Home / Palu

Senin, 7 Oktober 2024 - 21:58 WIB

Menanti Ujung Kasus Kematian Tahanan Polresta Palu

Ilustrasi tahanan/Ist

Ilustrasi tahanan/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Kasus kematian tahanan Polresta Palu bernama Bayu Adhitiawan yang menghebohkan publik masih terus bergulir.

Bayu ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan langsung dilakukan penahanan pada 2 September 2024.

Sebelas hari berada di dalam sel, Bayu mengeluh sakit demam disertai sesak napas. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Jumat (13/9/2024) dini hari sekira pukul 02.29 Wita.

Upaya medis terus dilakukan tim dokter. Namun nyawa pria 29 tahun itu tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pukul 04.57 Wita.

Kematian Bayu ini terasa janggal, terutama oleh pihak keluarga karena mendapati sejumlah luka yang masih mengeluarkan darah di tubuh jenazah.

Dapat Sorotan Komisi III DPR RI

Kasus Bayu Adhitiawan yang meregang nyawa di tengah menjalani proses penahanan mendapat sorotan dari Komisi III DPR RI.

Pada Jumat (27/9/2024), Komisi III DPR RI mengadakan rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Polresta Palu.

Baca juga  Polisi Segel Dispenser SPBU di Jalan Sis Aljufri Palu Buntut Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Habiburokhman dan anggota Komisi III lainnya mencecar jajaran Polda Sulteng-Polresta Palu terkait dugaan penganiayaan yang mengakibatkan Bayu meninggal dunia.

“Tahanan itu berhak mendapat layanan kesehatan, perlakuan yang baik, tidak disiksa. Itu dijamin dalam KUHAP. Jadi apapun penyebab almarhum meninggal, menurut kami sudah termasuk pelanggaran yang harus disikapi dengan baik,” Habiburokhman.

Beda Keterangan Polresta Palu dan Polda Sulteng

Kapolresta Palu, Kombes Barliansyah menjadi orang yang paling sibuk melayani pertanyaan dari anggota Komisi III DPR RI terkait kasus kematian Bayu Adhitiawan.

Barliansyah membantah isu penganiayaan dan menegaskan pihaknya telah berbicara sejujur-jujurnya.

“Tidak ada perbuatan penganiayaan atau perbuatan yang menyebabkan almarhum meninggal dunia karena kekerasan. Kami sudah bicara sejujur-jujurnya. Tidak ada segala sesuatu yang kami rahasiakan dan kami kondisikan,” tegas Barliansyah.

Namun hal berbeda terungkap saat Polda Sulteng menggelar konferensi pers mengenai kasus Bayu Adhitiawan, Senin malam (30/9/2024).

Baca juga  Mahasiswa Kecewa Belum Pernah Bertemu Ketua DPRD Sulteng Setiap Unjuk Rasa

Polda Sulteng mengumumkan telah mengambil alih penanganan kasus, termasuk melakukan penyelidikan atas kematian Bayu.

Hasilnya, dua oknum polisi berinisial Bripda CH dan Bripda M diduga melakukan tindakan penganiayaan. Keduanya telah ditahan dan terancam hukuman 10 tahun penjara.

“Diduga telah terjadi peristiwa penganiayaan yang dilakukan petugas jaga. Motif penganiayaan kedua oknum karena faktor emosional, merasa jengkel terhadap korban yang berisik saat jam istirahat,” ucap Kabidpropam Polda Sulteng, Rama Samtana Putra

Kompolnas Turun Gunung

Sekretaris Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Benny Jozua Mamoto mendatangi Mako Polresta Palu di Jalan Sam Ratulangi, Selasa (1/10/2024).

Benny memastikan pihaknya akan mengawasi penanganan kasus tewasnya Bayu yang diduga karena dianiaya dua oknum polisi.

“Kami sudag melihat langsung TKP di ruang tahanan, dan mewawancarai beberapa tahanan yang menjadi saksi,” jelas Benny.

Share :

Baca Juga

LBH Tepi Barat/Ist

Palu

Pendirian Lembaga Bantuan Hukum Tepi Barat: Suara untuk Keadilan di Sulawesi Tengah
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bersama The United Nation Office on Drugs and Crime On Cooperation (UNODC) beri penguatan dan sosialisasi terhadap prioritas penyelenggaran layanan kesehatan Pemasyarakatan kepada petugas pemasyarakatan.

Palu

Hadiri Workshop di Bali, Kalapas dan Kadiv Pas Sulteng Sebut Akan Ada 4 Izin Klinik di Wilayahnya
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menghadiri rangkaian akhir kegiatan Forum Smart City Nasional/Pemkot Palu

Palu

Kota Palu Sabet Penghargaan Pengembangan Smart City 2023
Radar Sulteng menggelar jumpa pers terkait dugaan intimidasi yang dialami Andika, Jumat (25/9/2026). (Foto: Istimewa)

Palu

Organisasi Jurnalis Kecam Dekan FKM Untad usai Sebut Wartawan Provokator
AJI Palu rekrut 23 anggota baru, Senin (16/5/2022)/Ist

Palu

Rekrut 23 Anggota Baru, Sekretaris AJI Palu: Jalankan Fungsi Kontrol Secara Bertanggung Jawab
KPK Sulteng deklarasikan dukungan untuk AA-AKA di Pilgub Sulteng 2024, Minggu (23/6/2024)/Ist

Palu

Pedagang Kecil Bentuk Relawan KPK Sulteng Dukung Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri
Kapolsek Palu Selatan, AKP Velly/hariansulteng

Palu

Beredar Kabar Rencana Tawuran Nunu-Anoa, Kapolsek Palu Selatan Pimpin Patroli Malam Ini
Emak-emak saling dorong untuk berebut minyak goreng di kegiatan operasi pasar Disperindag Sulteng, Selasa (15/3/2022)/hariansulteng

Palu

Emak-emak di Palu Saling Dorong Berebut Minyak Goreng Rp 28 Ribu Kemasan Dua Liter