Home / Nasional

Kamis, 22 Agustus 2024 - 16:55 WIB

MPI Gelar Diskusi Bahas Isu Lingkungan, Yudi Prasetyo: Hilirisasi Harus Menyasar Semua Sektor

Merah Putih Institute (MPI) menggelar diskusi bertajuk

Merah Putih Institute (MPI) menggelar diskusi bertajuk "Hilirisasi dan Lingkungan: Bagaimana Masa Depan Ruang Hidup Kita?", Rabu (21/8/2024)/Ist

HARIANSULTENG.COM, NASIONAL – Organisasi Merah Putih Institute (MPI) menggelar diskusi bertajuk “Hilirisasi dan Lingkungan: Bagaimana Masa Depan Ruang Hidup Kita?”, Rabu (21/8/2024).

Kegiatan itu digelar di Perpustakaan Nasional dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari instansi terkait dan pegiat lingkungan.

Mereka di antaranya Tenaga Ahli Menteri LHK Pramu Risanto, Direktur EN Walhi Zenzi Suhadi, Koordinator Nasional PKN Mapala Vivaldi Emri Nobel, serta Ketua Bidang Ekonomi dan Lingkungan MPI Yudi Prasetyo.

Yudi memandang kebijakan hilirisasi merupakan bentuk kemandirian negara dalam mengelola sumber daya alam.

Selain meningkatkan pertumbuhan ekonomi, hilirisasi mampu mengurangi angka kemiskinan dan menurunkan jumlah pengangguran karena terbukanya lapangan pekerjaan baru. Kemudian hilirisasi harus menyasar pada semua sektor baik kelautan maupun pariwisata.

“Dalam hal ini tentunya wajib mengedepankan kaidah-kaidah lingkungan sebagaimana pasal 33 ayat 3 yang berbasis wawasan lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan agar pelestarian lingkungan bisa dilakukan secara maksimal,” ujarnya.

Baca juga  Tolak JHT Cair di Usia 56 Tahun, Hotman Paris Tantang Menaker Ida Fauziyah Debat Terbuka

Pada kesempatan itu, Yudi nenyarankan agar kebijakan hilirisasi ini tidak terfokus pada sektor pertambangan semata.

Sebab, kata dia, pertambangan sangat memungkinkan terjadinya deforestasi yang akan berdampak pada rusaknya lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat sekitarnya.

“Kebijakan hilirisasi ini tentu harus melihat dampak positif dan negatifnya. Karena hilirisasi dapat memungkinkan menarik minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Selain itu pemerintah harus tegas dalam penegakan hukum,” ungkap Yudi.

Menurutnya, kondisi lingkungan hari ini kian parah dan sangat mengancam ruang hidup rakyat apabila kebijakan hilirisasi ini terus memprioritaskan sektor pertambangan.

Bagi Yudi, ketika pertambangan dijadikan sebuah upaya untuk peningkatan kesejahteraan, maka negara gagal dalam menerjemahkan UUD 1945 yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Baca juga  Heboh Tanah Bergerak Mirip Likuifaksi di Palu Pascagempa di Pasaman Sumbar, Ini Kata BNPB

“Olehnya pemerintah harus bertanggung jawab atas segala persoalan kebangsaan tanpa harus mengorbankan anak bangsa,” ujar pria yang merupakan kader Lembaga Pariwisata Dan Pecinta Alam Mahasiswa Islam (LEPPAMI) HMI Cabang Palu tersebut.

Yudi berharap, diskusi ini dapat melahirkan solusi dan menjadi titik balik dalam melihat persoalan lingkungan yang menggunakan basis Sustainable Development Goals (SDGs).

MPI merupakan organisasi kepemudaan yang tersebar di setiap provinsi dan kabupaten/kota yang selalu mengadakan forum-forum diskusi tentang kondisi kebangsaan.

Ketua MPI, Safrudin Abas berharap forum-forum diskusi semacam ini harus terus terjaga dan melibatkan masyarakat luas.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada narasumber dan seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini,” ucap Safrudin.

(Red)

Share :

Baca Juga

Anggota DPR RI, Beniyanto Tamoreka. (Foto: Istimewa)

Nasional

Beniyanto Tamoreka: Legalisasi Tambang Ilegal Tak Boleh Serampangan
Ilustrasi - Aksi mahasiswa di depan Kantor DPRD Sulawesi Tengah, Senin (11/4/2022)/hariansulteng

Nasional

Pasal 273 RKUHP: Demo Tanpa Izin Dipenjara Satu Tahun
Presiden Jokowi/Sekretariat Negara

Nasional

Presiden Jokowi Bebaskan Masyarakat Lepas Masker di Luar Ruangan
Ilustrasi: aplikasi di smartphone

Nasional

Belum Daftar PSE, Kominfo Bakal Blokir Whatsapp, Instagram Hingga Google Besok?
Rakyat Bergerak lewat Musyawarah Rakyat Indonesia/istimewa

Nasional

Rakyat Bergerak lewat Musyawarah Rakyat Indonesia.  
Ribuan massa menggelar aksi demo protes Perpu Cipta Kerja/Ist

Nasional

Ribuan Massa Gelar Demo Tolak Perpu Cipta Kerja
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi/Biro Humas Kemendag

Nasional

Mendag Lutfi Minta Maaf Usai 2 Kali Mangkir dari Rapat DPR Soal Minyak Goreng
Prajurit TNI Satgas Yonif 123/Rajawali membantu ibu melahirkan di Kampung Kalimaro, Papua, Minggu (16/1/2022) dini hari/Puspen TNI

Nasional

Bermodal Cahaya Senter, Prajurit TNI Bantu Ibu Melahirkan di Papua