Home / Palu

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:29 WIB

Demo Nyaris Ricuh, Massa Ber-Siga Goyang Pagar Kantor CPM Tuntut Keadilan

Situasi depan kantor PT Citra Palu Minerals (CPM) di Kelurahan Poboya, Kota Palu, kembali memanas, Kamis (12/2/2025). (Foto: hariansulteng.com)

Situasi depan kantor PT Citra Palu Minerals (CPM) di Kelurahan Poboya, Kota Palu, kembali memanas, Kamis (12/2/2025). (Foto: hariansulteng.com)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Situasi depan kantor PT Citra Palu Minerals (CPM) di Kelurahan Poboya, Kota Palu, kembali memanas, Kamis (12/2/2025).

Ratusan warga lingkar tambang Poboya kembali turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa yang merupakan lanjutan dari rangkaian protes menuntut penciutan konsesi CPM.

Pemandangan mencolok terlihat di tengah kerumunan massa. Mayoritas warga tampak mengenakan Siga berwarna merah, ikat kepala tradisional yang menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Suku Kaili.

Penggunaan Siga ini bukan sekadar aksesoris, melainkan representasi martabat dan semangat kolektif warga dalam memperjuangkan tanah leluhur mereka.

Kondisi nyaris ricuh ketika warga mulai menggoyang-goyangkan pagar besi kantor perusahaan di tengah suara orasi.

Baca juga  Warga Tewas Tertembak Saat Pembubaran Aksi di Parimo, Kapolda Sulteng Minta Maaf

Berdasarkan pantauan di lapangan, Massa juga secara paksa menyingkirkan deretan drum yang dipasang sebagai barikade di depan gerbang utama PT CPM.

Meski suasana sempat memanas, situasi berhasil diredam oleh para tokoh yang memberi aba-aba dari atas mobil komando.

Koordinator aksi, Amir Sidiq, menjelaskan bahwa terdapat tiga tuntutan utama yang dibawa dalam aksi tersebut.

Ia menyebutkan, fokus utama warga adalah penciutan wilayah kontrak karya (KK) milik PT CPM agar sebagian lahan dapat dikelola oleh masyarakat setempat.

“Tuntutan pertama masyarakat yaitu mengenai penciutan lahan. Kemudian (perusahaan) mencabut LP perihal masyarakat yang diduga melakukan aktivitas tambang ilegal,” ujar Amir.

Baca juga  Inspektur Tambang Keluarkan 7 Perintah untuk 5 Perusahaan Buntut Banjir Bandang di Morut

Menurutnya, warga juga meminta PT CPM memberikan ruang bagi para penambang lokal untuk tetap beraktivitas di wilayah yang selama ini menjadi sumber penghidupan mereka.

Ia menilai selama ini masyarakat merasa waswas ketika bekerja karena adanya laporan hukum dan kehadiran aparat di sekitar lokasi tambang.

Amir menuturkan, sejumlah warga sempat merasa tertekan dan khawatir saat hendak melakukan aktivitas penambangan. Kondisi tersebut, kata dia, membuat hubungan antara masyarakat dan perusahaan semakin tegang.

“Masyarakat awalnya resah. Alhamdulillah sudah ada jawaban dari perusahaan tentang kesepakatan joint operation (JO). Skema ini menjadi kemudahan agar warga terlibat dalam pengelolaan tambang,” kata Amir.

(Red)

Share :

Baca Juga

Massa HMI Cabang Palu gelar aksi unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Sulteng, Rabu (13/4/2022)/hariansulteng

Palu

Sempat Dihadang Masuk ke Gedung DPRD Sulteng, Mahasiswa Gemakan Takbir di Hadapan Polisi
Ilustrasi - BPOM merilis daftar kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya/Ist

Palu

69 Merek Kosmetik Ilegal dan Berbahaya Beredar di Pasaran, Ini Tanggapan Balai POM Palu
Asisten bidang Administrasi Umum Setda Kota Palu, Imran menghadiri gala dinner dalam rangkaian rakernas YPKBK ke-XIV, Jumat (14/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Kota Palu Jadi Tuan Rumah Rakernas XIV Yayasan Pelayanan Kesehatan Bala Keselamatan
Langit mendung di Kota Palu, Selasa (22/2/2022)/hariansulteng

Palu

Di Tanggal Cantik Kota Palu Paling Dingin, Suhunya Capai 19 Derajat Celcius
Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Tadulako (IKA Untad) berbagi kebahagiaan Ramadan dengan anak yatim di Kota Palu, Jumat (21/03/2025)/hariansulteng

Palu

IKA Untad Salurkan Bantuan Sembako untuk Dua Panti Asuhan di Palu
Sejumlah warga melakukan aksi penutupan jalan hauling di wilayah Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Rabu (1/3/2023)/hariansulteng

Palu

Lalu Lalang Angkut Hasil Galian Tanpa Izin, Warga Tutup Jalan Hauling di Kelurahan Watusampu Palu
Wapres Ma'ruf Amin tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400, Kamis (6/1/2022)/Ist

Palu

Bertolak ke Palu, Ma’ruf Amin Gunakan Pesawat Boeing 737-400 dan Naik Mobil Mercedes-Benz S600 Guard
21 cabor-4 KONI kabupaten kompak tolak rencana Musprov KONI Sulteng/Ist

Olahraga

21 Cabor-4 KONI Kabupaten Kompak Tolak Rencana Musprov KONI Sulteng