Home / Palu

Selasa, 19 April 2022 - 14:33 WIB

Terbengkalai Pascagempa 2018, Bangunan Golni Palu Dipenuhi Semak Belukar

Taman Budaya Golni Palu tampak tak terawat dan dipenuhi semak belukar, Selasa (19/4/2022)/hariansulteng

Taman Budaya Golni Palu tampak tak terawat dan dipenuhi semak belukar, Selasa (19/4/2022)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Kondisi Gedung Olah Seni (Golni) di Jalan Abd Raqie, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu sangat memprihatinkan.

Pascagempa dan tsunami pada 2018 silam, bangunan tersebut dibiarkan terbengkalai sehingga ditumbuhi semak belukar.

Gedung Golni termasuk bangunan terdampak parah akibat bencana karena lokasinya dekat dengan bibir pantai.

Berdasarkan pantauan HarianSulteng.com, Selasa (19/4/2022), tanaman liar tumbuh hampir menutupi seluruh bangunan di kawasan Golni Palu.

Baca juga  Hadianto Terima Kunjungan Arkom Indonesia Bahas Program Mamboro Menuju Palu Kota Resilien

Sebagian tembok pagar dan pintu masuk ke lokasi gedung ambruk akibat guncangan gempa magnitudo 7,4 beberapa tahun lalu.

Masih di area depan, sebuah kabel melintang di area papan nama seolah menambah kesan semrawut Gedung Golni Palu.

Bangunan Golni Palu tampak tak terawat dan dipenuhi semak belukar, Selasa (19/4/2022)/hariansulteng

Taman Budaya Golni Palu tampak tak terawat dan dipenuhi semak belukar, Selasa (19/4/2022)/hariansulteng

Sebelum bencana terjadi, Golni sering digunakan sebagai tempat penyelenggaraan event kebudayaan maupun seni di Kota Palu.

Baca juga  4 Fitur Layanan Kejati Sulteng Diresmikan, Jacob Hendrik: Untuk Lebih Dekat Bersama Masyarakat dan Media

Kawasan Golni dulunya juga merupakan taman yang kerap digunakan warga melakukan aktivitas seperti olahraga.

Namun usai dihantam tsunami, yang terlihat hanyalah rerumputan liar setinggi satu hingga dua meter, serta kerusakan bangunan akibat guncangan gempa.

Tak ada lagi bunga, pohon, kursi taman maupun jalan paving block di bagian halaman Taman Budaya Golni Palu. (Agr)

Share :

Baca Juga

Sekkot Palu Irmayanti Pettalolo secara resmi membuka monitoring dan evaluasi program prioritas nasional keamanan pangan terpadu 2023, Selasa (28/11/2023)/Pemkot Palu

Palu

Sekkot Palu Buka Monitoring dan Evaluasi Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan Terpadu
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid memberikan sambutan di malam penutupan Semarak Sulteng Nambaso, Senin (12/05/2025)/Ist

Palu

Karut Marut di Balik Panggung Semarak Sulteng Nambaso
Ancam kerusakan lingkungan dan rugikan negara, aktivis-pakar soroti penanganan PETI di Sulteng/Ist

Palu

Kisruh Tambang Ilegal di Palu: Keterlibatan Oknum Pejabat hingga Lemahnya Penegakan Hukum
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid hadiri ground breaking pembangunan Huntap Tondo II, Kamis (5/1/2023)/hariansulteng

Palu

Ramai Isu Penculikan Anak di Kota Palu, Hadianto Perintahkan Dishub dan Satpol PP Patroli Rutin
Rukly Chahyadi, seorang advokat dari Palu, baru-baru ini menerima penghargaan Sahabat Saksi dan Korban (SSK) Inspiratif/Ist

Palu

Rukly Chahyadi, Advokat Asal Palu Sabet Penghargaan Sahabat Saksi dan Korban Inspiratif
Sebuah truk tertimbun longsor di area PETI Poboya. (Foto: Istimewa)

Palu

Insiden Fatal Sepanjang 2025: Longsor Jadi Pembunuh Utama di Area PETI Poboya
Masyarakat menyerbu pasar murah di Perum Bulog Kantor Wilayah Sulteng, Jalan Moh Hatta, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Selasa (8/3/2022)/hariansulteng

Palu

Bulog Sulteng Gelar Pasar Murah Hingga Besok, Minyak Goreng Jadi Buruan Warga
Rektor Untad, Mahfudz saat meninjau lokasi pelaksanaan UTBK SBMPTN 2022, Selasa (17/5/2022)/Ist

Palu

Ujian SBMPTN Dimulai, Rektor Untad Pastikan Peserta Ketahuan Curang Langsung Gugur