Home / Parigi Moutong

Selasa, 24 Juni 2025 - 22:31 WIB

3 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Parimo, 4 Orang Masih Hilang

Tim SAR mengevakuasi korban longsor di Desa Tirtanagaya, Selasa (24/6/2025). (Sumber: Ist)

Tim SAR mengevakuasi korban longsor di Desa Tirtanagaya, Selasa (24/6/2025). (Sumber: Ist)

HARIANSULTENG.COM, PARIMO – Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban longsor di Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Parigi Moutong (Parimo).

Tiga hari pascakejadian, Selasa (24/6/2025), tim SAR telah menemukan tiga korban dalam keadaan meninggal dunia. Mereka bernama Sahrat (43 tahun), Ijal (28 tahun), dan Arun (17 tahun).

“Dua hari kemarin ditemukan dua korban. Dan hari ketiga operasi tim kembali menemukan satu korban,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, Muh. Rizal.

Baca juga  Desa Torue Parimo Kembali Diterjang Banjir, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Hingga Pukul 19.30 Wita

Dikatakan Rizal, pihaknya masih terus mencari empat korban lainnya yang masih hilang, yaitu Subran (52 tahun), Safrudin (36 tahun), Riska (26 tahun), dan Rapi (14 tahun).

Diketahui, longsor di Desa Tirtanagaya terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada 21 Juni 2025 sekira pukul 17.06 Wita.

Baca juga  Polisi Tindak Lanjuti Viralnya Pasien Meninggal karena Mobil Terhalang Demo di Parimo

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus mengatakan bahwa tujuh warga tertimbun material longsor saat sedang mencari kayu di dalam hutan.

Dari hasil pendataan, mayoritas korban merupakan warga Anutapura–desa tetangga yang terpaut sekitar 4 kilometer dari Tirtanagaya.

“Longsor terjadi akibat hujan deras yang cukup lama di wilayah Bolano Lambunu. Terdapat 7 orang yang tertimbun saat mencari kayu,” ungkap Akris.

(Fandy)

Share :

Baca Juga

FKUB Sulteng/Ist

Banggai

FKUB Sulteng Imbau Jaga Kedamaian Jelang PSU di Banggai dan Parigi Moutong
Alat berat berada di lokasi PETI yang berada dalam kawasan hutan hulu sungai Taopa. (Foto: Istimewa)

Parigi Moutong

Dishut Sulteng Pastikan Penertiban PETI Taopa Terus Berlanjut
Ahmad Ali mengunjungi warga terdampak banjir di Desa Sausu Piore, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (6/9/2024)/Ist

Parigi Moutong

Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sausu, Ahmad Ali: Tak Ada Hubungan dengan Politik
Polisi menangkap seorang pria yang diduga telah mencuri kotak amal Masjid Jammi Nurul Iman, Desa Purwosari, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo)/Ist

Parigi Moutong

Polisi Tangkap Maling Kotak Amal Masjid di Torue Parigi Moutong
Ilustrasi gempa bumi

Parigi Moutong

Dipicu Lempeng Utara Sulawesi, BMKG Mutakhirkan Gempa Parigi Moutong Jadi M 5,8
Sebanyak 8 warga masyarakat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) hari ini diberikan penghargaan oleh Satgas Operasi Madago Raya melalui Kepala Operasi Kombes Polisi Arif Budiman di Sausu Kabupaten Parimo, Rabu (14/9/2022).

Parigi Moutong

Bantu Tangkap Teroris MIT, 8 Warga Parimo Dapat Penghargaan dari Polda Sulteng
Tangkapan drone saat puluhan armada polisi memukul mundur massa aksi di Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Tinombo Selatan, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/2/2022) malam/Ist

Parigi Moutong

Pemuda Tewas Tertembak Saat Aksi Tolak PT Trio Kencana di Parimo, Polisi: Masih Kami Cek
Tim SAR lakukan persiapan pencarian kakek hilang di Desa Sausu, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parimo, Jumat (18/3/2022)/Ist

Parigi Moutong

Pamit ke Rumah Anak, Seorang Kakek di Parimo Hilang Misterius Saat Lewati Perkebunan