Home / Parigi Moutong / Poso / Sigi / Sulteng

Rabu, 12 Januari 2022 - 00:08 WIB

MUI Sulteng Minta Masyarakat Terbuka Beri Informasi Jika Melihat 3 Teroris MIT

Sisa kelompok teroris MIT/Ist

Sisa kelompok teroris MIT/Ist

HARIANSULTENG.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengajak masyarakat mendukung upaya TNI-Polri dalam memberantas teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Masyarakat khususnya di wilayah operasi diimbau memberikan informasi sekecil apapun kepada aparat jika mengetahui keberadaan kelompok MIT.

“Masyarakat harus bersinergi dengan aparat. Memberikan informasi secara terbuka ketika mengetahui di mana mereka (MIT, red) berada,” kata Wakil Ketua MUI Sulteng, Prof Sagaf S Pettalongi, Rabu (12/1/2022).

Kelompok teroris MIT saat ini diketahui tersisa 3 orang pascatewasnya Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang belum lama ini.

Baca juga  Amankan Senjata Api hingga Bom Rakitan, Polda Sulteng Pastikan Operasi Madago Raya Berlanjut

Mereka adalah Askar alias Alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Prajurit TNI-Polri tergabung dalam operasi Madago Raya terus melakukan pengejaran di wilayah Kabupaten Poso, Sigi dan Parigi Moutong.

Dengan jumlah tersebut, Sagaf meyakini kondisi MIT semakin terdesak dan tak lagi memiliki kekuatan.

Di sisi lain, ia tak menampik sebagian masyarakat masih enggan membeberkan informasi karena keselamatannya terancam jika melapor.

Baca juga  Cegah Serangan Teroris MIT, Personel Bersenjata Lengkap Diterjunkan dalam Operasi Keselamatan Tinombala

“Harus diakui terkait teroris ini, masih ada kelompok masyarakat yang mungkin belum terbuka ketika bertemu karena ada ancaman dan sebagainya. Khususnya warga di wilayah pelosok,” kata Sagaf.

“Ini semacam perang gerilya di hutan. Maka yang tahu pasti itu masyarakat, aparat sulit melacak secara detail. Aparat bisa mendeteksi jika ada laporan dari masyarakat,” tutur Rektor UIN Datokarama tersebut. (Agr)

Share :

Baca Juga

Alat berat jenis ekskavator terparkir di sekitar area PETI Taopa. (Foto: Istimewa)

Parigi Moutong

Rencana Penertiban Diduga Bocor, Cukong PETI Taopa Sembunyikan Alat Berat
Satuan Polisi Pamong Praja (Sarpol PP) bersama OPD terkait membersihkan reklame di sejumlah titik di Kota Palu, Sulawesi Tengah/Pemkot Palu

Palu

Satpol PP Kota Palu Bersihkan Reklame Tak Berizin
Ilustrasi/Ist

Palu

Geger Penemuan Bayi di Jalan Soekarno Hatta Palu, Polisi Buru Orang Tuanya
Ilustrasi gempa bumi

Palu

Selang 3 Hari, Palu Kembali Diguncang Gempa Saat Tengah Malam
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menghadiri rapat persiapan Bandara Mutiara Sis Aljufri dalam melayani penerbangan internasional, Selasa (16/09/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Wawali Palu Ikuti Rapat Persiapan Bandara Mutiara Sis Aljufri Layani Penerbangan Internasional
PSMTI Sulteng menggelar buka puasa bersama di hari ke ke-26 Ramadan 1446 H, Rabu (26/03/2025)/hariansulteng

Palu

Gaungkan Toleransi, PSMTI Sulteng Buka Puasa Bersama Difabel dan Tokoh Lintas Agama
Istri Agustakari (tengah) bersama kuasa hukumnya di PN Donggala/Ist

Sigi

Terdakwa Kasus Penganiayaan Petani di Sigi Divonis 4 Tahun Penjara, Keluarga Korban Merasa Berat Hati
Massa Aliansi Aliansi Peduli Lingkungan Sulteng menyuarakan masalah PETI di depan Kantor DPRD Sulteng, Kamis (26/6/2025). (Sumber: Ist)

Palu

Demo Aliansi Peduli Lingkungan Sulteng Desak Penutupan Tambang Ilegal di Parigi Moutong