Home / Palu

Senin, 14 September 2026 - 16:16 WIB

Laporan Kasus Penipuan Mandek 3 Tahun, Kuasa Hukum Soroti Kinerja Polresta Palu

Mako Polresta Palu. (Foto: hariansulteng.com)

Mako Polresta Palu. (Foto: hariansulteng.com)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Kasus dugaan penipuan yang dialami Rifaldy Moh Rifai Karim belum mendapat titik terang sejak dilaporkan ke Polresta Palu tiga tahun lalu.

Peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi pada 2 November 2022 di Jalan Dewi Sartika, Lorong Kenangan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Korban meminjamkan dana kepada seorang pria berinisial total Rp250 juta untuk keperluan proyek pembukaan jalan di Desa Sibonu, Kabupaten Sigi.

Dana tersebut disepakati untuk dikembalikan. Namun hingga kini korban mengaku belum menerima pengembalian.

Dalam proses penanganan perkara, telah diterbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) Nomor /28/III/Res.1.11/2025/Satreskrim/Polres Kota Palu/Polda Sulawesi Tengah yang ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Palu.

Penerbitan SPDP menjadi bagian penting dalam proses hukum karena menunjukkan bahwa tahapan penyidikan telah dimulai dan diberitahukan kepada penuntut umum.

Baca juga  Usai Periksa 7 Saksi, Polisi Layangkan Panggilan ke Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Untad

Namun, hingga September 2026, pihak korban masih mempertanyakan perkembangan dan kepastian penanganan perkara setelah SPDP diterbitkan.

“Jika proses penyidikan belum selesai, pihak korban juga berharap terdapat penjelasan mengenai kendala yang menyebabkan perkara belum memperoleh kepastian,” ujar Rukly Chahyadi, kuasa hukum Rifaldy, Senin (14/9/2026).

Rukly menyatakan pihaknya menghormati kewenangan penyidik. Akan tetapi, kata dia, sorotan utama tertuju pada ketidakjelasan perkembangan proses hukum setelah laporan berjalan lebih dari tiga tahun dan SPDP telah diterbitkan.

“Jangan sampai SPDP sudah ada, tetapi korban kembali berada dalam ketidakjelasan mengenai perkembangan perkaranya,” ucapnya.

Menurut Rukly, lamanya penanganan perkara perlu menjadi perhatian karena masyarakat yang membuat laporan memiliki kepentingan untuk mengetahui perkembangan proses hukum yang telah ditempuh.

Baca juga  Ingin Tagih Utang Nasabah, 4 Jari Karyawan Leasing di Palu Putus Kena Tebas

“Klien kami masih menunggu kejelasan mengenai perkembangan dan arah penanganan perkaranya. Kami menghormati kewenangan penyidik, tetapi kewenangan tersebut harus dijalankan secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Rukly.

Ia menuturkan, kepastian tersebut penting agar laporan masyarakat tidak berhenti tanpa arah yang jelas.

Rukly menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh pihak korban bukan dimaksudkan untuk mendikte atau mencampuri kewenangan aparat penegak hukum.

“Klien kami berhak mengetahui apakah laporannya masih diproses, sudah sampai pada tahapan apa, akan dilanjutkan, atau terdapat alasan hukum tertentu yang menyebabkan perkara tidak dapat dilanjutkan. Semua harus berdasarkan hukum dan prosedur yang berlaku. Kami hanya meminta kepastian hukum,” pungkasnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

IKA Teknik Untad menyalurkan 6 sapi kurban pada hari raya Iduladha 1445 Hijriah/Ist

Palu

Iduladha 1445 Hijriah, IKA Teknik Untad Salurkan 6 Hewan Kurban ke Masyarakat
Imelda Liliana Muhidin menyambut kedatangan Wakil Komandan Satgas Trisila, Kolonel Laut (P) Choirul Rizqin di dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu, Minggu (14/9/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Imelda Liliana Muhidin Sambut Kedatangan Wakil Komandan Satgas Trisila di Dermaga Lanal Palu
AJI Palu gelar diskusi memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, Sabtu (03/05/2025)/Ist

Palu

AJI Palu Diskusi Hari Kebebasan Pers: Potensi AI Jadi Alat Rezim untuk Sensor Karya Jurnalistik
Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) menemukan dugaan aktivitas ilegal di area tambang emas Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Praktisi Hukum Minta KPK Ambil Alih Kasus Tambang Ilegal PT AKM di Poboya
Salah satu gerai Alfamidi di Kota Palu, Sulawesi Tengah/hariansulteng

Palu

Tanggapi Keluhan Warga, Polresta Palu Razia Juru Parkir Liar di Gerai Alfamidi Besok
Pemerintah Kota Palu berhasil meraih penghargaan Anugerah Revolusi Mental 2024 untuk kategori Pemerintah Daerah, Rabu (13/11/2024)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Raih Anugerah Revolusi Mental 2024 Kategori Pemerintah Daerah
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid secara resmi melaunching klinik Fertilitas Indonesia di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Nasanapura, Sabtu (25/6/2022) siang/istimewa Humad Pemkot Palu

Palu

Pertama di Sulteng, Klinik Fertilitas Khusus Bagi Pasangan Yang Belum Dikaruniai Anak 
PT CPM bersama Laskar Topo Tara Sulteng membagikan 1.000 paket sembako kepada warga lingkar tambang dalam rangka menyambut bulan Ramadan, Selasa (25/02/2025)/Ist

Palu

Sambut Ramadan, PT CPM Bagi-bagi Ribuan Paket Sembako kepada Warga Lingkar Tambang