Home / Palu

Minggu, 18 Agustus 2024 - 23:51 WIB

Hadirkan Wakil Ketua LPSK, Lebah TB Bakal Gelar Webinar soal Kesadaran Mempertahankan HAM

Lebah TB gelar webinar nasional bertema

Lebah TB gelar webinar nasional bertema "Mempertahankan Hak Asasi Manusia: Memerangi Praktik yang Merendahkan Martabat"/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Lembaga Bantuan Hukum Tepi Barat (Lebah TB) akan menggelar webinar nasional bertema “Mempertahankan Hak Asasi Manusia (HAM): Memerangi Praktik yang Merendahkan Martabat”.

Webinar ini akan dipandu langsung oleh Direktur Lebah TB, Rukly Chahyadi pada Sabtu (24/8/2024) mulai pukul 14.00 Wita.

“Kami menyadari bahwa perlindungan dan penegakan hak asasi manusia masih menjadi tantangan besar di Indonesia. Melalui webinar ini, kami berharap dapat memberikan edukasi yang komprehensif dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mempertahankan martabat manusia,” ujar Muh Nur Iman selaku ketua panitia, Minggu (18/8/2024).

Baca juga  Hari Kedua Haul Guru Tua, Jalan Sis Aljufri Palu Makin Ramai Pengunjung Meski Hujan

Webinar ini akan menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka dari kalangan praktisi dan akademisi.

Mereka di antaranya Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Sri Suparyati, dosen Fakultas Hukum Universitas Samratulangi Pricillia Pandeiroot, dosen Institusi Agama Islam Negeri Manado Sulaiman Mappiasse, dan Nurhassana selaku Koordinator Bidang Kajian Advokasi dan Publikasi di Yayasan Swara ParangPuan Sulut.

Topik-topik yang akan dibahas meliputi perlindungan hak asasi manusia di Indonesia, tantangan dan upaya memperjuangkan martabat manusia, peran masyarakat dalam mempertahankan hak asasi manusia, serta studi kasus pelanggaran hak asasi manusia dan penanganannya.

Baca juga  Pemkot Harap KMHDI Jadi Mitra Strategis Bangun Kota Palu Berdaya Saing

“Kami mengundang seluruh elemen masyarakat, terutama kaum muda, untuk berpartisipasi aktif dalam webinar ini. Kehadiran dan kontribusi masyarakat sangat kami harapkan dalam upaya mempertahankan hak asasi manusia di Indonesia,” jelas Iman.

Masyarakat dapat mengikuti webinar tersebut secara gratis dengan melakukan registrasi melalui website www.lebahtepibarat.web.id.

“Kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, serta mendorong peran aktif dalam mempertahankan hak asasi manusia di Indonesia khususnya di Kota Palu,” pungkasnya.

(Fat)

Share :

Baca Juga

Ratusan warga melakukan pelemparan secara bertubi-tubi terhadap bangunan di lokasi tambang Kelurahan Poboya, Kota Palu, Minggu (18/9/2022)/Ist

Palu

Seorang Karyawan PT AKM Alami Luka Bacok dalam Kerusuhan di Tambang Poboya Palu
Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Palu, Irmayanti Pettalolo menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 BPJS Kesehatan, Sabtu (15/7/2023)/Pemkot Palu

Palu

Sekkot Palu Terima Sertifikat Penghargaan di Acara HUT BPJS Kesehatan ke-55
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu meraih sejumlah penghargaan diserahkan di sela-sela acara Penyerahan DIPA dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah tahun 2025/Pemkot Palu

Palu

Penyerahan DIPA 2025, Pemkot Palu Diganjar Sejumlah Penghargaan
Ganjar Pranowo temui anak-anak muda saat berkampanye di Kota Palu beberapa waktu lalu/hariansulteng

Palu

Tanggapan Ganjar saat Ditanya Pemuda Palu soal Intimidasi Ketua BEM UI: Jangan Baperan Kalau Dikritik
Bakal calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Ahmad Ali (AA) langsung menemui relawan BANUATA seusai tiba dari tanah suci, Minggu (30/6/2024)/hariansulteng

Palu

Pulang dari Tanah Suci, Ahmad Ali Ditemani AKA Temui Relawan Banuata
Rukly Chahyadi/ist

Palu

Mantan Paskibraka Nasional Asal Sulteng Soroti BPIP soal Aturan Paskibraka Lepas Jilbab
Sejumlah organisasi jurnalis dan media di Kota Palu menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Jumat (02/05/2025)/hariansulteng

Palu

Batal Dialog dengan Gubernur saat Aksi May Day, Jurnalis Pertanyakan Slogan ‘BERANI’ Anwar Hafid
Sekkot Palu, Irmayanti Pettalolo hadiri sosialisasi refleksi 6 tahun bencana Pasigala/Ist

Palu

Sekkot Palu Hadiri Sosialisasi Refleksi 6 Tahun Bencana Pasigala