Home / Uncategorized

Sabtu, 3 Mei 2025 - 20:08 WIB

Respons Sarkas DPRD Sulteng soal Jalan Nasional Ditutup untuk Event BERANI Drag: Naheba!

Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu ditutup untuk event BERANI Drag, Sabtu (03/05/2025)/hariansulteng

Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu ditutup untuk event BERANI Drag, Sabtu (03/05/2025)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Wakil Ketua DPRD Sulteng, Aristan memberikan komentar sarkas mengenai ajang balapan BERANI Drag Race dan Drag Bike.

Event ini digelar mulai 3-4 Mei 2025 di Jalan Sam Ratulangi depan Kantor Gubernur Sulteng, yang merupakan jalan nasional di Kota Palu.

Pantauan hariansulteng.com, Sabtu (03/05/2025), sepanjang Jalan Sam Ratulangi telah ditutup selama balapan berlangsung.

“Saya baru tahu kalau ada penutupan jalan karena sedang dalam perjalanan ke Pantai Barat. Luar biasa itu idenya kalau jalan nasional sampai ditutup untuk kegiatan balapan. Saya mau bilang naheba (hebat),” kata Aristan via telepon.

Menurut Aristan, kebijakan ini justru mengganggu kenyamanan banyak pengguna jalan dan kepentingan publik.

M Fathur Anwar menjadi sosok penting di balik event BERANI Drag. Putra Gubernur Sulteng Anwar Hafid itu didapuk sebagai ketua panitia.

Baca juga  Kenang Tragedi di Stadion Kanjuruan Malang, Polres Tolitoli Gelar Doa Bersama

Aristan menilai para pejabat dan keluarganya harus memberikan contoh yang baik, bukan malah menyelenggarakan acara yang menimbulkan keresahan masyarakat.

“Harusnya digelar di arena atau tempat yang semestinya. Jadi pejabat bolehlah makan puji, tapi jangan keterlaluan. Di tengah efisiensi begini malah buat kegiatan semacam itu. Apalagi mengganggu akses publik,” ucap Aristan.

Agus, seorang pengendara mengeluhkan penutupan Jalan Sam Ratulangi karena dianggap sangat menyulitkan aktivitas warga dan pengguna jalan lainnya.

“Ini jalanan umum dan vital karena berada di depan kantor gubernur dan DPRD. Banyak kendaraan yang harus memutar. Apakah diizinkan kalau warga yang menutup jalan? Jangan semena-mena dan seedak jidat kalau mau bikin kegiatan,” ketusnya.

Media ini melakukan peliputan langsung di venue BERANI Drag. Pihak panitia meminta biaya masuk sebesar Rp40 ribu. Sementara parkir motor dikenakan tarif Rp10 ribu.

Baca juga  Sambut HUT Kemerdekaan, Habib Rotan Pimpin Zikir Akbar Kerukunan Keluarga Besar Pesolino

Kami mencoba menjelaskan tujuan kedatangan untuk melakukan peliputan. Namun panitia tetap kekeh meminta bukti tiket gelang sebagai tanda masuk.

Tiket gelang tanda masuk ke arena BERANI Drag/Ist

Tiket gelang tanda masuk ke arena BERANI Drag/Ist

Ketua Panitia BERANI Drag Race, M Fathur Anwar menegaskan tidak ada pengenaan biaya bagi pers saat melakukan peliputan.

“Untuk pers gratis. Kami akan evaluasi kalau begitu soal pemungutan uang masuk. Kami pastikan besok tidak ada lagi pungutan-pungutan seperti itu,” ujar Fathur.

Mengenai penutupan jalan yang menuai sorotan publik, ia menjelaskan bahwa Jalan Sam Ratulangi pernah menjadi lokasi ajang serupa 16 tahun lalu.

“Sejarah itu yang coba kami bangkitkan dan menjadi acuan kegiatan otomotif di Sulawesi Tengah. Mengapa kami tidak menggunakan sirkuit? Sebab kami menunggu perbaikan Sirkuit Panggona supaya semakin proper untuk event-event race selanjutnya,” jelasnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Ketua MPC Pemuda pancasila Kabupaten Morowali saat foto bersama dengan Ketua SAPMA Kabupaten Morowali. (IST)

Uncategorized

Bupati Morowali Jabat Ketua MPC PP, Ketum HIPMI Jabat Ketua SAPMA
Ilustrasi buruh menuntut kenaikan upah minimum/KSPI

Nasional

Puluhan Ribu Buruh dan Mahasiswa Bakal Kepung Istana Besok
Anggota teroris MIT, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang/Ist

Uncategorized

Pasca Satu Teroris MIT Ditembak Mati di Parimo, Polisi Sita 39 Barang Bukti Termasuk Bom
Celebes Bergerak gelar diskusi KBGS bersama anak muda di Kelurahan Kabonena, Kota Palu/Ist

Uncategorized

Dorong Kelurahan Ramah Gender, Celebes Bergerak Kenalkan soal KBGS ke 25 Anak Muda Kabonena
Ilustrasi Densus 88 Antiteror Polri/Anadolu Agency

Nasional

3 Tokoh Agama Jadi Tersangka Terorisme, Seruan Jihad Lawan Densus 88 Beredar
RS Budi Agung Palu/hariansulteng

Uncategorized

Direktur RS Budi Agung Palu Minta Maaf Terkait Keluhan Pasien: Kami akan Evaluasi
Tim SAR gabungan melakukan pencarian Magsion Mbatono (69), warga Desa Wawondula, Kabupaten Morowali Utara/Ist

Uncategorized

SAR Morowali Bantu Cari Warga Diduga Jatuh di Sungai Wawondula
PN Pasangkayu melakukan pemeriksaan setempat terkait sengketa tanah bekas bioskop di Desa Tampaure, Kecamatan Bambaira, Kamis (14/9/2023)/hariansulteng

Uncategorized

PN Pasangkayu Lakukan Pemeriksaan Setempat Kasus Sengketa Tanah Bekas Bioskop di Desa Tampaure