Home / Parigi Moutong

Sabtu, 8 November 2025 - 21:28 WIB

Belasan Alat Berat di Lokasi PETI Taopa, Gakkum Didesak Tangkap Para Cukong

Belasan alat berat diduga melakukan pengerukan di lokasi PETI Taopa. (Foto: Istimewa)

Belasan alat berat diduga melakukan pengerukan di lokasi PETI Taopa. (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PARIMO – Gakkum diminta segera menangkap para cukong dan menyita belasan alat berat yang ditengarai melakukan aktivitas tambang ilegal di hulu sungai Taopa, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

Desakan itu datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Rakyat Merdeka Tanggap (FORMAT) Parimo atas keluhan warga setempat.

Ketua Format, Rustam H Husen mencatat sejumlah inisial pemilik alat berat yang diduga kuat terlibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Pera pemilik dan cukong tersebut antara lain H KWN (2 unit alat berat), AO (2 unit), GR (5 unit), LE (2 unit), dan RK (4 unit).

“Kami mendesak Polhut Gakkum untuk segera mengusut dan menangkap para cukong tersebut sebagai dalang utama kegiatan PETI,” ujar Rustam, Sabtu (8/11/2025).

Baca juga  Aksi Solidaritas untuk Warga Parimo, Pemuda di Palu Gemakan Lagu Darah Juang

Ia menduga maraknya aktivitas PETI di sejumlah lokasi lantaran dibeking oleh pihak-pihak tertentu, sehingga para pelaku bebas mengeruk gunung dan menggali sungai.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Gakkum harus tegas, tangkap mereka karena sudah merusak hutan dan aliran sungai,” tandasnya.

Rustam mengemukakan, jika kegiatan PETI ini mulai terciduk oleh aparat, mereka hanya berhenti bekerja dan menyembunyikan alat berat ke hutan-hutan sekitar lokasi.

“Kalau ada operasi penertiban, mereka diperintah sembunyikan alat di hutan seolah-olah tidak ada aktivitas. Kami menduga ada oknum tertentu terlibat,” jelas Rustam.

Oleh sebab itu, katanya, Polisi Kehutanan (Polhut) Gakkum segera menginvestigasi dan mengusut tuntas siapa saja oknum yang terlibat dalam kegiatan PETI di Moutong.

Baca juga  Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, PT CPM Buka Puasa Bersama Warga Lingkar Tambang

Rustam juga menduga bahwa aktivitas PETI tidak hanya di Desa Gio Barat, tetapi ada di sejumlah desa, seperi Lambunu, Karya Mandiri, Lobu, dan beberapa desa lainnya di Parigi Moutong.

Diketahui, Polisi Kehutanan (Polhut) berada di bawah Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Polhut Gakkum memiliki mandat untuk melindungi kawasan hutan dari berbagai bentuk pelanggaran, termasuk kegiatan tambang ilegal yang merusak ekosistem.

Tim media sudah melakukan konfirmasi kepada Perwakilan Gakkum Sulawesi, Muh Amin, Sabtu (8/11/2025), hingga berita ini tayang belum ada jawaban.

(Rif)

Share :

Baca Juga

Warung makan di Desa Toboli, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mulai dipadati pemudik di H+3 Idulfitri 1444 Hijriah, Selasa (25/4/2023) malam/hariansulteng

Parigi Moutong

Arus Balik Lebaran, Warung Makan Desa Toboli Mulai Dipadati Pemudik
Banjir kembali menerjang Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Minggu (14/8/2022)/Ist

Parigi Moutong

Desa Torue Parimo Kembali Diterjang Banjir, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Hingga Pukul 19.30 Wita
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Djoko Wienartono/hariansulteng

Parigi Moutong

Bagi-bagi Kartu Nama Caleg, Oknum Kades di Parimo Jadi Tersangka Tindak Pidana Pemilu
Ilustrasi gempa bumi

Parigi Moutong

BREAKING NEWS: Gempa M 6,1 Guncang Parigi Moutong
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid/Ist

Parigi Moutong

Operasi PETI Taopa Bocor, Anwar Hafid: Lebih Pintar Pencuri Ketimbang Petugas
Aksi unjuk rasa dan pemblokiran Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Tinombo Selatan, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sabtu (12/2/2022)/Ist

Parigi Moutong

Seorang Warga Tewas Tertembak Saat Polisi Bubarkan Aksi Tolak Tambang di Parimo
Ilustrasi/Ist

Parigi Moutong

Rawat Adik yang Sakit, Cerita Nakes di Ampibabo Diberhentikan gegara Seminggu Tak Masuk Kerja
Kapolres Parimo, AKBP Jovan Reagan Sumual memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan TPS dan rekapitulasi pemungutan suara ulang (PSU), Sabtu (12/04/2025)/Ist

Parigi Moutong

Apel Pergeseran Pasukan Jelang PSU, Kapolres Parimo Ingatkan Personel Hindari Sikap Arogan