Home / Palu

Rabu, 5 Februari 2025 - 20:12 WIB

Ribut-ribut PT AKM Cuan dari Tambang Ilegal: Deretan Petinggi hingga Kesaksian Pekerja

Keberadaan kolam perendaman di area pertambangan emas Poboya, Kota Palu/Jatam Sulteng

Keberadaan kolam perendaman di area pertambangan emas Poboya, Kota Palu/Jatam Sulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Lebih dari sebulan terakhir, aktivitas pengolahan emas dengan sistem perendaman di area pertambangan Kelurahan Poboya, Kota Palu, menjadi pusat kontroversi.

Kawasan konsesi yang terletak di wilayah timur Kota Palu ini dikelola oleh PT Citra Palu Minerals (CPM), dengan status izin Kontrak Karya (KK).

Masalahnya adalah pengolahan emas dengan sistem perendaman ini diduga dilakukan oleh PT Adijaya Karya Makmur (AKM)—perusahaan jasa pertambangan atau kontraktor resmi CPM.

Penjagaan Berlapis, Tamu Wajib Lapor

Jalan berbatu di depan Masjid Baiturrahmah Poboya menjadi jalur utama menuju area pertambangan emas.

28 Januari 2025 seharusnya ditetapkan sebagai hari cuti bersama Tahun Baru Imlek. Namun aktivitas perusahaan tambang di Poboya tetap berjalan seperti hari biasa.

Sore itu matahari terus berjalan mendekati peraduannya. Kendaraan roda dua dan empat masih ramai keluar masuk kawasan tambang, mengangkat debu yang menyesaki udara.

Mau ke mana? Kalau lewat sini, ba tabe (permisi). Di sini ada banyak pos.”

Baca juga  Gubernur Sulteng Pastikan Tak Beri Ruang untuk Tambang Ilegal

Suara itu menghentikan kami yang sedang dalam perjalanan menuju area PT AKM di pegunungan Vatutempa, Kelurahan Poboya.

Tak banyak aktivitas terlihat di lingkungan AKM. Di area belakang kantor, hanya ada satu ekskavator sedang melakukan pekerjaan, mengangkut dan memindahkan material tambang.

Sejumlah petugas keamanan yang memakai atribut lengkap berjaga di palang pintu masuk. Mereka terlihat ngobrol santai dengan beberapa warga penambang.

Dua pria yang menghentikan kami semula berjaga di sebuah pos pengamanan, sekitar 50 meter dari kantor PT AKM.

Begitu melihat kami mendekat, mereka keluar dari pos, menghentikan kendaraan kami, dan melontarkan pertanyaan dengan nada tegas—gaya khas satuan keamanan (satpam).

Namun, tak seperti satpam pada umumnya, mereka tak berseragam. Hanya berpakaian kasual. Dari kesaksian sejumlah warga dan pekerja, kami mendengar bahwa PT AKM memiliki tenaga pengamanan tambahan di luar petugas resmi.

Nama PT AKM mulai mencuat sejak akhir 2024, setelah Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) merilis hasil risetnya.

Baca juga  Ikut Diperiksa Soal Penimbunan 53 Ton Minyak Goreng, Ini Kata Kabid Disperindag Sulteng

Riset Jatam Sulteng ini tunjuk hidung PT AKM sebagai aktor utama tambang ilegal di pegunungan Poboya.

“Jatam Sulteng menemukan fakta terdapat penambangan atau pengambilan material yang berisi kandungan emas yang dilakukan secara masif dan melawan hukum,” demikian pernyataan dalam rilis pers Jatam Sulteng medio Desember 2024.

Menurut rilis tersebut, aktivitas ilegal yang dilakukan AKM telah berlangsung sejak 2018, setahun setelah CPM mengantongi IUP Operasi Produksi (OP).

Cuan hasil tambang ilegal itu ditaksir mencapai Rp60 miliar setiap bulan. Lantaran sudah beroperasi selama 5 tahun tanpa tersentuh hukum, Jatam Sulteng memerkirakan kerugian negara mencapai Rp3 triliun.

Selama bertahun-tahun, AKM disebut telah membuka lahan seluas 33,5 hektare dengan teknik terasering, mengupas perut gunung menggunakan ekskavator. Material tambang yang diperoleh kemudian diolah dengan metode perendaman.

Dalam kacamata Jatam Sulteng, serangkaian aktivitas ini melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Share :

Baca Juga

Puing-puing sisa kebakaran Pasar Inpres Manonda jadi tontonan Warga, Rabu (30/3/2022)/hariansulteng

Palu

Puing-puing Sisa Kebakaran Pasar Inpres Manonda Jadi Tontonan Warga
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bersama The United Nation Office on Drugs and Crime On Cooperation (UNODC) beri penguatan dan sosialisasi terhadap prioritas penyelenggaran layanan kesehatan Pemasyarakatan kepada petugas pemasyarakatan.

Palu

Hadiri Workshop di Bali, Kalapas dan Kadiv Pas Sulteng Sebut Akan Ada 4 Izin Klinik di Wilayahnya
Multisport Tournament resmi digelar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (24/01/2025)/Pemkot Palu

Olahraga

Multisport Tournament Resmi Bergulir, Pertandingkan 6 Cabang Olahraga
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid/Ist

Palu

Respons Gubernur Sulteng soal Aksi Warga Lingkar Tambang Poboya Desak Terbitkan IPR
Aktivitas penambangan emas di Poboya/Ist

Palu

Aktivitas PETI Kian Marak, Legislator Palu Nilai Wacana Penertiban Cuma ‘Gertak Sambal’ Polisi
Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Dodi Darjanto/Ist

Palu

IPW Minta Kapolda Sulteng Nonaktifkan Dirlantas Buntut Hina Ponsel Wartawan di Palu
Kapolsek Palu Timur, AKP Umar bersama Dekan FISIP Untad, Prof Muhammad Khairil menemui massa aksi terkait kasus perusakan sekretariat mahasiswa, Kamis (16/12/2021)/hariansulteng

Palu

Dua Bulan Berlalu, Pelaku Perusakan Sekretariat Mahasiswa Untad Belum Terungkap
Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, Reny A Lamadjido membuka pelaksanaan Lomba Islami Anak tingkat Kelurahan Baru/Pemkot Palu

Palu

Kali Ketiga Buka Lomba Islami Anak di Kelurahan Baru, Wawali: Jangan Nangis Kalau Kalah Nak