Home / Poso

Senin, 2 Juni 2025 - 23:43 WIB

Keluhkan Infrastruktur Jalan, Relawan BERANI di Lore Tengah Poso Tagih Janji Politik Anwar Hafid

Relawan BERANI di Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, menagih janji Anwar-Reny soal infrastruktur jalan/Ist

Relawan BERANI di Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso, menagih janji Anwar-Reny soal infrastruktur jalan/Ist

HARIANSULTENG.COM, POSO – Memasuki 100 hari kerja, relawan pendukung Anwar Hafid dan Reny A Lamadjido mulai menagih realisasi janji politik saat Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah (Pilgub Sulteng) 2024.

Relawan Anwar-Reny meminta Pemprov Sulteng segera membuka akses jalan penghubung antara Desa Katu dan Desa Rompo, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso.

Pembangunan 1.000 km jalan desa merupakan bagian dari 9 program prioritas yang dijanjikan pasangan BERANI (Bersama Anwar-Reny).

Sayangnya, program yang selalu dipamerkan ini belum dirasakan masyarakat di wilayah-wilayah terpencil, termasuk di Desa Katu dan Desa Rompo.

“Program unggulan Berani Lancar yang dijanjikan harus segera direalisasikan. Sejak awal konsolidasi relawan, program ini selalu disampaikan secara berulang. Kami bersemangat menyosialisasikannya kepada masyarakat. Tapi sampai hari ini belum ada tanda-tanda pembukaan jalan ke Katu,” ujar Koordinator Desa Jaringan Pemenangan Anwar-Reny dan anggota Relawan Samrat BERANI, Adriansa Manu, dalam keterangannya, Senin (2/6/2025).

Baca juga  Batal Dialog dengan Gubernur saat Aksi May Day, Jurnalis Pertanyakan Slogan 'BERANI' Anwar Hafid

Dikatakan Adriansa, jalan sepanjang 8 kilometer yang menghubungkan Desa Katu dan Rompo sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.

“Katu adalah salah satu produsen kakao terbesar di Lore Tengah. Tanpa jalan yang memadai, hasil pertanian sulit dipasarkan, anak-anak kesulitan bersekolah, bahkan ibu hamil bisa melahirkan di jalan karena tak sempat sampai fasilitas kesehatan,” ungkapnya.

Adriansa berharap, dalam 100 hari pertama pemerintahan Anwar-Reny, pembukaan akses jalan di daerah-daerah terpencil bisa menjadi prioritas utama.

Sementara, imbuhnya, realisasi janji kampanye akan menjadi penilaian serius dari masyarakat, sekaligus menjaga marwah relawan di hadapan konstituen.

Baca juga  Aksi Gabungan Anggota Brimob Sulteng dan Bhayangkari Bersihkan Pantai Moengko

“Kami hanya meminta satu hal, buka jalan dari Rompo ke Katu. Itu impian masyarakat sejak lama, dan kami percaya Pak Anwar dan Ibu Reny bisa mewujudkannya,” katanya.

Adriansa menceritakan, selama ini masyarakat di kedua desa hanya memperbaiki kerusakan jalan secara swadaya.

“Saat musim hujan jalanan menjadi licin. Anak-anak naik motor ke sekolah di Rompo setiap hari. Jalan licin dan berlubang sangat membahayakan. Kami yang dewasa saja sering jatuh, apalagi anak-anak,” pungkasnya.

Media hariansulteng.com telah meminta tanggapan Anwar Hafid mengenai keluhan relawan pendukungnya semasa pilgub, namun belum mendapat respons hingga artikel ini terbit.

(Fan)

Share :

Baca Juga

Satgas Madago Raya menerima sejumlah senjata dan amunisi dari warga di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah/Ist

Poso

Satgas Madago Raya Penyerahan Senjata dan Amunisi dari Warga Poso
Satgas Madago Raya musnahkan barang bukti berupa 6 buah bom lontong milik teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Rabu (22/12/2021)/Ist

Poso

Polisi Musnahkan 6 Bom Lontong Berdaya Ledak Tinggi Milik Teroris Poso
Seorang warga terseret arus sungai saat hendak menyelamatkan sapinya di Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso, Minggu (7/7/2024)/Ist

Poso

Warga di Poso Terseret Arus Sungai Sulewana saat Ingin Selamatkan Sapi
Wakil Gubernur Ma'mun Amir

Banggai

Resmi Dilantik, Wagub Sulteng Harap Terobosan IDAI Atasi Stunting
Anggota kelompok MIT terakhir, Askar alias Jaid alias Pak Guru/Ist

Palu

Kelompok Teroris MIT Poso Habis, Opera Madago Raya Tetap Diperpanjang   
Personel Satgas Madago Raya menggelar razia di wilayah Kabupaten Poso dan Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, Minggu (2/6/2024)/Ist

Parigi Moutong

Satgas Madago Raya Razia Kendaraan di Poso dan Parimo, Sasar Senjata Api hingga Paham Radikal

Poso

Tolak Penamaan Nama Jembatan Yondo Pamona, Puluhan Anak Muda Gelar Aksi Protes 
Pengecekan rutin senjata dan amunisi milik anggota kepolisian untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan senjata (Sumber: metro.polri.go.id)

Poso

Saat Kelalaian Polisi Merenggut Nyawa Warga di Poso