Home / Palu

Senin, 9 Maret 2026 - 20:25 WIB

Kantor Disegel Warga Poboya, Ketua Komnas HAM Sulteng Dituding Pasok Sianida-Alat Berat

Warga lingkar tambang Poboya menyegel Kantor Komnas HAM Sulteng, Senin (9/3/2026). (Foto: Istimewa)

Warga lingkar tambang Poboya menyegel Kantor Komnas HAM Sulteng, Senin (9/3/2026). (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Warga lingkar tambang Poboya menggelar demonstrasi di Kantor Komnas HAM Sulawesi Tengah (Sulteng) di Jalan Soeprapto, Kota Palu, Senin (9/3/2025).

Kedatangan massa bukan untuk mengadu, melainkan melakukan aksi penyegelan terhadap kantor lembaga negara tersebut.

Aksi ini dipicu oleh kekecewaan mendalam warga terhadap Ketua Komnas HAM Sulteng, Livand Breemer.

Selama ini, Livand dikenal vokal menyuarakan kritik terhadap aktivitas tambang ilegal di wilayah Poboya dengan alasan kerusakan lingkungan.

Namun, warga menganggap kritik tersebut hanyalah “topeng” untuk menutupi keterlibatan pribadinya di lokasi yang sama.

Livand diduga memiliki kolam perendaman emas secara pribadi di Poboya. Ia disinyalir berkongsi dengan seseorang berinisial S.

“Jangan sok suci. Ketua Komnas HAM Sulteng ini ibarat maling teriak maling,” teriak Amier Sidik, korlap aksi dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, pendemo tak hanya membakar ban, tetapi juga melempar tomat busuk hingga kotoran hewan ke dalam Kantor Komnas HAM Sulteng.

Baca juga  Temuan DLH dan Komnas HAM Usai Tinjau Langsung Lokasi PETI di Poboya

Amir juga menyinggung dugaan keterlibatan Livand dalam memasok 42 kaleng sianida ilegal ke lokasi tambang Poboya.

Tak hanya itu, Livand juga dituding pernah mengirim satu unit alat berat jenis ekskavator ke Poboya untuk bekerja di sana.

“Ketua Komnas HAM Sulteng pernah memasok 42 kaleng sianida ke Poboya dan alat berat satu unit,” ujarnya.

Imam Safa’at, peserta aksi lainnya, mengencam perilaku Livand Breemer yang gencar menyoroti aktivitas warga di lokasi tambang Poboya.

“Padahal ada pesoalan HAM menyangkut korban bencana yang masih tinggal di Huntara. Tapi, Ketua Komnas HAM Sulteng ternyata juga memiliki kolam perendaman emas malah selalu mendesak pelaku tambang untuk ditangkap. Anda itu maling teriak maling,” tegas Imam.

Baca juga  Demo Soal Dugaan Korupsi Oknum Pejabat Kampus, Sejumlah Mahasiswa Untad Pingsan Kepanasan

Menurut Imam, Livand terkesan memusuhi perjuangan rakyat Poboya agar bisa mengelola sumber daya alam di tanah sendiri.

“Sempat heran dengan kelakuan si Livand. Dia seperti mau bikin gaduh saja di Sulteng ini, mengatasnamakan Komnas HAM. Sorot sana sorot sini. Seperti lembaga itu milik pribadinya. Harusnya dia carikan solusi. Bukan seenak perutnya,” tegas Imam.

Livand Breemer yang ditemui usai massa aksi membubarkan diri, mengatakan bahwa dirinya tetap berada di pihak masyarakat.

Ia lantas menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam aktivitas tambang ilegal di Poboya, terutama terkait tuduhan menyuplai sianida dan alat berat.

“Kalau orang menduga silahkan buktikan dalilnya,” ucap Livand.

Meski begitu, ia mengakui sempat dijanjikan akan diberikan kolam perendaman namun tak terealisasikan.

“Saya memang dijanjikan, tapi sampai saat ini tidak terealisasikan,” katanya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Penyintas bencana berunjuk rasa di depan Kantor BP2P Sulawesi II Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Sulteng Jl Rajawali, Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (4/1/2022)/hariansulteng

Palu

Usai Demo di BP2P, Penyintas Bencana Sulteng Dijanjikan Didata Kembali
Sejumlah pedagang Pasar Inpres Manonda mulai berjualan usai musibah kebakaran hebat beberapa waktu lalu, Selasa (19/4/2022)/hariansulteng

Palu

Belum Dapat Bantuan, Pedagang Korban Kebakaran Pasar Inpres Manonda Bangun Lapak dari Ngutang
Sejumlah pemuda menggelar Aksi Kamisan ke-47 di Tugu Nol Kilometer simpang Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Palu, Kamis (26/1/2023)/hariansulteng

Palu

Aksi Kamisan ke-47 di Kota Palu Mengenang Deretan Kasus Pelanggaran HAM
Pakai ikat kepala Siga, Menkumham RI Supratman Andi Agtas hadiri HUT 46 Kota Palu, Jumat (27/9/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pakai Ikat Kepala Siga, Menkumham RI Supratman Andi Agtas Hadiri HUT 46 Kota Palu
Bupati Sigi dan mantan Wali Kota Palu hadiri halal bihalal Pemuda Pancasila Maesa/hariansulteng

Palu

Bupati Sigi dan Mantan Wali Kota Palu Hadiri Halal Bihalal Pemuda Pancasila Maesa
Rektor Untad terpilih Prof Amar/hariansulteng

Palu

Rektor Untad Serahkan Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswinya ke Polisi
Tugu Perdamaian Nosarara Nosabatutu sebagai salah satu ikon Kota Palu, Sulawesi Tengah/Instagram @titienbenitam

Palu

Sambut HUT ke-44, Pemkot Palu Gelar Sayembara Desain Logo Berhadiah Total Rp 10 Juta
Ketua PB Alkhairaat, Husen Habibu mendatangi Ditressiber Polda Sulteng, Rabu (17/9/2025). (Foto: Istimewa)

Palu

Ketua PB Alkhairaat Tegaskan Tak Akan Cabut Laporan terhadap Fuad Plered