Home / Palu

Minggu, 28 Agustus 2022 - 16:32 WIB

Acungkan Pisau, Viral Aksi Dua Pria Palak Pengunjung Pantai Kampung Nelayan Palu

Tangkapan layar aksi dua pria palak pengunjung Pantai Kampung Nelayan sambil mengacungkan pisau/Ist

Tangkapan layar aksi dua pria palak pengunjung Pantai Kampung Nelayan sambil mengacungkan pisau/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Aksi pemalakan di kawasan Pantai Kampung Nelayan, Kota Palu viral di media sosial.

Aksi ini terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook Muhammad Ryzki hingga viral di media sosial.

Dari rekaman terlihat pria mengenakan helm berwarna kuning bersama rekannya menghampiri pengunjung yang tengah duduk di pesisir pantai.

Keduanya kemudian meminta uang sambil mengacungkan senjata tajam jenis pisau kepada pengunjung.

“Hati-hati di sekitar Kampung Nelayan dengan ancaman pisau. Kejadian malam jam 00.00 Wita,” tulis Ryzki, Sabtu (27/8/2022).

Baca juga  Poltekkes Kemenkes Palu Cetak 7.210 Wisudawan Sejak 2007 Hingga 2021

Setelah berhasil memalak dan memperoleh uang, kedua pria tadi langsung meninggalkan lokasi dengan menggunakan sepeda motor.

Dalam unggahan lainnya, sejumlah pria mengendarai mobil berusaha mengejar pelaku pemalakan.

Aksi kejar-kejaran di jalan raya tak tenghindarkan dan para pria tadi berteriak sambil terus membunyikan klakson.

“Pencuri-pencuri, we maling-maling,” teriak para pria dari dalam mobil

Proses pengejaran ini pun turut mereka abadikan hingga mobil berhasil mendekati motor pelaku.

Alhasil, pelaku diketahui mengendarai sepeda motor merk Jupiter Z berwarna merah dengan nomor polisi DN 5066 MH.

Baca juga  Dalam Sebulan, 2 Warga di Donggala Tewas Diterkam Buaya Saat Memanah Ikan

Ketika kamera berhasil mendekat, tampak pria yang dibonceng diduga pelaku mengenakan jaket sambil memegang sebilah pisau.

Namun kedua pelaku berhasil lolos dan para pria di dalam mobil tadi membagikan video kejadian tersebut dan ciri-ciri kendaraan pelaku.

“DN 5066 MH, Jupiter Z merah. Untuk sekarang hati-hati saja. Saya dapat info kalau dorang berkelompok 7 orang. Maaf kalau ada kata-kata kasar dalam video,” tulis Muhammad Ryzki. (Sub)

Share :

Baca Juga

Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB, Agus Wibowo hadiri workshop kebencanaan di Palu, Kamis (14/7/2022)/hariansulteng

Palu

BNPB Sebut Gempa dan Tsunami Palu Bisa Kembali Terulang
Komunitas Rumah Literasi Ceria gelar kegiatan belajar mengajar gratis kepada anak-anak di Huntara Mamboro/Ist

Palu

Belajar di Huntara, Rumah Literasi Ceria Ajari Anak-anak Korban Bencana Membaca hingga Kenalkan Pancasila
Aksi bela Palestina di depan Gedung DPRD Sulteng, Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (14/4/2023)/hariansulteng

Palu

Aksi Bela Palestina, Bendera Israel Dibentangkan dan Diinjak di Jalan Depan DPRD Sulteng
Iksan Baharudin Abdul Rauf nongkrong dan ngopi di kantin RSUD Undata usai menjalani pemeriksaan kesehatan, Sabtu (31/8/2024)/hariansulteng

Palu

Ngopi di Kantin Rumah Sakit, Iksan Tanggapi Santai Narasi ‘Semut Lawan Gajah’ di Pilkada Morowali
Kalla Toyota di Kota Palu gelar konferensi pers/hariansulteng

Palu

Palu Jadi Daerah dengan Penjualan Mobil Toyota Terbesar di Sulawesi, Tawarkan Program Menarik Bulan Ini
Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho melepas ribuan peserta Bhayangkara Silaturahmi Otomotif, Sabtu (29/6/2024)/Ist

Olahraga

Kapolda Sulteng Lepas Ribuan Peserta Bhayangkara Silaturahmi Otomotif
Ketua Komisi A DPRD Kota Palu, Mutmainah Korona/Instagram @mutmainahkorona

Palu

Mutmainah Korona Miris Lihat Pemakaman Massal Poboya
Pemerintah Kota Palu melaksanakan tabur bunga dan ziarah makam dalam memperingati 7 tahun peristiwa gempa, tsunami, dan likuifaksi, Minggu (28/9/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Pemkot Palu Tabur Bunga dan Ziarah Kubur Kenang Korban Bencana 28 September