Home / Poso

Senin, 24 Januari 2022 - 14:20 WIB

Tolak Penamaan Nama Jembatan Yondo Pamona, Puluhan Anak Muda Gelar Aksi Protes 

Menurutnya, kini ada upaya untuk mengubah cerita sejarahnya dengan menamakan Yondo mPamona di jembatan besi.

Dari sebuah karya yang dibangun masyarakat dengan semangat Mesale menjadi jembatan yang dibangun oleh sebuah korporasi.

“Itu sebabnya sejumlah anak muda yang memiliki kepedulian akan sejarah leluhurnya bangkit untuk menyuarakan penolakan nama Yondo Pamona  yang kaya nilai sejarah dipakai untuk sebuah bangunan yang didirikan oleh sebuah korporasi yang hendak mengeksploitasi sungai dan Danau Poso,” tegas Ryan Ranonto.

Ryan Ranonto menegaskan, nama Yondo Pamona sangat penting bagi masyarakat di sekeliling Danau Poso.

Baca juga  Warga Desa Kilo Poso Temukan Senjata Api Laras Panjang saat Menanam Pisang

Karena menyimbolkan identitas budaya dan menjadi simbol persatuan.

Sementara jembatan yang dibangun oleh Poso Energy tidak menggambarkan simbol persatuan.

Sebaliknya merupakan jembatan yang merusak sejarah dan simbol budaya mesale orang Poso.

“Megilu dilakukan dengan membentangkan kain bertuliskan penolakan penggunaan nama Yondo Pamona sebagai nama jembatan buatan PT Poso Energi. Terdapat juga bentangan foto Yondo mPamona sebelum dibongkar,” jelas Ryan Ranonto.

“Selain Megilu, pada Sabtu malam nanti akan dilakukan juga aksi budaya berupa pentas musik dari beberapa seniman dari Tentena dan Poso untuk menyuarakan sejarah Yondo Pamona. Pentas budaya ini dilaksanakan di Taman Kota Tentena mulai pukul 19:00-22:00 wita,” sambungnya.

Baca juga  Jalan Trans Sulawesi di Poso Amblas, Lalu Lintas Lumpuh dan 3 Rumah Rusak Berat

Olehnya Masyarakat Adat Danau Poso menyatakan sikap menolak nama Yondo Pamona dijadikan sebagai nama jembatan baru yang dibangun oleh PT Poso Energy.

Masyarakat adat Danau Poso juga mendesak pemerintah untuk mengganti nama jembatan dengan nama lain, selain nama Yondo mPamona dan Puselemba. (HS)

Share :

Baca Juga

KSAD, Jenderal TNI Dudung Abdurachman (tengah) berkunjung ke Korem 132/Tadulako Jl Jenderal Sudriman, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Jumat (26/11/2021)/hariansulteng

Nasional

Tinjau Operasi di Poso, KSAD Dudung Ingatkan Jangan Ada Prajurit Kekurangan Bekal dan Peralatan
Satgas Madago Raya bersilaturahmi dengan mantan narapidana (napiter) di Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sabtu (11/01/2025)/Ist

Poso

Eks Napiter Dukung Upaya Deradikalisasi Satgas Madago Raya di Poso
Brigjen TNI Farid Makruf bersama anggotanya memburu teroris MIT di wilayah Poso, Sigi dan Parigi Moutong/Ist

Parigi Moutong

7 Teroris MIT Tewas Akibat Kontak Tembak Sepanjang 2021, Mayoritas di Parigi Moutong
Satgas Madago Raya menerima sejumlah senjata dan amunisi dari warga di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah/Ist

Poso

Satgas Madago Raya Penyerahan Senjata dan Amunisi dari Warga Poso
Personel dari Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Sulteng meledakkan atau melakukan disposal terhadap benda yang diduga bom rakitan di Kabupaten Poso/Ist

Poso

Polisi Musnahkan Benda Diduga Bom Rakitan Sisa Konflik di Poso
41 Rumah di Desa Tumoro Poso Rusak Diterjang Abrasi/istimewa

Poso

41 Rumah di Desa Tumora Poso Rusak Diterjang Abrasi
Terus bergerak, ART Bagikan Ribuan Sembako dan Serap Aspirasi Masyarakat/istimewa

Poso

Terus bergerak, ART Bagikan Ribuan Sembako dan Serap Aspirasi Masyarakat
Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme MUI, Muh Najih Arromadloni di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Jumat (26/11/2021) malam/Ist

Nasional

Sebut 30 Personel TNI-Polri Terlibat Aksi Teror, MUI: Termasuk dengan MIT Poso