Home / Sulteng

Senin, 14 Oktober 2024 - 20:12 WIB

KPU Sulteng Ungkap Alasan Gelar Debat Pilgub di Jakarta

Ketua KPU Sulteng, Risvirenol memberikan keterangan pers pendaftaran cagub dan cawagub Sulteng, Rabu (28/8/2024)/hariansulteng

Ketua KPU Sulteng, Risvirenol memberikan keterangan pers pendaftaran cagub dan cawagub Sulteng, Rabu (28/8/2024)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat Pilgub Sulteng di salah satu stasiun TV di Jakarta pada 16 Oktober 2024.

Debat rencananya dilaksanakan sebanyak tiga kali, masing-masing debat perdana di Jakarta dan sisanya digelar di Palu.

Ketua KPU Sulteng, Risvirenol mengungkap sejumlah alasan mengadakan debat perdana di Jakarta dibanding di daerah pemilihan.

“Poin pertama ingin memperkenalkan visi misi calon gubernur dan wakil gubernur secara nasional dan lokal. Selain itu memperkenalkan Sulteng sebagai salah satu penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN),” ujarnya dilansir dari Antara, Senin (14/10/2024).

Baca juga  Tanggapi Rival Politik soal Semut Vs Gajah di Pilkada Morowali, Taslim: Semua Kandidat Putra Terbaik

Alasan lain, sambung Risvirenol, pihaknya dapat menghemat penggunaan anggaran serta agar dapat ditonton seluruh warga Sulteng hingga di daerah pelosok.

KPU Sulteng memilih salah satu stasiun televisi swasta nasional karena jangkauannya luas dan menjadi salah satu televisi kesukaan masyarakat.

“Keputusan pelaksanaan debat sudah melalui mekanisme rapat pleno di KPU,” ucapnya.

Selanjutnya, KPU telah memberitahukan kepada tim pasangan calon dan menyurati Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulteng.

Kepala Bagian Teknis Penyelenggara Pemilu, Partisipasi dan Humas KPU Sulteng, Cherly Trisna Ilyas menjelaskan bahwa debat di Jakarta diputuskan melalui rapat pleno pada 10 Oktober 2024.

Baca juga  Satgas OMP Tinombala Kawal Kedatangan Surat Suara Pilkada 2024 di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu

Debat kandidat akan digelar tiga kali dengan fokus topik pada isu-isu lokal. Materi debat pertama soal memajukan daerah dan menyelesaikan persoalan daerah.

Materi debat kedua adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara materi debat ketiga, yaitu menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dan nasional, serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

(Red)

Share :

Baca Juga

Dua mantan narapidana kasus terosis kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang berafiliasi dengan ISIS berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)/istimewa Humas Polda Sulteng

Palu

2 Mantan Kelompok Teroris MIT Poso Ucap Ikrar Janji Setia Pada NKRI
Kepala BNN Provinsi Sulteng, Brigjen Monang Situmorang (kiri)/hariansulteng

Sulteng

BNN Sulteng Sita 1,7 Kg Sabu dan 10,5 Gram Ganja Sepanjang 2023
Ilustrasi gempa bumi

Nasional

Gempa Kuat di Sulbar Terasa Hingga Palu, Barang-barang Ikut Bergoyang
Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstrimisme dan Terorisme MUI, Muh Najih Arromadloni di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Jumat (26/11/2021) malam/Ist

Nasional

Sebut 30 Personel TNI-Polri Terlibat Aksi Teror, MUI: Termasuk dengan MIT Poso
Bacagub Sulteng, Ahmad Ali mengikuti jalan santai Perempuan BERAMAL di Kota Palu, Minggu pagi (8/9/2024)/Ist

Palu

Ahmad Ali Disoraki ‘Gubernurku’ saat Jalan Santai Bareng Ratusan Ribu Warga di Palu
Kepala Kantor ATR/BPN Palu, Jusuf Ano/hariansulteng

Palu

Mudahkan Warga, ATR/BPN Palu Kenalkan Beragam Layanan Elektronik Pertanahan
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Markas Korem 132/Tadulako di Kota Palu, Selasa (21/1/2025)/Ist

Palu

Berkunjung ke Korem 132/Tadulako, Pangdam XIII/Merdeka Ingatkan Pesan Jenderal Sudirman
Polda Sulteng menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 7 anggota terkait kasus kematian Muh Mughni Syakur/Ist

Palu

Polda Sulteng PTDH 7 Anggota Buntut Meninggalnya Mughni Syakur