI Sulteng gelar talkshow bertajuk "Masa Depan Pertambangan Berkelanjutan: Peran Pemuda dalam Membangun Industri Hijau", di salah satu kafe di Kota Palu, Rabu (26/02/2025)/KNPI Sulteng

Palu

KNPI Sulteng Serukan Pemuda Ikut Aktif Awasi Kegiatan Pertambangan
Polresta Palu menggelar apel pergeseran pasukan (Serpas) dalam rangka persiapan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) jelang Pilkada 2024, Minggu (24/11/2024)/Ist

Palu

Kerahkan Ratusan Personel, Polresta Palu Perkuat Pengamanan 5 TPS Sangat Rawan
Potret rumah bekas 'Tangga Banggo', lokasi pertemuan raja dan tetua Adat di Palu berada di simpang Jalan Rambutan - Jalan Durian, Kelurahan Siranindi/hariansulteng

Palu

Potret Rumah Bekas ‘Tangga Banggo’, Lokasi Pertemuan Raja dan Tetua Adat di Palu
Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho/Ist

Palu

Polda Sulteng Tangani 9.252 Kasus Selama 2024, 67 Persen Selesai
Owner Sarabba Daeng, Abdul Rahman atau Amang bersama istri/hariansulteng

Palu

Kisah Owner Sarabba Daeng, 15 Tahun Jadi Tukang Parkir hingga Terpisah dari Istri Saat Tsunami Palu