Home / Sulteng

Senin, 29 Juli 2024 - 23:57 WIB

Bacagub Sulteng Ahmad Ali Bagikan Cara Hadapi Lonjakan Harga Pangan

Aktivitas Ahmad Ali di perkebunan miliknya yang berlokasi di Kabupaten Sigi/Ist

Aktivitas Ahmad Ali di perkebunan miliknya yang berlokasi di Kabupaten Sigi/Ist

HARIANSULTENG.COM – Bakal Calon Gubernur Sulawesi Tengah (Bacagub Sulteng), Ahmad Ali menilai masyarakat masih diperhadapkan dengan potensi kenaikan harga komoditas.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang periode September 2022-Maret 2023, perkembangan harga beras sebesar 1,46 persen tepung terigu 1,97 persen, tempe 4,54 persen, bawang putih 15,37 persen, kopi instan 8,19 persen dan mi instan 1,26 persen.

Ahmad Ali mengatakan, kondisi ini memberatkan jika tidak segera di atasi, terlebih secara umum daerah terjauh dari ibu kota semakin terdampak kenaikan serius.

Baca juga  Ahmad Ali di Rakorwil PKB Sulteng: Tanggung Jawab Saya Menangkan Pilkada

Menurutnya, kenaikan harga pangan juga ditimbulkan oleh pasokan pangan dari dalam Sulteng, di mana petani bisa kurang produktif ataupun sebaliknya. Pasar untuk mereka tidak tersedia.

“Ekonomi itu mata rantai yang terhubung, tidak ada yang boleh lemah salah satu sisinya. Kemandirian jalan satu-satunya,” ungkapnya, Senin (29/7/2024).

Bukan hanya pada pangan saja, ia menyebut biaya pada komoditas non-pangan juga naik drastis, seperti angkutan dalam kota 17,13 persen, dan perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga 1,58 persen.

Baca juga  Terjunkan Anjing Pelacak, Polda Sulteng Gencarkan Patroli Jelang Pendaftaran Pilkada 2024

Soal pangan, kata Ahmad Ali, mesti memiliki sel perdagangan yang terfokus, misalnya daerah memiliki keunggulan masing-masing jadi saling menguatkan.

Kedua, politisi kelahiran Morowali itu menilai naiknya harga apapun berarti permintaan tinggi tetapi tidak terbeli karena kapitalnya minim.

“Solusinya adalah pekerjaan tersedia, UMKM kuat, petani mandiri, anak muda menginovasi, pejabat daerah mengontrol kebijakannya, serta politisi pemerintah membuat katup kebijakan yang kuat dan terkontrol menyeluruh,” ucapnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Tim SAR lakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang di perairan Teluk Tomini, Selasa (22/10/2024)/Ist

Parigi Moutong

Nelayan Hilang di Perairan Teluk Tomini, Tim SAR Lakukan Pencarian
Persiapan jelang festival kebangsaan di Taman GOR, Kota Palu, Minggu (7/8/2022)/hariansulteng

Palu

Drummer Gilang Ramadhan dan Cindy Eks JKT48 Ramaikan Festival Kebangsaan di Palu Besok
Relawan Merah Putih (RMP) Indonesia menuju ke Desa Torue Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong,  yang terkena bencana banjir bandang/istimewa

Palu

Aksi Kemanusiaan, RMP Indonesia Beri Bantuan Korban Banjir di Torue Parimo
Ratusan kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak banjir di Desa Sausu Peore, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Senin (14/04/2025)/Ist

Parigi Moutong

175 KK Terdampak Banjir di Desa Sausu Peore Parigi Moutong
Ketua Panitia Smafesia Fun Fest Mohammad Zacky (baju putih kedua dari kiri,red) bersama ketua Slankers club Palu Mohammad Ramdan (baju hitam ketiga dari kanan,red) saat menggelar konferensi pers di Refan's Cafe/Harian Sulteng

Palu

Grub Band Slank Siap Hibur Warga Kota Palu Awal Tahun ini, Catat Tanggal dan Lokasinya
Peringati HUT Infanteri, Korem 132/Tadulako lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya, Rabu (18/12/2024)/Ist

Sigi

Peringati Hari Infanteri, Korem 132/Tadulako Lepas Peleton Beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya
Direktur PT Bangun Teknik Utama, Tris Agustian menggelar jumpa pers terkait persoalan pembayaran pembangunan UIN Datokarama/hariansulteng

Palu

Belum Dibayar Penuh, Subkontraktor Proyek Gedung UIN Datokarama Palu Bakal Lapor Polisi
Petugas melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (29/7/2022)/Ist

Parigi Moutong

4 Korban Banjir Bandang di Torue Belum Ditemukan, Satu di Antaranya Balita 2 Tahun