Home / Parigi Moutong

Minggu, 21 Agustus 2022 - 19:39 WIB

Niat Pergi Memancing, Nelayan di Parimo Hilang

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu kembali menerima laporan terkait satu orang nelayan yang belum kembali saat pergi menjala ikan/istimewa

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu kembali menerima laporan terkait satu orang nelayan yang belum kembali saat pergi menjala ikan/istimewa

HARIANSULTENG.COM, PARIMOKantor Pencarian dan Pertolongan Palu kembali menerima laporan terkait satu orang nelayan yang belum kembali saat pergi menjala ikan.

Korban dilaporkan hilang di perairan Sidoan, Kecamatan Sidoang, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (21/8/2022) pagi

Indentitas korban bernama Rasyid Tulung (57 thn), warga desa Sidoan Timur dan kesehariannya sebagai petani.

Dari keterangan pelapor diketahui korban berangkat menjala ikan pada Jumat sore (19/8) menggunakan perahu katinting berwarna putih di perairan desa Sidoan dan kebiasaan korban selalu pulang di jam-jam 11 malam namun hingga saat ini korban belum juga kembali.

Baca juga  BREAKING NEWS: Satgas Madago Raya Kembali Kontak Tembak dengan Teroris MIT di Parimo

Aparat desa setempat dan keluarga telah melakukan pencarian dan menemukan perahu milik korban di desa Sintuvu Raya pada posisi sekitar 6 mil dari lokasi kejadian sementara korban tidak ditemukan hingga saat ini.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberangkatkan tim rescue dari Pos SAR Parigi yang berjumlah 4 orang ke lokasi kejadian.

“Tim rescue Pos SAR Parigi telah berada dilokasi kejadian dan pencarian saat ini sedang berlangsung. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan dibantu oleh nelayan setempat”, terang Andrias Hendrik Johannes selaku Kepala Kantor Pencarian.

Baca juga  Seorang Nelayan di Buol Hilang saat Memancing di Perairan Desa Lilito

Sementara itu Koordinator lapangan Eslam Pasorongan mengatakan penyisiran dilakukan dari lokasi kejadian hingga ke lokasi perahu korban ditemukan.

“Tadi kami sudah mendapatkan titik koordinat dimana tempat korban menjala ikan dan memulai penyisiran dari lokasi tersebut hingga ditempat perahu korban ditemukan, ucapnya.

Turut serta dalam pencarian BPBD Kab. Parigi, Polairud Polres, Polsek Sidoan, Babinsa, Babinkamtibmas, Kades Sidoan Timur, Sekcam Sidoan dan nelayan setempat. (Slh)

 

Share :

Baca Juga

Kapolres Parimo, AKBP Jovan Reagan Sumual memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan TPS dan rekapitulasi pemungutan suara ulang (PSU), Sabtu (12/04/2025)/Ist

Parigi Moutong

Apel Pergeseran Pasukan Jelang PSU, Kapolres Parimo Ingatkan Personel Hindari Sikap Arogan
Ahmad Ali menggelar pertemuan bersama masyarakat Kecamatan Moutong, Jumat (5/7/2024)/hariansulteng

Parigi Moutong

Usung Program Asuransi Pertanian, Ahmad Ali: Saya Tidak Janjikan Bantuan Lewat Kartu-kartu
Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Sulteng, Dedi Askary/hariansulteng

Parigi Moutong

Beda Keterangan Komnas HAM dan Polisi Soal Situasi Pascademo Ricuh di Parigi Moutong
Ratusan kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak banjir di Desa Sausu Peore, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Senin (14/04/2025)/Ist

Parigi Moutong

175 KK Terdampak Banjir di Desa Sausu Peore Parigi Moutong
Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi gelar konferensi pers terkait hasil uji balistik kasus penembakan warga di Parimo, Rabu (2/3/2022)/Ist

Parigi Moutong

Hasil Uji Balistik Keluar, Polda Sulteng Umumkan Pelaku Penembakan Warga di Parimo
Basri saat menceritakan kakaknya meninggal dunia karena telat dibawa ke rumah sakit akibat ada unjuk rasa sambil memblokir jalan di Parimo/Ist

Parigi Moutong

Buntut Aksi Blokir Jalan di Parimo, Warga Meninggal karena Terhalang Dibawa ke RS
73 KK terdampak banjir di Desa Desa Sausu Pakareme, Kecamatan Sausu, Parigi Moutong, Minggu (8/6/2025). (Sumber: BPBD Sulteng)

Parigi Moutong

Sungai Meluap, 73 KK Terdampak Banjir di Desa Sausu Pakareme Parimo
Sejumlah alat berat beroperasi di lokasi penambangan emas ilegal Kecamatan Taopa. (Sumber: Ist)

Parigi Moutong

Cerita Warga Sering Lihat Oknum Polisi di Lokasi PETI Taopa dan Moutong