Home / Donggala

Jumat, 2 Agustus 2024 - 23:33 WIB

Konser Beramal dan Harapan Sederhana PKL kepada Ahmad Ali-Abdul Karim Aljufri

PKL ketiban cuan di acara konser Beramal di Kabupaten Donggala, Jumat malam (2/8/2024)/Ist

PKL ketiban cuan di acara konser Beramal di Kabupaten Donggala, Jumat malam (2/8/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, DONGGALA – Ribuan orang tumpah ruah memadati lokasi konser Ahmad AliAbdul Karim Aljufri (Beramal) di Lapangan Kabonga Putra, Kabupaten Donggala, Jumat malam (2/8/2024).

Euforia kedatangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Sulteng ini membawa berkah tersendiri bagi para pedagang kaki lima (PKL).

Salah satunya Mahira, pedagang siomay bakar dan minuman kemasan. Ia mengaku selalu berjualan di setiap lokasi konser Beramal.

“Di mana Ahmad Ali saya selalu jualan, karena pasti ramai. Setelah ini kan di Pantai Barat (Sioyong), nanti saya juga ke sana,” katanya.

Mahira menyebut penghasilannya bisa dua kali lipat ketika berjualan di konser Beramal dibanding pada hari-hari biasa.

Malam itu, Mahira berjualan ditemani seorang anak perempuannya. Mereka tampak sibuk melayani pembeli yang silih berganti berdatangan ke lapak jualannya.

Baca juga  Pemkab Donggala Teken MoU Dengan KPU, Berikut Poin-Poinnya

“Saya berjualan begini sejak 2015. Alhamdulillah penghasilan kalau jualan di acara Bapak Ahmad Ali bisa dua kali lipat,” ucapnya.

Terkait Pilgub Sulteng 2024, Mahira mengaku memang menjagokan pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri.

Pengalaman Ahmad Ali di kancah politik nasional serta sepak terjangnya di dunia bisnis menjadi modal kuat untuk memimpin Sulawesi Tengah.

Menurutnya, idealnya pemimpin juga mesti mapan secara finansial agar kesejahteraan masyarakat tidak terbaikan oleh ambisi untuk memperkaya diri.

“Kalau kandidat lain mungkin ada yang ramah dan murah senyum. Tetapi kalau cuma itu gimana yah. Kalau beliau (Ahmad Ali) kan ekonominya mapan, jadi mudah saja kalau membantu orang. Jabatan ini menyangkut hajat hidup orang banyak, bukan untuk mencari nafkah,” tutur Mahira.

Baca juga  Dua Korban Hilang saat Banjir Bandang Desa Wombo Donggala Ditemukan Meninggal

Mahira pun mengutarakan harapannya agar Ahmad Ali dan Abdul Karim Aljufri bisa memerhatikan nasib pedagang kaki lima.

Ia mengatakan, minimnya modal selalu menjadi hambatan utama bagi pedagang kecil seperti dirinya ketika ingin mengembangkan usaha.

“Kalau saya pribadi berharap Pak Ahmad Ali bisa berdiskusi dengan pedagang-pedagang kecil agar tahu apa kebutuhan dan permasalahan yang kami hadapi,” ujar Mahira.

“Tenda jualan yang saya pakai ini saja hanya pinjam, kadang juga sewa. Permintaan saya tidak muluk-muluk, cukup bantu peralatan saja agar bisa berkembang. Saya pernah dapat bantuan gerobak dari partai politik, tapi dari pemerintah belum ada,” ungkapnya.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Tangkapan layar saat anak anggota DPRD Donggala dipukuli karena dituduh menjambret, Senin (29/11/2021)/Ist

Donggala

Viral Anak Anggota DPRD Donggala Dituduh Jambret dan Dipukuli
Satgas Pangan mengawasi distribusi minyak goreng di Pasigala untuk mencegah terjadinya praktik penimbunan, Sabtu (5/3/2022)/Ist

Donggala

Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Awasi Distribusi 700 Dos Minyak Goreng di Pasigala
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari/Ist

Donggala

Miliki 2 Kilogram Sabu, 4 Warga Sindue Donggala Terancam 20 Tahun Penjara
Dirresnarkoba Polda Sulteng, Kombes Pribadi Sembiring di acara jumpa pers pengungkapan 20 kg sabu, Selasa (22/04/2025)/hariansulteng

Donggala

Peredaran Narkoba di Donggala Jadi Atensi Polda Sulteng, Lebih Parah dari Tatanga-Kayumalue
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Djoko Wienartono/Ist

Donggala

Rugikan Negara Rp 1,8 Miliar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi TTG Donggala
Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Donggala Rohani/jbr

Donggala

Pemberkasan PPPK di Donggala Hampir Rampung, Tahap Pertama Ada 385
12 pendaki yang sempat dilaporkan hilang di Gunung Wembo kembali dengan selamat, Selasa (2/8/2022)/Ist

Donggala

Sempat Dilaporkan Hilang, Pendaki di Donggala Ternyata Terlambat Turun karena Cuaca
Kepala Desa Marana, Lutfin Yuhan berorasi di depan Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (8/8/2023)/hariansulteng

Donggala

Kecewa Bupati Donggala Tak Hadiri Panggilan Eksekusi, Lutfin Merasa Terintimidasi di Era Kasman Lassa