Home / Olahraga / Palu

Selasa, 28 Desember 2021 - 01:42 WIB

Masa Kecil Witan Sulaeman di Palu, Pulang Ngaji Langsung Latihan Sepak Bola

Witan Sulaeman/Instagram @witansulaiman

Witan Sulaeman/Instagram @witansulaiman

HARIANSULTENG.COM, OLAHRAGA – Winger Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Witan Sulaeman termasuk pemain paling mencuri perhatian di ajang Piala AFF 2020.

Pemain berjuluk Baby Shark itu tampil gemilang dengan menyumbang satu gol dan satu assist dalam dua leg semifinal kontra Singapura.

Torehan itu sekaligus membawa Skuad Garuda melaju ke final dan akan menjamu Thailand.

Witan Sulaeman lahir dan dibesarkan di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pemain berusia 21 tahun itu tinggal bersama kedua orangtuanya di Jl Lorong Ganogo, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Ayah Witan berasal dari Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan ibunya dari Kalimantan.

Witan pertama kali didaftarkan di Sekolah Sepak Bola (SSB) Masjid Agung oleh ayahnya saat duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK).

Di usia tersebut, Witan selalu latihan sepak bola bersama teman-temannya sepulang dari pengajian.

Baca juga  Capaian Polresta Palu di 2022: Tangani 96 Kasus Narkoba Hingga Bekuk Teroris Pengincar Kapolda

Bahkan, anak kedua dari tiga bersaudara itu selalu menangis ketika sang ayah terlambat mengantarnya pergi latihan.

“Saat masih TK, Witan sudah dimasukkan di SSB Masjid Agung. Jadi dia pulang mengaji langsung main bola,” ujar Ayah Witan Sulaeman, Humaidi, Selasa (28/12/2021).

Witan kecil menempuh pendidikan di SSB Masjid Agung hingga kelas 3 Sekolah Dasar (SD).

Setelah itu, Witan bergabung dengan SSB Galara Kota Palu selama kurang lebih empat tahun.

Saat bersekolah di SMP Negeri 2 Palu, Witan kemudian mengikuti seleksi Timnas Indonesia di bawah kepelatihan Fakhri Husaini.

Witan mengikuti proses seleksi selama dua minggu bersama tiga anak lainnya dari Kota Palu.

Namun dalam panggilan berikutnya, hanya Witan saja yang dinyatakan lolos untuk mengikuti latihan di Jakarta.

“Dari empat orang, hanya Witan sendiri yang dipanggil. Dia latihan di sana selama enam bulan,” ungkap Humaidi.

Baca juga  Manjakan Pemudik, Bus Harvest Executive Class di Palu Sediakan Charger Hp Hingga Karaoke

Saat di Jakarta, Witan turut mewakili SMP Negeri 2 Palu pada ajang Piala Menpora di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.

Pada kesempatan itu, Humaidi bertemu dengan Egy Maulana Vikri, rekan Witan di Timnas Indonesia di ajang Piala AFF.

Kala itu Egy masih menempuh pendidikan di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kemenpora atau Diklat Ragunan.

Usai tamat dari SMP Negeri 2 Palu, Witan melanjutkan karir sepak bolanya di Diklat Ragunan setelah mendapat informasi penerimaan siswa baru dari Egy.

Witan Sulaeman di level klub pernah memperkuat klub Serbia, FK Radnik Surdulica sejak Februari 2020 hingga Agustus 2021.

Pemilik nomor punggung 8 di Timnas Indonesia itu kini melakoni debut bersama Lechia Gdansk, mantan klub Egy Maulana Vikri di Polandia. (Rmd)

Share :

Baca Juga

Antrean panjang kendaraan di SPBU Jalan Diponegoro, Kota Palu, Sulawesi Tengah belum lama ini/hariansulteng

Palu

Antrean Mengular, Puluhan Sopir Truk di Palu Menginap di SPBU Demi Dapatkan Solar
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun oleh BPK, Rabu (17/1/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Semester II Tahun 2023
Sekkot Palu Irmayanti Pettalolo secara resmi membuka monitoring dan evaluasi program prioritas nasional keamanan pangan terpadu 2023, Selasa (28/11/2023)/Pemkot Palu

Palu

Sekkot Palu Buka Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid secara simbolis menyerahkan puluhan kendaraan operasional kesehatan, Jumat (10/5/2024)/Pemkot Palu

Palu

Launching Puluhan Kendaraan Layanan Kesehatan, Wali Kota Palu: Jangan Hanya Dipakai Beli Nasi Kuning
Prof Lukman S Thahir/hariansulteng

Palu

Lukman S Thahir Resmi Jabat Rektor UIN Datokarama Palu Gantikan Sagaf S Pettalongi
Massa HMI Cabang Palu gelar aksi unjuk rasa di Depan Gedung DPRD Sulteng, Rabu (13/4/2022)/hariansulteng

Palu

Sempat Dihadang Masuk ke Gedung DPRD Sulteng, Mahasiswa Gemakan Takbir di Hadapan Polisi
Sidang lanjutan perkara pembatalan akta kelahiran Indah Puspita Sari Chowindra kembali dilaksanakan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Palu, Kamis (20/7/2023)/hariansulteng

Palu

Sidang Pembatalan Akta Lahir, Hakim Beri Kesempatan Terakhir Ajukan Tambahan Bukti Surat Pekan Depan
Pemakaman F, warga binaan Rutan Palu yang meninggal karena meningitis/Ist

Palu

Idap Meningitis, Warga Binaan Rutan Palu Meninggal Usai 9 Hari Dirawat