Home / Palu

Senin, 27 Januari 2025 - 17:47 WIB

Jakob Minta Maaf soal Klaim Organisasi Keagamaan Dukung Festival Persahabatan Palu

Perwakilan World Impact Ministries (WIM), Jakob Wendesten/Ist

Perwakilan World Impact Ministries (WIM), Jakob Wendesten/Ist

HARIANSULTENG.COM, PALU – Perwakilan World Impact Ministries (WIM), Jakob Wendesten meminta maaf terkait beredarnya video pernyataannya tentang Festival Persahabatan Palu.

Ia sebelumnya mengunggah video berisi pernyataan bahwa sejumlah organisasi keagamaan mendukung rencana pelaksanaan Festival Persahabatan Palu yang menghadirkan Peter Youngren.

“Saya atas nama pribadi dan organisasi memohon maaf bila ada pernyataan dalam video itu yang tidak berkenan dan menyinggung hati umat muslim dan berbagai pihak di Kota Palu dan Sulawesi Tengah,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (27/01/2025).
Minggu.

Menurutnya, video itu dibuat karena rasa kegembiraan, atas dukungan dari berbagai pihak, untuk pelaksanaan kegiatan festival.

Baca juga  Pimpin Apel Kesadaran Nasional, Reny A Lamadjido Ingatkan Fungsi dan Tugas ASN

Jakob juga mengakui kekeliruan dalam penyebutan beberapa organisasi keagamaan yang mendukung, walaupun itu bukan sikap secara keorganisasian.

Hal itu didasarkan dari pertemuan yang dilakukannya dengan beberapa tokoh organisasi di Kota Palu.

“Kami akui, beberapa pihak atas nama pribadi telah mendukung, walaupun itu bukan sikap secara organisasi,” katanya.

Jacob menuturkan, pihak penyelenggara termasuk WIM menghargai segala bentuk demokrasi di Indonesia, termasuk kebebasan menyampaikan pendapat.

“Saya memohon maaf, dengan adanya penyebutan adanya kelompok radikal. Bukan niat saya untuk menyampaikan itu. Tapi, kami menghargai, jika ada kelompok yang menolak kegiatan festival di Palu,” imbuhnya.

Ia menegaskan, kegiatan itu diperuntukan khusus untuk kalangan internal Kristiani, bukan untuk agama lain di Indonesia.

Baca juga  Akademisi Sebut Metode Tambang Bawah Tanah Lebih Tepat Diterapkan di Poboya

Festival juga mempromosikan perdamaian, persatuan, pengharapan dan persahabatan bagi semua orang, seperti semboyan nasional Indonesia yakni Bhinneka Tunggal Ika “Berbeda-beda tetapi tetap satu”.

“Kami meyakini, di Indonesia khususnya di Kota Palu menghargai dan menjunjung berbagai perbedaan, termasuk perbedaan beragama,” ucap Jakob.

Penyelenggara lokal Festival Persahabatan memindahkan lokasi pelaksanaan dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Vatulemo ke Lapangan Gelora Bumi Kaktus (GBK).

Kegiatan itu mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada 30 Januari sampai 2 Februari 2025.

(Red)

Share :

Baca Juga

Witan Sulaeman mengunjungi SMPN 2 Palu, Senin (10/1/2022)/Ist

Palu

Kepala Sekolah Ungkap Sosok Witan Sulaeman Semasa Sekolah di SMPN 2 Palu
Pemerintah Kota Palu melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga mengenang 5 tahun bencana alam gempa, tsunami, dan likuifaksi, Kamis (28/9/2023)/Pemkot Palu

Palu

Kenang 5 Tahun Bencana Gempa, Pemkot Palu Ziarah dan Tabur Bunga di Pantai Talise dan Bekas Likuifaksi
Wali Kota Hadianto Rasyid mengukuhkan sekaligus menyerahkan SK kepada 27 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemerintah Kota Palu/Pemkot Palu

Palu

Serahkan SK PPPK, Wali Kota Palu: ASN Adalah Mesin Pemerintah
Pemerintah Kota Palu bersama PT Srihapan Mega Persada melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama di Fairmont Hotel Jakarta, Jumat (23/05/2025)/Pemkot Palu

Palu

Gandeng PT Srihapan Mega Persada, Pemkot Palu Bangun Fasilitas Publik di Kawasan PSC
Ketua KPU Kota Palu, Idrus/hariansulteng

Palu

Belajar dari Pemilu 2019, Ketua KPU Palu Imbau Petugas KPPS Jaga Kesehatan
Warga lingkar tambang Poboya menyegel Kantor Komnas HAM Sulteng, Senin (9/3/2026). (Foto: Istimewa)

Palu

Kantor Disegel Warga Poboya, Ketua Komnas HAM Sulteng Dituding Pasok Sianida-Alat Berat
Aktivitas penambangan di pegunungan Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

CPM Minta Kementerian ESDM Tertibkan Aktivitas Warga Poboya di Area Konsesi
Polisi membongkar peredaran narkoba yang dikendalikan seorang narapidana (napi) Lapas Kelas IIA Palu berinisial IL alias Illang alias Beb (33)/Ist

Palu

Raup Rp 42 Miliar, Napi Lapas Palu Libatkan Istri dan Mertua Kendalikan Bisnis Narkoba dari Balik Penjara