Home / Sulteng

Kamis, 31 Agustus 2023 - 16:39 WIB

Respons Jokowi soal Penyintas Masih Banyak Tinggal di Huntara Pascagempa Sulteng 2018

Presiden Jokowi berkunjung ke Pasar Masomba, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (30/8/2023)/hariansulteng

Presiden Jokowi berkunjung ke Pasar Masomba, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (30/8/2023)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi terkait proses pembangunan hunian tetap (huntap) pascagempa di Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun 2018.

5 tahun pascabencana, masih terdapat penyintas yang tinggal di shelter pengungsian atau hunian sementara (huntara).

Jokowi mengaku belum menerima laporan terakhir terkait jumlah huntap yang telah dibangun. Hal itu ia utarakan disela kunjungannya ke Kota Palu, Rabu (30/8/2023).

“Saya belum mendapat laporan terakhir. Yang jelas kita bangun kan sudah ribuan, baik yang swasta maupun dari Kementerian PUPR. Nanti akan saya cek lagi, kekurangannya berapa akan kita lanjutkan,” kata Jokowi.

Baca juga  Ahmad Ali Kritik Seleksi Akpol Polda Sulteng, Singgung Kuota Putra Daerah

Mengutip laman resmi Kementerian PUPR yang dirilis 27 Maret 2023, pembangunan huntap dilakukan di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi sebanyak 5.732 unit.

Pembangunan tahap pertama sebanyak 1.679 unit telah selesai tahun 2022 lalu dan sudah mulai dihuni oleh masyarakat.

“Saat ini kami tengah melaksanakan pembangunan tahap kedua sebanyak 4.053 unit. Para calon penghuninya juga sudah terverifikasi. Kami targetkan pembangunan tahap kedua ini bisa tuntas seluruhnya pada Desember 2023,” ungkap Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II Direktorat Jenderal Perumahan, Bakhtiar.

Baca juga  711 Anak Buahnya Naik Pangkat, Kapolda Sulteng Ingatkan Personel Hadir di Tengah Masyarakat

Melansir hasil monitoring SKP-HAM Sulteng, sebanyak 327 huntap di Kota Palu telah dibangun dari 2.998 kebutuhan.

Sementara di Sigi, kebutuhan huntap sebanyak 1.383 unit (terbangun 730 unit) dan kebutuhan huntap di Donggala mencapai 1.390 unit (terbangun 622 unit).

Secara keseluruhan, kebutuhan huntap pascagempa Sulteng 2018 mencapai 8.449 unit. Adapun progres yang dilaksanakan NGO 29,7 persen, pemerintah (non CERC – CSRRP) 1,96 persen, PUPR (CERC – CSRRP) 19,9 persen dan belum dibangun sebesar 48,4 persen. (Red)

Share :

Baca Juga

Satgas Pangan Polda Sulteng sidak pasar menindaklanjuti viralnya temuan Minyakita yang tak sesuai takaran, Selasa (11/03/2025)/Ist

Palu

Sidak Pasar, Satgas Pangan Polda Sulteng Temukan Minyakita Tak Sesuai HET dan Takaran
Pencarian hari kesepulu korban hilang akibat banjir bandang di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong ditutup/istimewa 

Parigi Moutong

Pencarian Korban Banjir Bandang Torue Parigimo Ditutup
Mobil terbalik di Jalur Kebun Kopi terbalik diduga akibat kondisi jalan yang licin, Minggu (13/3/2022)/Instagram @satlantaspolresparimo

Sulteng

Jalanan Licin Akibat Hujan, Mobil Terbalik di Kebun Kopi
73 KK terdampak banjir di Desa Desa Sausu Pakareme, Kecamatan Sausu, Parigi Moutong, Minggu (8/6/2025). (Sumber: BPBD Sulteng)

Parigi Moutong

Sungai Meluap, 73 KK Terdampak Banjir di Desa Sausu Pakareme Parimo
Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menggelar syukuran dan buka puasa bersama, Senin (03/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Buka Puasa Bersama Forkopimda Kota Palu, Hadianto Cerita Pengalaman Selama Retret
Aksi Cepat Tanggap cabang Palu memberikan harga qurban terjangkau demi mudahkan calon perqurban./istimewa humas ACT

Palu

ACT Palu Beri Harga Qurban Hanya Rp 1,6 Juta : Demi Mudahkan Calon Pequrban
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM), Selasa (18/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Pemkot Palu Gelar Gerakan Pangan Murah Selama 2 Hari di Bulan Ramadan
Azzahra Permatahani raih medali emas pertama PON 2024 untuk Sulawesi Tengah/Ist

Olahraga

Azzahra Permatahani Raih Medali Emas Pertama PON 2024 untuk Sulawesi Tengah