Home / Poso / Sulteng

Selasa, 22 Februari 2022 - 17:54 WIB

Wakasatgas V Humas Ops Madago Raya : Pentingnya Soft Approach Dalam Penanganan Terorisme di Poso

Wakasatgas V  Humas Ops Madago Raya 2022 Akbp Yudho Huntoro saat melakukan kegiatan kemitraan dengan awak media di Poso,(22/02/22)

Wakasatgas V  Humas Ops Madago Raya 2022 Akbp Yudho Huntoro saat melakukan kegiatan kemitraan dengan awak media di Poso,(22/02/22)

HARIANSULTENG.COM, POSO : Wakasatgas V Humas Ops Madago Raya 2022 Akbp Yudho Huntoro mengungkapkan, upaya soft approach dinilai penting dalam penanganan terorisme di wilayah Kabupaten Poso.

Pola yang dilakukan lebih mengedepankan dialog, pencegahan konflik, pemberdayaan masyarakat, menjaga keamanan warga serta edukasi kepada masyarakat

Hal ini disampaikannya saat melakukan kegiatan kemitraan dengan awak media di Poso, Selasa (22/02/22) pagi.

“Tim gabungan TNI Polri terus bekerja untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dan tokoh agama guna menurunkan para DPO yang masih tersisa agar menyerahkan diri,” ungkap Yudho sapaan akrabnya.

Baca juga  Polda Beberkan Nama Peserta Seleksi Akpol Kelahiran Sulteng, Berikut Daftarnya

Yudho mengimbaukan agar hal itu disebar melalui selebaran.

Baik pemasangan spanduk dan baliho maupun upaya dilakukan oleh Dai dan Daiyah TNI-POLRI yang tergabung dalam operasi madago raya.

Yudho menginginkan operasi Madago Raya tahun 2022 memprioritaskan pendekatan lunak.

Yaitu dengan pendekatan lebih menitikberatkan pada tindakan humanis yang lebih persuasif dan upaya masif.

Baca juga  Polisi Catat 23 Kasus Kecelakaan di Sulteng di Arus Mudik Lebaran, 5 Korban Meninggal Dunia

Selain itu guna menghimbau agar sisa DPO teroris Poso segera menyerahkan diri.

“Masih ada tiga DPO teroris Poso yang masih kita cari yaitu Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, dan Suhardin alias Hasan Pranata,” sebut Yudho.

“Dihimbau kepada masyarakat apabila ada yang melihat mendengar tentang keberadaan ketiga DPO tersebut untuk dapat melaporkan kepada apparat Kepolisian atau TNI terdekat” pungkas Yudho. (HS)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melakukan pertemuan dengan para musisi lokal, Kamis (18/11/2021)/Ist

Industri

Wali Kota Hadianto Temui Para Musisi Lokal untuk Membahas Hal Ini
Awal tahun 2023, Kota Palu ketambahan gedung belajar baru, yaitu MTs Nurul Islam Tawaeli yang berada di Jl Yangge Bodu, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli/istimewa

Palu

Kadis Dikbud Kota Palu Resmikan Gedung Baru MTs Nurul Islam Tawaeli
Polda Sulteng gelar konferensi pers kasus penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 29 Kg, Selasa (28/12/2021)/Ist

Sulteng

Selundupkan 29 Kg Sabu di Sulteng, 5 Tersangka Terancam Hukuman Mati
Gubernur Anwar Hafid melantik komisoner Komisi Informasi Sulteng periode 2025-2029, Senin (8/12/2025). (Foto: Istimewa)

Palu

Penetapan Komisioner KI Sulteng 2025-2029 Digugat ke PTUN Palu
Pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri gelar pengobatan gratis di 5 kabupaten/Ist

Sulteng

Pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri Gelar Pengobatan Gratis di 5 Kabupaten
Bangkai babi dibuang ke sungai di Parigi Moutong/Ist

Parigi Moutong

Diduga Terjangkit Virus, Bangkai Babi Dibuang ke Sungai di Parigi Moutong
Kapolda Sulteng, Irjen Agus Nugroho disambut Tarian Mokambu saat tiba di Mapolda Sulteng, Kota Palu, Rabu (5/3/2023)/Ist

Palu

Tiba di Bumi Tadulako, Kapolda Sulteng yang Baru Disambut Tarian Mokambu
Penyintas bencana Sulteng gelar aksi di depan Kantor Satuan Kerja Penyediaan Perumahan, Rabu (30/3/2022)/hariansulteng

Sulteng

Pembangunan Huntap Mandek, Korban Gempa Sulteng 2018 Minta KPK Turun Tangan