Home / Palu

Minggu, 5 Mei 2024 - 11:09 WIB

Wali Kota Palu Hadiri Halal Bihalal dan Festival Lopi di Kelurahan Watusampu

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri acara halal bihalal dan Festival Lopi di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sabtu (4/5/2024)/Pemkot Palu

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri acara halal bihalal dan Festival Lopi di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sabtu (4/5/2024)/Pemkot Palu

HARIANSULTENG.COM, PALU – Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menghadiri acara halal bihalal dan Festival Lopi di Kelurahan Watusampu, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, Sabtu (4/5/2024).

Dalam sambutannya, Hadianto memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dilaksanakannya halal bihalal dirangkaikan Festival Lopi sebagai kearifan lokal masyarakat setempat.

Ia menyatakan saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palu berusaha mengidentifikasi kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat.

Oleh karenanya, semua kelurahan sekarang sudah memiliki tematik termasuk Kelurahan Watusampu yang tematiknya adalah Kain Tenun.

Hadianto berkomitmen akan menganggarkan Rp 1 miliar setiap kelurahan yang diperuntukkan untuk tema dari kelurahan tersebut.

“Hari ini orang kalau mau datang ke Kota Palu, pasti bertanya dan mencari sesuatu yang tidak biasa dan tidak umum,” katanya.

Baca juga  Hadianto-Imelda Turun Langsung Temui Massa Aksi di Kantor DPRD Sulteng

Menurut Hadianto, hal-hal yang bersifat tradisional itu biasa unik-unik dan dicari oleh para wisatawan yang datang ke suatu daerah.

Sehingga, ujar dia, Festival Lopi yang dilaksanakan oleh masyarakat Kelurahan Watusampu harus dibuat se-kreatif mungkin supaya bisa dijadikan event tahunan di Kota Palu.

Hadianto berkeinginan agar event-event yang digelar oleh setiap masyarakat diatur waktu pelaksanaannya agar tidak berjauhan.

Pihaknta berencana mengatur kluster kegiatan di Kota Palu menjadi tiga kelompok. Pertama, kategori religi. Jadi semua event yang berkaitan dengan religi, akan disatukan pada saat perayaan hari besar keagamaan.

“Misal kegiatan Festival Lopi ini identik dilaksanakan setelah bulan Puasa, jadi diatur pelaksanaannya berdekatan dengan event lainnya. Sehingga orang datang ke Kota Palu, apakah itu pulang kampung dan sebagainya, mereka menikmati festival yang dilaksanakan di Kota Palu,” terangnya.

Baca juga  Wali Kota Palu Tegaskan Parkir di Alfamidi dan Indomaret Gratis

Kedua yaitu kategori budaya. Semua kegiatan masyarakat yang menjual budaya, akan dilaksanakan pada saat momen Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palu.

Tinggal nantinya diidentifikasi pagelaran apa yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut. Misalnya, lomba perahu budaya, lomba menari, atau apapun itu, sehingga orang yang berkunjung bisa menyaksikan itu.

Terakhir adalah kategori umum. Jadi kegiatan masyarakat yang bersifat umum, akan dilaksanakan menjelang akhir tahun.

“Sehingga tiga konsep ini kedepan akan segera kita atur. Sebenarnya dari dua tahun lalu saya sampaikan. Cuma dikarenakan masih kondisi Covid-19 dan kita masih memperbaiki sistem di pemerintahan, maka hal itu belum berjalan,” imbuh Hadianto.

(Adr)

Share :

Baca Juga

Penghitungan suara capres dan cawapres di TPS 026, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Rabu (14/2/2024)/hariansulteng

Palu

Raup 105 Suara, Prabowo-Gibran Unggul di TPS Ketua NasDem Sulteng
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, resmi melaunching Pelayanan Kesehatan Gratis bagi warga Kota Palu/istimewa 

Palu

Warga Palu Kini Bisa Periksa Kesehatan Secara Gratis
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menyerahkan LKPD tahun anggaran 2022 kepada BPK Sulteng/Pemkot Palu

Palu

Serahkan LKPD ke BPK, Hadianto Rasyid Harap Ada Perbaikan Kinerja Keuangan
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima kunjungan dari Yayasan Arkom Indonesia di ruang kerjanya, Kamis (20/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Hadianto Terima Kunjungan Arkom Indonesia Bahas Program Mamboro Menuju Palu Kota Resilien
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido memimpin rapat koordinasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting, Senin (29/5/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wakil Wali Kota Palu Soroti Peningkatan Angka Stunting di Kelurahan Layana Indah
KRI Dewaruci Gagal Sandar di Pangkalan TNI AL Palu akibat cuaca buruk, Kamis (24/3/2022)/hariansulteng

Palu

Cuaca Buruk, KRI Dewaruci Gagal Sandar di Pangkalan TNI AL Palu dan Putar Balik ke Pantoloan
Seorang pria berinsial RN (29) menjadi korban penganiayaan di lokasi pertambangan emas Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sabtu malam (26/04/2025)/Ist

Palu

Polisi Usut Kasus Penganiayaan Pria di Lokasi Tambang Poboya
Lebih dari 50 CSO yang terdiri dari organisasi berbasis komunitas di seluruh dunia mengirim surat terbuka kepada consumer brand (perusahaan konsumen) hari ini/istimewa

Nasional

Perusahan Minyak Sawit Terbesar Kedua di Indonesia Dituntut Ormas