Home / Palu

Rabu, 13 April 2022 - 21:52 WIB

Sempat Dihadang Masuk ke Gedung DPRD Sulteng, Mahasiswa Gemakan Takbir di Hadapan Polisi

Massa HMI Cabang Palu gelar aksi unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Sulteng, Rabu (13/4/2022)/hariansulteng

Massa HMI Cabang Palu gelar aksi unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Sulteng, Rabu (13/4/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Sejumlah massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu melakukan aksi demonstrasi di Depan Gedung DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Rabu (13/4/2022).

Mereka melakukan demo sebagai bentuk penolakan terhadap usulan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Selain itu, mahasiswa juga memprotes soal kenaikan harga kebutuhan pokok seperti bahan bakar minyak (BBM) dan minyak goreng.

Awalnya, demonstrasi HMI Cabang Palu ini sempat berjalan lancar dan kondusif beberapa saat.

Namun, ketegangan terjadi ketika massa aksi ingin masuk ke Gedung DPRD karena dicegah polisi.

Baca juga  11 Mobil Pick Up Angkut Warga Desa Marana Demo Tuntut Bupati Kasman Lassa Ditangkap

Pantauan HarianSulteng.com di lokasi, mahasiswa perlahan maju hingga saling berhadapan dengan aparat.

Sebagian dari mereka bahkan telah memegang dan sesekali menggoyang pagar Gedung DPRD Sulteng.

Dari mobil komando, Ketua UmumĀ HMI Cabang Palu, Rafiq terus melakukan orasi politik sambil menyerukan ucapan Takbir.

“Kehadiran kami di sini sebagai respon atas kezaliman yang harus disuarakan kepada anggota dewan. HMI Insya Allah masih memegang komitmen untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, Allahukbar,” kata Rafiq.

Baca juga  Aliansi Pemuda Sulteng Bergerak Sebut Rocky Gerung 'Intelektual yang Tidak Berakal Sehat'

Tak lama setelah itu, Anggota DPRD Sulteng, Muhaimin Yunus Hadi dan I Nyoman Slamet menemui mahasiswa.

Mereka pun mengajak seluruh massa aksi untuk berdialog di Ruang Sidang Utama DPRD Sulteng sesuai permintaan mahasiswa.

Pada kesempatan itu, Muhaimin menyatakan bahwa pihaknya mendukung aspirasi mahasiswa dan akan meneruskannya kepada pemerintah.

“Dalam menanggapi semua tuntutan adik-adik mahasiswa, kami juga sebagai politisi merasa resah. Hak konstitusi ini harus diperjuangkan bersama. Kami mengecam dan mengutuk keras usulan perpanjangan jabatan presiden 3 periode,” tegas Muhaimin. (Agr)

Share :

Baca Juga

Hadianto Rasyid saat menyerahkan 48 pick up sampah untuk 24 kelurahan/Instagram @hadiantorasyid

Palu

Wali Kota Palu Ingatkan Warga Tak Beri Uang ke Petugas Pengangkut Sampah
Warga memadati Lapangan Imanuel Palu di malam penutupan Semarak Sulteng Nambaso, Senin (12/05/2025)/Ist

Palu

Menanti Ujung Kisruh Pengelolaan Anggaran HUT ke-61 Sulteng
Mahasiswa Untad berdialog dengan Wamen LHK, Alue Dohong soal aktivitas tambang ilegal, Kamis (10/3/2022)/hariansulteng

Palu

Di Hadapan Wakil Menteri LHK, Mahasiswa Untad Singgung Masalah Tambang Ilegal Dongi-Dongi
Kepala Dinas Kominfo Kota Palu, M Ridwan Karim mengikuti forum Komunikasi Digital (Komdigi), Rabu (07/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Kepala Dinas Kominfo Kota Palu Ikuti Forum Komdigi 2025 di Munas Apeksi Surabaya
Ilustrasi/Ist

Palu

Hendak Bawa Pulang Sapi, Warga Lasoani Temukan Jasad Bayi di Dekat Bandara
Irmayanti Pettalolo menerima kunjunganpengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Palu di ruang kerjanya, Kamis (07/02/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Siap Sambut Kedatangan Pengurus PWRI Kalimantan Timur
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid secara simbolis menyerahkan 62 unit bantuan perahu fiber kepada nelayan, Senin (18/12/2023)/Pemkot Palu

Palu

Hadianto Rasyid Serahkan 62 Perahu untuk Nelayan Teluk Palu
Mahasiswa berorasi sambil mengungkapkan kekecewaan karena tak pernah bertemu Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira, Selasa (15/2/2022)/hariansulteng

Palu

Mahasiswa Kecewa Belum Pernah Bertemu Ketua DPRD Sulteng Setiap Unjuk Rasa