Home / Palu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:37 WIB

AJI Palu: Mayoritas Jurnalis Masih Digaji di Bawah UMP

Sejumlah organisasi jurnalis dan media di Kota Palu menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (02/05/2025)/hariansulteng

Sejumlah organisasi jurnalis dan media di Kota Palu menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (02/05/2025)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALUAliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu menyebut kesejahteraan pekerja media di Sulawesi Tengah masih menjadi persoalan setiap peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).

Berdasarkan survei Divisi Ketenagakerjaan AJI Palu, kondisi kesejahteraan jurnalis masih memprihatinkan.

Dari sepulub responden yang terdiri dari jurnalis media elektronik, cetak, dan online, delapan di antaranya masih menerima gaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP), meskipun telah memiliki masa kerja hingga belasan tahun.

Koordinator Divisi Ketenagakerjaan AJI Palu, Elwin Kandabu, menyatakan temuan ini menunjukkan adanya ketimpangan serius antara pengalaman kerja dan tingkat kesejahteraan yang diterima jurnalis.

Baca juga  Tukang Becak di Palu Meninggal di Atas Becaknya, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

“Persoalan upah layak masih menjadi tantangan serius di tengah tuntutan profesionalisme kerja,” ujar Elwin dalam keterangan tertulis, Jumat (1/5/2026).

AJI Kota Palu menilai kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan jurnalis, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas kerja jurnalistik serta independensi media.

Jurnalis yang tidak mendapatkan upah layak berisiko menghadapi tekanan ekonomi yang dapat memengaruhi integritas dalam menjalankan tugasnya.

Baca juga  9 Anggota AJI Palu Lulus Uji Kompetensi Jurnalis

Untuk itu, AJI Kota Palu mendesak perusahaan media agar:

1. Memenuhi standar upah layak sesuai ketentuan yang berlaku;

2. Memberikan jaminan sosial dan perlindungan kerja bagi jurnalis;

3. Menyusun sistem pengupahan yang adil berbasis pengalaman dan beban kerja.

Selain itu, AJI Kota Palu juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan terhadap implementasi regulasi ketenagakerjaan di sektor media, guna memastikan hak-hak jurnalis terpenuhi.

(Red)

Share :

Baca Juga

AJI Palu usung konsep eco friendly di acara Konferta IX AJI Palu/Ist

Palu

Konferta IX AJI Palu Usung Konsep Eco Friendly, Panitia Anjurkan Peserta Bawa Tumbler
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Markas Korem 132/Tadulako di Kota Palu, Selasa (21/1/2025)/Ist

Palu

Berkunjung ke Korem 132/Tadulako, Pangdam XIII/Merdeka Ingatkan Pesan Jenderal Sudirman
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin langsung jalannya apel gelar Pasukan Operasi Lilin 2023, Kamis (21/12/2023)/Pemkot Palu

Palu

Jelang Nataru, Wali Kota Palu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2023
Ilustrasi tempat hiburan malam/Ist

Palu

Pemkot Palu Keluarkan Aturan Selama Ramadan, Tempat Hiburan Malam Dilarang Beraktivitas
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid memimpin upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional tingkat Kota Palu, Jumat (10/11/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Pimpin Upacara Hari Pahlawan di TMP Tatura
9 orang diamankan dalam penggerebekan di tiga daerah rawan peredaran narkoba di Palu, Kamis (30/5/2024)/Instagram @info_bnnkotapalu

Palu

BNN-Brimob Gerebek 3 Daerah Rawan Peredaran Narkoba di Palu, 9 Orang Diamankan
Basarnas Palu lakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Teluk Palu, Kamis (6/4/2023)/Ist

Palu

Perahu Bocor saat Memancing, Pria di Palu Tenggelam Usai Selamatkan 2 Saudaranya
Jurnalis beritamorut.id, Heandly Mangkali (kanan) mengajukan permohonan praperadilan melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Shane & Co/Ist

Palu

Jadi Tersangka Kasus ITE, Jurnalis Heandly Mangkali Praperadilankan Polda Sulteng