Home / Sulteng

Rabu, 30 November 2022 - 21:37 WIB

Tawuran Mahasiswa Fakultas Teknik Untad Berujung Damai dan Jabat Tangan

Tawuran mahasiswa Fakultas Teknik Untad berujung damai dan jabat tangan, Rabu (30/11/2022)/Ist

Tawuran mahasiswa Fakultas Teknik Untad berujung damai dan jabat tangan, Rabu (30/11/2022)/Ist

HARIANSULTENG.COM – Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof Mahfudz mempertemukan kedua pimpinan organisasi mahasiswa yang terlibat tawuran di fakultas teknik, Rabu (30/11/2022).

Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (Warek Bima) Untad, Sagaf dan Dekan Fakultas Teknik Untad, Andi Rusdin.

“Kejadian kemarin menjadi pembelajaran bagi kita semua karena dampaknya sangat kurang baik. Sangat disayangkan terjadi keributan hanya karena persoalan sepele dan fakultas terpaksa meliburkan sementara perkuliahan,” kata Rektor Mahfudz.

Dalam pertemuan itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Fakultas Teknik Untad, Noor Fauzi meminta maaf dan sepakat ingin berdamai.

Baca juga  Ujian SBMPTN Dimulai, Rektor Untad Pastikan Peserta Ketahuan Curang Langsung Gugur

Mahasiswa kelahiran 18 Februari 2022 itu mengaskan bahwa tawuran terjadi disebabkan adanya kesalahpahaman saat pertandingan futsal.

“Saya meminta maaf atas insiden yang kemarin. Insiden itu terjadi akibat adanya gesekan di pertandingan futsal, tidak ada kaitannya dengan hasil pemilihan rektor seperti isu yang beredar. Mewakili teman-teman teknik sipil, saya meminta maaf jika sudah membuat kegaduhan,” ucap Fauzi.

Ungkapan senada juga disampaikan Safril Sahril sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Fakultas Teknik Untad.

“Pertemuan ini untuk mempererat kembali tali persaudaraan. Selaku ketua himpunan mahasiswa mesin, saya memohon maaf kepada teman-teman teknik sipil. Kita serumpun di fakultas teknik, kita sama-sama menjaga nama baik. Saya berharap setelah ini kita semua damai,” ujarnya.

Baca juga  Deretan Teror Dialami Sejumlah Dosen Untad Usai Ungkap Dugaan Korupsi di Kampus

Di akhit pertemuan, Fauzi dan Safril saling bersalaman dengan menyatukan kepalan tangan bersama Mahfudz selaku pimpinan universitas.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Mesin dan Teknik Sipil Universitas Tadulako (Untad) terlibat tawuran, Selasa (29/11/2022) sore.

Dari video beredar, terlihat mahasiswa berhamburan saling serang dengan menggunakan batu dan kayu.

Kejadian itu terjadi di kawasan Fakultas Teknik Untad, atau tepat di sisi barat dari Gedung Pascasarjana. (Sub)

Share :

Baca Juga

Hilang saat mencari kepiting, warga di Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala ditemukan meninggal/Ist

Donggala

Hilang saat Mencari Kepiting, Warga di Banawa Selatan Donggala Ditemukan Meninggal
Ilustrasi - Kapolresta Palu, Kombes Barliansyah memimpin apel pasukan pengamanan Operasi Ketupat Tinombala 2022 beberapa waktu lalu/Polresta Palu

Palu

Polresta Palu Terjunkan 550 Personel Amankan Munas XI KAHMI
Dugaan aktivitas PETI di lahan kontrak karya milik CPM, Kelurahan Poboya, Kota Palu/Ist

Palu

CPM Serukan Kerja Sama Pemda-Masyarakat Atasi Tambang Ilegal di Poboya
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Palu, dr Royke Abraham menghadiri puncak apresiasi Duta GenRe Kota Palu 2024, Minggu (8/12/2024)/Pemkot Palu

Palu

Kadis DP2KB Kota Palu Harap Duta GenRe Jadi Contoh Positif Generasi Muda
Polisi mengamankan 3 terduga pengedar narkoba jenis sabu di Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Polisi Ringkus 3 Pengedar Narkoba di Palu, Sita 100,64 Gram Sabu
Dilepas Longki Djanggola, Hidayat-Anca naik mobil jip terbuka daftar ke KPU Kota Palu, Rabu (28/8/2024)/hariansulteng

Palu

Dilepas Longki Djanggola, Hidayat-Anca Naik Mobil Jip Terbuka Daftar ke KPU Kota Palu
Rahmi (kiri) ditemukan di sebuah kost usai dilaporkan hilang, Selasa (30/11/2021) malam/Ist

Sigi

Viral Bawa Uang Nasabah Rp 75 Juta, Pegawai Amartha Ditangkap di Kost Bersama Pria di Sigi
Wakasatgas V  Humas Ops Madago Raya 2022 Akbp Yudho Huntoro saat melakukan kegiatan kemitraan dengan awak media di Poso,(22/02/22)

Poso

Wakasatgas V Humas Ops Madago Raya : Pentingnya Soft Approach Dalam Penanganan Terorisme di Poso