Home / Palu

Rabu, 29 November 2023 - 20:46 WIB

Warga Palu Harus Siap Hidup Berdampingan dengan Bencana, BMKG: Lakeko Mae

Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa dan Jaringan Komunikasi BMKG, Muhammad Sadly (tengah) saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (28/11/2023)/hariansulteng

Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa dan Jaringan Komunikasi BMKG, Muhammad Sadly (tengah) saat berkunjung ke Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (28/11/2023)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa dan Jaringan Komunikasi BMKG, Muhamad Sadly melakukan kunjungan ke Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (29/11/2023).

Kunjungan Sadly disambut sejumlah pejabat di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng di Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu.

Dalam pertemuan itu, Sadly memperkenalkan aplikasi Multi Hazard Early Warning System (MHEWS) atau sistem peringatan dini multi bencana.

“Di aplikasi ini sudah ada penjelasan terkait bencana meteorologi, klimatologi dan geofisika. Harapannya semua ini bisa terpantau,” ujarnya.

Sadly menerangkan bahwa upaya mitigasi bencana di Kota Palu dilakukan secara khusus karena termasuk daerah rawan gempa bumi.

Selain memperkenalkan MHEWS, ia juga ingin memastikan jajaran BMKG di Sulteng dapat bersinergi dengan pemerintah daerah.

Baca juga  Gempa Bersahutan di Sulteng, Giliran Kabupaten Poso Diguncang Setelah Banggai

Wilayah Sulawesi Tengah dilintasi patahan atau sesar aktif seperti Palu-Koro yang pernah meluluhlantakkan Kota Palu dan sekitarnya pada 2018.

Olehnya, Sadly menyebut pemerintah perlu membenahi sistem mitigasi guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan khususnya korban jiwa.

Di sisi lain, BMKG meminta masyarakat Palu dan sekitarnya harus siap hidup berdampingan dengan bencana.

“Kota Palu salah satu daerah rawan gempa. Tapi nggak usah takut, kata orang Makassar ‘lakeko mae‘, mau lari kemana? Nggak bisa, jadi harus beradaptasi. Di sini (Palu) kan ada sesar, seperti apa mitigasinya, bagaimana pemerintah daerah memberikan warning kepada masyarakat, evakuasi dan sebagainya. Maka kami memperkenalkan aplikasi ini,” tuturnya

Baca juga  Mengenal Gempa Megathrust seperti Disebut BPBD Bisa Terjadi di Tolitoli dan Buol

Sadly menilai tindakan Pemerintah Sulteng terkait mitigasi bencana cukup baik, seperti telah memasang papan jalur evakuasi di area pantai.

Adanya rambu jalur evakuasi ini akan memudahkan masyarakat mengetahui lokasi untuk menyelamatkan diri apabila sewaktu-waktu terjadi tsunami.

“Kesiapan pemerintah daerah alhamdulillah sudah baik. Tetapi jangan langsung senang, perlu juga mawas diri. Dikatakan berhasil ketika terjadi bencana, banyak kerusakan harta tetapi tidak ada korban jiwa. Istilahnya itu zero victim. Tetapi kalau ada gempa, tsunami atau banjir yang menimbulkan korban jiwa, artinya belum berhasil,” jelasnya.

(Jmr)

Share :

Baca Juga

KPP Palu gelar apel pasukan Siaga SAR Khusus Idulfitri 1446 Hijriah, Jumat (21/03/2025)/Ist

Palu

Siaga Khusus Lebaran, Kantor SAR Palu Kerahkan 93 Personel
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri pembukaan Munas VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Grand City Hotel, Surabaya, Kamis (08/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Hadiri Munas VII Apeksi di Surabaya

Palu

Jelang Gebyar Paud 2023, Sekkot Irmayanti Matangkan Persiapan Bersama OPD
Habib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua)/Ist

Palu

Pemerintah Indonesia Akui Status Kewarganegaraan Guru Tua
Ketua PWI Sulteng, Tri Putra Toana hadiri peresmian Taman Nasional Palu, Kamis (29/12/2022)/hariansulteng

Palu

Hadiri Peresmian Taman Nasional Palu, Ketua PWI Sulteng Sesalkan Penulisan Monumen Rusdy Toana
Mantan Direktur Perhimpunan Bantuan Hukum Rakyat (PBHR), Muh Masykur/Ist

Palu

Eks Direktur PBHR Sebut Perombakan Direksi BRMS Membuat Kinerja PT CPM di Poboya Memburuk
Sambut Ramadan, ribuan umat Muslim di Palu mengikuti pawai obor berkeliling kota, Sabtu malam (18/3/2023)/hariansulteng

Palu

Sambut Ramadan, Ribuan Umat Muslim di Palu Pawai Obor Keliling Kota
Ikatan Keluarga Alumni Universitas Tadulako (IKA Untad) periode 2022 - 2027 menggelar rapat kerja nasional (rakernas) 2023, Sabtu (8/4/2023)/hariansulteng

Palu

Gelar Rakernas, IKA Untad Gagas 5 Program Kerja Sampai 2027