Home / Palu

Rabu, 15 April 2026 - 20:14 WIB

Dikukuhkan Jadi Guru Besar FEB Untad, Husnah Ingatkan Pentingnya Perencanaan Keuangan

Prof Husnah dikukuhkan sebagai guru besar, Rabu (15/4/2026). (Foto: Istimewa)

Prof Husnah dikukuhkan sebagai guru besar, Rabu (15/4/2026). (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Prof Husnah resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam bidang Akuntansi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB Untad)

Dalam orasi ilmiahnya, ia menyoroti pentingnya peran keputusan keuangan sebagai pemicu utama dalam mewujudkan keberlanjutan global di tengah ketidakpastian geopolitik.

Dalam pidatonya di podium yang bertajuk “Financial Trigger Menuju Sustainability Global di Era Geopolitik”, Husnah menjelaskan garis-garis besar orasi ilmiahnya di Gedung Aula Fakultas Kedokteran Untad, Rabu (15/4/2026).

Namun demikian, ia menyampaikan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi kondisi polycrisis, yakni berbagai krisis yang terjadi secara bersamaan, mulai dari krisis energi, konflik geopolitik, perubahan iklim, hingga ketidakstabilan ekonomi global.

Menurutnya, kondisi tersebut menciptakan tekanan besar terhadap sistem ekonomi global, termasuk meningkatnya volatilitas pasar, risiko sistemik, serta tekanan likuiditas.

Ia menegaskan bahwa ketergantungan terhadap energi impor dapat menjadi beban finansial jangka panjang bagi suatu negara jika tidak dikelola dengan baik.

Baca juga  Mudik Lebaran 2024, Berikut Harga Tiket dan Jadwal Keberangkatan Kapal di Pelabuhan Pantoloan

“Keuangan tidak lagi sekadar alat pencatatan, tetapi telah menjadi pemicu utama keberlanjutan,” ujar Husnah dalam orasinya.

Ia juga memperkenalkan konsep financial trigger toward sustainability, yakni gagasan bahwa kebijakan dan keputusan keuangan menjadi titik awal dalam mendorong transformasi menuju pembangunan berkelanjutan.

Konsep tersebut mencakup berbagai instrumen seperti kebijakan fiskal progresif, investasi hijau (green investment), pembiayaan berbasis ESG, obligasi hijau (green bonds), serta keuangan berkelanjutan.

Husnah menekankan bahwa keberlanjutan tidak hanya bergantung pada kekuatan finansial semata, tetapi juga harus ditopang oleh tanggung jawab sosial dan kemampuan organisasi dalam mengelola sumber daya.

Ia mengacu pada teori Resource-Based View (RBV) yang menyebutkan bahwa keunggulan kompetitif ditentukan oleh kemampuan mengelola sumber daya yang bernilai, langka, sulit ditiru, dan tidak tergantikan.

Baca juga  Ahmad Ali soal Dukungan Partai di Pilgub Sulteng: NasDem dan Gerindra Sudah Cukup

Dalam konteks tersebut, ia menyebut Indonesia memiliki potensi besar melalui sumber daya energi terbarukan seperti energi surya, air, dan biomassa. Namun, tantangan utama terletak pada kemampuan mengelola potensi tersebut menjadi kekuatan finansial strategis.

Lebih lanjut, Husnah memaparkan hasil penelitiannya yang menunjukkan bahwa kinerja keuangan organisasi dipengaruhi oleh integrasi sumber daya berwujud dan tidak berwujud, dinamika lingkungan, serta strategi kompetitif. Integrasi tersebut bahkan mampu menjelaskan lebih dari 80 persen variasi kinerja keuangan.

Selain itu, peran Corporate Social Responsibility (CSR) juga dinilai penting sebagai instrumen legitimasi sosial, manajemen risiko, serta penghubung antara profitabilitas dan risiko.

Dalam kesimpulannya, Husnah menyebut keberlanjutan dibangun atas tiga pilar utama, yakni sumber daya keuangan, kapabilitas organisasi, dan tanggung jawab strategis.

Ia menilai ketiga aspek tersebut harus terintegrasi untuk menciptakan sistem yang adaptif terhadap perubahan global.

Share :

Baca Juga

Kepala Kantor ATR/BPN Palu, Jusuf Ano/hariansulteng

Palu

Mudahkan Warga, ATR/BPN Palu Kenalkan Beragam Layanan Elektronik Pertanahan
Aktivitas penambangan di pegunungan Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

PETI Poboya Terus Beroperasi, Para Cukong Tak Tersentuh Hukum

Palu

Sengketa Aset Perusahaan Otobus Jawa Indah Masuk Babak Baru
Pemkot Palu Buka Seleksi Direktur PDAM Avo/Ist

Palu

Pemkot Palu Buka Seleksi Direktur PDAM Avo, Berikut Syarat dan Ketentuannya
Massa HMI Cabang Palu gelar aksi unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Sulteng, Rabu (13/4/2022)/hariansulteng

Palu

Sempat Dihadang Masuk ke Gedung DPRD Sulteng, Mahasiswa Gemakan Takbir di Hadapan Polisi
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menghadiri Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-115 di SMP Negeri 1 Palu, Jumat (19/5/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wakil Wali Kota Palu Tekankan Pentingnya Anak Perempuan Tahu Golongan Darah
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palu menggelar bedah buku Aldera: Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 di RRI Palu, Rabu (2/11/2022)/Ist

Palu

Hadirkan Mantan Aktivis 98, KNPI Palu Gelar Bedah Buku Aldera Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999
Ketua PAPPRI Sulteng, Umariyadi Tangkilisan (kiri) bersama Azwar Jho (kanan)/Ist

Palu

Azwar Jho Minta Maaf Usai Singgung Soal Bayaran Manggung Band Lokal di Palu