Home / Palu

Selasa, 24 Oktober 2023 - 15:11 WIB

Lantik Puluhan Pejabat Baru, Rektor Untad Ingatkan Jangan Ada Kegiatan Fiktif

Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof Amar kambali melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Untad/Ist

Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof Amar kambali melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Untad/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof Amar kambali melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Untad.

Amar memimpin langsung proses pengambilan sumpah dan pengukuhan terhadap 28 pejabat, mulai dari dekan fakultas, kepala biro hingga ketua komisi senat.

Usai pelantikan, Amar turut menanggapi kasus dugaan korupsi Internasional Publication and Collaborative Center (IPCC) Untad dengan tersangka mantan rektor inisial MB dan dosen TB.

Ia menyebut kasus dugaan korupsi yang kini bergulir di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) itu menjadi pembelajaran bagi semua civitas akademika.

Baca juga  Wali Kota Palu Resmikan Puskesmas Pembantu Kelurahan Petobo Bantuan Pemprov Bengkulu

“Terkait kasus tersebut kami serahkan ke aparat penegak hukum untuk penanganannya. Ini menjadi pembelajaran untuk semua,” ujar Amar kepada wartawan, Senin (23/10/2023).

Diketahui, kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Rektor Untad MB ditemukan indikasi kerugian negara lebih dari Rp 1,7 miliar.

Selain itu, juga terdapat temuan serupa dari pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kemendikbudristek.

Temuan tersebut berkaitan dengan penggunaan anggaran untuk perjalanan dinas dalam negeri dan kegiatan fiktif senilai Rp 574 juta.

Baca juga  Viral Unggahan Warganet Keluhkan Arogansi Tukang Parkir di Alfamidi Palu, Pihak Perusahan Langsung Turun Tangan

Terkait hal tersebut, Amar mewanti-wanti jajarannya agar menghindari segala bentuk penyelewengan termasuk membuat kegiatan fiktif.

“Marilah mulai menyusun program yang baik, jangan membuat kegiatan-kegiatan fiktif. Sistem pendanaan juga mulai hati-hati dengan sistem OTK. Jadi apa yang tidak ada di OTK, kami tidak berani bentuk unitnya. Ini sudah salah sejak awal, yang lebih parah membuat kegiatan fiktif,” jelasnya.

(Jmr)

Share :

Baca Juga

Syahlan Lamporo (kanan), pengacara ustaz AA tersangka dugaan pelecehan terhadap santri/hariansulteng

Palu

Pengacara Pertanyakan Alat Bukti Penetapan Tersangka Ustaz di Palu soal Dugaan Pelecehan Santri
Polresta Palu menggelar rapat koordinasi jelang pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2024, Kamis (28/4/2024)/Ist

Palu

Polresta Palu Gelar Rapat Bahas Persiapan Pengamanan Idulfitri 1445 H
Basarnas Palu lakukan pencarian terhadap korban tenggelam di Teluk Palu, Kamis (6/4/2023)/Ist

Palu

Perahu Bocor saat Memancing, Pria di Palu Tenggelam Usai Selamatkan 2 Saudaranya
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) resmi mengumumkan hadir di Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Gandeng FISIP Untad, Masyarakat Anti Fitnah Indonesia Resmi Dibentuk di Palu
Hadianto Rasyid lantik pengurus Askab PSSI Banggai periode 2023 - 2027/Pemkot Palu

Palu

Dilantik Hadianto Rasyid, Bupati Amirudin Tamoreka Jabat Ketua Askab PSSI Banggai
Pemkot Palu segera hadirkan layanan transportasi umum BRT mulai September 2024/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Bakal Luncurkan Layanan Transportasi Bus di HUT 46 Kota Palu
Kotak hadiri konferensi pers jelang manggung di acara peluncuran tahapan Pilwalkot Palu 2024, Rabu (22/5/2024)/Ist

Palu

Tiba di Palu, Kotak Bakal Ramaikan Peluncuran Tahapan Pilwalkot Malam Ini
Seorang pria tewas diterkam buaya saat berenang di Pantai Talise, Kota Palu, Kamis (27/03/2025)/Ist

Palu

Buaya di Pantai Talise Memakan Korban, Seorang Pria Tewas Diterkam saat Berenang