Home / Palu

Senin, 14 April 2025 - 21:51 WIB

PB Alkhairaat Minta Kasus Penghinaan ke Guru Tua Jangan Ditunggangi Isu Lain

Sekjen PB Alkhairaat, Djamaluddin Mariadjang (kiri)/Ist

Sekjen PB Alkhairaat, Djamaluddin Mariadjang (kiri)/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Pengurus Besar (PB) Alkhairaat meminta kasus penghinaan Fuad Plered terhadap Guru Tua jangan sampai ditunggangi oleh isu lain yang dapat merusak kesatuan berbangsa dan bernegara.

“Jika ada organisasi atau individu lain yang menyampaikan simpati atau melakukan aksi, itu tidak mengapa. Tetapi, jangan sampai aksi itu menyerang kelompok atau golongan lain,” kata Sekjen PB Alkhairaat, Djamaluddin Mariadjang, Senin (14/04/2025).

Ia menegaskan, PB Alkhairaat tetap berada di jalur hukum, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga  Muktamar Ditunda, Ketua Utama Alkhairaat Cabut SK Kepanitiaan

Oleh karena itu, sambung Djamaluddin, pihaknya menempuh jalur resmi agar kasus itu tidak berkembang menjadi konflik sosial.

“Stabilitas adalah prioritas kami. Maka salah satu tuntutan kami adalah tangkap pelaku penghinaan terhadap Guru Tua. Adili dia,” katanya.

Dikatakan Djamaluddin, Alkhairaat yang sudah menginjak usia 96 tahun, tidak pernah terlibat dalam perpecahan.

Sebaliknya, para abnaul khairaat menjaga persatuan dan stabulitas. Sekarang pun, 21 juta masyarakat Indonesia berada dalam lingkaran Alkhairaat.

Baca juga  Arus Lalu Lintas di Depan Kantor PB Alkhairaat Masih Normal Jelang Kedatangan Ma'ruf Amin

Djamaluddin menyatakan segala pernyataan resmi terkait perkembangan kasus penghinaan terhadap Guru Tua, hanya dikeluarkan oleh PB Alkhairaat atau sayap organisasi yang berada di bawah PB Alkhairaat.

“Kami tegaskan, Alkhairaat tidak bertanggung jawab atas pernyataan yang keluar dari luar jalur resmi. Pernyataan resmi hanya dari PB Alkhairaat,” ucapnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Mahasiswi UGM Yogyakarta, Rahma Dani Dewi menjadi narasumber di webinar bertajuk "Kaum Muda Sebagai Pelopor Penanggulangan Resiko Bencana", Minggu (21/11/2021)/hariansulteng

Palu

Mahasiswi UGM Kritik Cara Pemerintah Tangani Gempa dan Tsunami Palu 2018
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura (kiri) bersama Anwar Hafid (kanan) hadiri jalan santai dan bakti sosial Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Sulawesi Tengah, Minggu (12/01/2025)/Pemkot Palu

Palu

Gubernur Cudy Puji Anwar Hafid di Hadapan Purna Praja: Sosok Lengkap
Kapolsek Palu Barat, AKP Rustang/hariansulteng

Palu

Bentrok Antarkelompok di Pasar Inpres Manonda, Polisi Bantah Ada Korban Meninggal
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima langsung penghargaaan Adipura dari KLHK, Selasa (5/3/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pertama Kali dalam Sejarah, Kota Palu Raih Piala Adipura dari Kementerian LHK
Temui Pendemo, Wawali Palu Janji Selesaikan Masalah Para Sopir

Palu

Temui Pendemo, Wawali Palu Janji Selesaikan Masalah Para Sopir
Pakar hukum dari Universitas Tadulako, Harun Nyak Itam Abu/Ist

Palu

Polisi Selidiki Sengketa Tanah di Jalan Tangkasi Palu, Pengamat: Harusnya Didorong ke Ranah Perdata
Kasatreskrim Polresta Palu, AKP Ferdinand E Numbery/hariansulteng

Palu

Beberkan Hasil Visum, Polisi Bantah Isu Sodomi di Kasus Pembunuhan Anak di Palu Barat
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menggelar syukuran dan buka puasa bersama, Senin (03/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Buka Puasa Bersama Forkopimda Kota Palu, Hadianto Cerita Pengalaman Selama Retret