Home / Nasional / Parigi Moutong

Senin, 14 Februari 2022 - 18:24 WIB

Mabes Polri “Turun Gunung” Usut Tewasnya Warga di Parimo Saat Pengamanan Unjuk Rasa

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo/Humas Polri

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo/Humas Polri

HARIANSULTENG.COM, NASIONAL – Kasus tewasnya warga di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, saat aksi unjuk rasa mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

Bahkan, Markas BesarĀ Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) turut menurunkan tim ke lokasi untuk mengungkap insiden naas tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (14/2/2022).

Dedi menjelaskan, kehadiran tim Mabes Polri untuk membantu Bid Propam Polda Sulawesi Tengah.

“Hari ini sesuai perintah Bapak Kapolri, memerintah satu tim dari Propam dan Humas Polri untuk berangkat ke Sulawesi Tengah dan Parigi Moutong,” kata Irjen Dedi.

Baca juga  Ancam Kebebasan Pers, Jurnalis dan Masyarakat Sipil di Palu Gelar Aksi Tolak RUU Penyiaran

Jenderal dua bintang itu memastikan kasus kematian warga Parigi Moutong (Parimo) atas nama Erfaldi (21) akan diusut tuntas.

Dedi mengatakan, Polri telah berkomitmen untuk menindak tegas anggota yang terbukti melanggar aturan dan standar operasional prosedur (SOP).

Dalam proses pembuktiannya, tim Lapfor Polda Sulteng dihadirkan dan hasilnya akan dipantau serta dimonitor Propam bersama Humas Polri.

“Komitmen pimpinan Polri sangat jelas, kami akan menindak secara tegas terhadap siapapun anggota yang terbukti bersalah dalam peristiwa yang terjadi di Parigi Moutong,” kata Dedi.

Baca juga  Lelah Saat Mudik, Ini Lokasi Rest Area dan Pos Pengamanan di Jalan Trans Wilayah Parimo

Mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu menyebut pihaknya akan transparan menyampaikan hasil pembuktian secara ilmiah kepada masyarakat.

“Penegakan hukum secara internal di Polri tidak berandai-andai, semua berdasarkan fakta dan bukti hukum di TKP. Proses pembuktiannya pun harus secara ilmiah. Apabila hasilnya sudah ada, akan disampaikan Kapolda Sulawesi Tengah langsung,” terang Irjen Dedi. (Fkr)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi gempa bumi

Nasional

Gempa Kuat di Sulbar Terasa Hingga Palu, Barang-barang Ikut Bergoyang
Serikat buruh menggelar demo tuntut upah layak dan mencabut UU Cipta Kerja di Depan Kantor DPRD Kota Palu, Rabu (24/11/2021)/hariansulteng

Nasional

MK Sebut Omnibus Law Bertentangan dengan UUD 1945
Brigjen TNI Farid Makruf bersama anggotanya memburu teroris MIT di wilayah Poso, Sigi dan Parigi Moutong/Ist

Parigi Moutong

7 Teroris MIT Tewas Akibat Kontak Tembak Sepanjang 2021, Mayoritas di Parigi Moutong
Anggota DPR rayakan ulang tahun Puan Maharani di tengah demo kenaikan harga BBM, Selasa (6/9/2022)/Ist

Nasional

Puan Maharani Rayakan Ulang Tahun Saat Massa Demo Kenaikan BBM di Depan DPR
Ilustrasi gempa bumi

Nasional

Gempa 6,7 Magnitudo Guncang Banten, Terasa Hingga Bandung
Kerusakan rumah warga akibat gempa magnitudo 6,1 di Pasaman Barat, Sumatera Barat, Jumat (25/2/2022)/Ist

Nasional

7 Warga Meninggal Akibat Gempa Magnitudo 6,1 di Pasaman Barat
PLTA di Bambalano dari PT Vale Indonesia Tbk

Nasional

PT Vale membukukan EBITDA yang lebih tinggi sebesar 477 juta Dollar pada tahun 2022
Tangkapan drone saat puluhan armada polisi memukul mundur massa aksi di Jl Trans Sulawesi, Kecamatan Tinombo Selatan, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/2/2022) malam/Ist

Parigi Moutong

Pemuda Tewas Tertembak Saat Aksi Tolak PT Trio Kencana di Parimo, Polisi: Masih Kami Cek