Home / Palu

Senin, 3 Februari 2025 - 20:09 WIB

Buntut Pemutusan Hubungan Kerja Sama, LPM Kompak Suarakan ‘Usir CPM’ dari Poboya

PT Citra Palu Minerals (CPM) merupakan perusahaan pemegang kontrak karya atas konsesi pertambangan emas di Kelurahan Poboya, Kota Palu/BRMS

PT Citra Palu Minerals (CPM) merupakan perusahaan pemegang kontrak karya atas konsesi pertambangan emas di Kelurahan Poboya, Kota Palu/BRMS

HARIANSULTENG.COM, PALU – Sejumlah lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM) di lingkar tambang Poboya memprotes pemutusan hubungan kerja sama oleh PT Citra Palu Minerals (CPM) terhadap PT Adijaya Karya Makmur (AKM).

Mereka menilai pemutusan hubungan kerja sama itu dilakukan secara sepihak oleh CPM sehingga akan berdampak terhadap 500 karyawan AKM sebagai kontraktor.

Pengurus LPM Kelurahan Lasoani, Enjos merasa ragu dengan janji CPM yang akan mengakomodir karyawan AKM dan melanjutkan pengolahan emas dengan sistem perendaman.

Pihaknya bersama sejumlah LPM sepakat ‘mengusir’ PT CPM jika tetap bersikukuh tidak lagi menjalin kerja sama dengan PT AKM.

Baca juga  4 Polisi Terluka Pascademo Ricuh di Parimo, Satu di Antaranya Alami Patah Tulang

“Bagaimana mau kita percaya CPM akan akomodir pekerja di AKM, sedangkan komitmen dulu dan janji CPM tidak dipenuhi. Mengajukan proposal saja untuk kontribusi terhadap tim sepakbola Kelurahan Lasoani yang sudah masuk di divisi 3, sampai sekarang tidak bantuannya. Maaf, segelas air minum saja dari CPM tidak ada,” kata Enjos, Senin (03/02/2025).

Hal senada ditegaskan oleh pengurus LPM Kelurahan Tondo, Rahmat Hidayat. Ia mengakui bahwa kehadiran PT CPM belum dirasakan masyarakat.

Rahmat sepakat agar CPM hengkang dan memastikan masyarakat lingkar tambang akan terus berjuang agar AKM kembali beraktivitas di Poboya.

Baca juga  Jelang Pemilu 2024, PPI Bersama KPU Sulteng Beri Pendidikan Politik untuk Pemilih Pemula

Sikap usir CPM dari Poboya juga diutarakan pengurus LPM Abadi Kelurahan Talise Tonny Hasbi, perwakilan LPM Kelurahan Talise Valangguni Asrafil, serta perwakilan LPM Kawatuna Asnawir.

Mantan anggota DPRD Kota Palu, Sofyan Aswin tak memungkiri bahwa janji-janji PT CPM soal apa saja tidak bisa lagi dipercaya.

“Awalnya mereka sangat baik. Tapi setelah tujuan mereka tercapai dan kukunya sudah tertanam kuat disitulah kita sudah tidak mereka pakai. Coba hitung berapa pekerja lingkar tambang yang punya jabatan di sana? Tidak ada, semuanya berasal dari luar,” tutur Sofyan.

(Red)

Share :

Baca Juga

Hadianto Rasid-Imeld Liliana Muhidin (kiri), Risharyudi Triwibowo (kanan)/Ist

Buol

PKB Beri Rekomendasi Hadianto-Imelda Maju Pilkada Kota Palu, Bowo Timumun di Buol
Ketua MW KAHMI Sulteng, Andi Mulhanan Tombolotutu/Ist

Palu

4 Alasan Sulteng Jadi Tuan Rumah Munas KAHMI, dari Isu Teroris Hingga Gempa 2018
Staf Ahli Menkumham RI, Luki Agung Winarto saat memberi sambutan secara virtual di acara serah terima jabatan Kakanwil Kemenkumham Sulteng, Senin (7/3/2022)/hariansulteng

Palu

Staf Ahli Menkumham Salah Sebut Rusdy Mastura Sebagai Gubernur Sulawesi Tenggara
Waketum NasDem, Ahmad Ali saat ditemui di sela acara bukber IKa Untad, Sabtu (23/3/2024)/hariansulteng

Palu

Komitmen Terhadap Kesehatan, Ahmad Ali Banyak Bantu Pengembangan RSU SIS Aljufri Palu
Ratusan massa gelar aksi solidaritas untuk warga Parimo di depan Kantor Gubernur Sulteng, Senin (14/2/2022)/hariansulteng

Palu

Aksi Solidaritas Parimo, Ratusan Warga Tumpah Ruah di Depan Kantor Gubernur Sulteng
AMSI Sulteng bekerja sama dengan Donggi Senoro DSLNG mengadakan kegiatan Klinik Artificial Intelligence (AI) untuk redaksi/Ist

Palu

Pertama di Sulteng, AMSI Sulteng-DSLNG Gelar ‘Klinik AI’ untuk Redaksi
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Usman menghadiri peresmian gedung Panti Asuhan Putri Aisyiyah Siti Walidah, Sabtu (25/01/2025)/Pemkot Palu

Palu

Asisten Setda Kota Palu Hadiri Peresmian Panti Asuhan Putri Aisyiyah Siti Walidah
Habib Rotan hadiri mediasi dengan Polsek Palu Barat terkait penyelesaian konflik antarwarga di Pasar Inpres Manonda/hariansulteng

Palu

Hadiri Mediasi, Habib Rotan Turun Tangan Redakan Konflik Antarwarga di Pasar Inpres Manonda