Home / Sulteng

Jumat, 7 April 2023 - 07:38 WIB

Komentari Reaksi Dekanat atas Kritikan BEM, Mahasiswa FEB Untad Heran Nilai Skiripsinya Berubah Jadi E

Ilustrasi - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako/Ist

Ilustrasi - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako/Ist

HARIANSULTENG.COM – Seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tadulako (FEB Untad), berinisial F mengaku bingung ketika mengetahui nilai skripsinya berubah dari A- menjadi E.

F menduga perubahan nilai itu berkaitan dengan komentarnya atas reaksi dekanat terhadap kritik keras Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB Untad mengenai pelayanan loket akademik.

Saat itu pada Rabu (5/4/2023), F meneruskan chat Wakil Dekan Bidang Akademik (Wadek 1) FEB Untad yang meminta penilaian jujur dari mahasiswa usai unggahan BEM viral di media sosial.

F meneruskan chat tersebut ke salah satu grup Whatsapp disertai beberapa komentar. Ia tak menyangka cuitannya itu tersebar hingga diketahui wakil dekan bidang akademik.

“Saya dihubungi orang prodi, katanya bapak sangat marah soal chat saya di grup itu. Awalnya saya belum tahu nilaiku telah diubah, tetapi sudah curiga. Pas saya cek, ternyata nilaiku berubah dari sebelumnya A- menjadi E. Itu skripsi,” ujarnya, Kamis (6/4/2023).

Baca juga  Jelang PKKMB Untad 2022, Muncul Petisi Tolak Mahasiswa Baru Dibotak

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Lukman menjelaskan bahwa hasil akhir dari sebuah ujian skripsi tidak bisa serta merta diubah.

Sehingga dirinya akan menanyakan persoalan tersebut saat pertemuan dengan seluruh wakil dekan di lingkup Untad pada 10 April 2023.

“Dalam panduan akademik, kalau sudah ujian (skripsi) minimal nilainya itu B, bahkan tidak diizinkan lagi dilakukan perubahan. Kebetulan ada pertemuan hari Senin, saya akan bicara dengan semua wakil dekan supaya menjadi perhatian,” tutur Lukman.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Dekan Bidang Akademik FEB Untad, Fikry Karim menyebut masalah mahasiswa F tidak berkaitan dengan unggahan BEM.

Baca juga  Jadi Tuan Rumah, Pemkot Palu-FEB Untad Bahas Rencana Simposium Nasional Akuntansi Indonesia

Namun ketika ditanya apakah lantaran komentar F di grup Whatsapp, dirinya hanya menjelaskan mengenai aturan pemberian sanksi pelanggaran bagi mahasiswa.

“Saya pastikan bukan karena postingan BEM. Aturan mengenai etika telah banyak diatur, silahkan dibaca,” kata Fikry sambil menunjukkan dokumen Peraturan dan Pedoman Akademik Untad.

Fikry mengatakan, proses penilaian terhadap mahasiswa F belum selesai meskipun telah mengikuti proses yudisium.

“Proses penilaian dari prodi belum selesai. Proses rekognisi itu dinamis, bisa saja batal kalau ditemukan hal-hal yang tidak benar,” imbuhnya.

“Beberapa prodi itu melakukan perubahan. Ada dari E bisa kita kasih lulus karena jaminan dari prodi, begitu pula sebaliknya. Jadi semua berdasarkan aturan, dari prodi tidak langsung. Kalau ada keputusan dari prodi kami tindaklanjuti,” kata Fikry menambahkan. (Red)

Share :

Baca Juga

Nur Sangadji (kanan) saat diduga mendapat intimidasi dari Prof Muhammad Basir Cyio (kiri)/Ist

Palu

Diduga Intimidasi Dosen Nur Sangadji, Ketua Senat Untad Basir Cyio Dilaporkan ke Polisi
Sekretariat DPW NasDem Sulteng, Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu/hariansulteng

Sulteng

Tanggapi Kekecewaan Rusdy Mastura hingga Diisukan Pindah Partai, NasDem: Jangan Fitnah Kami
Polda Sulteng musnahkan 29 kilogram narkoba jenis sabu, Senin (21/3/2022)/Ist

Sulteng

Musnahkan 29 Kilogram Sabu, Kapolda Sulteng: 240.277 Orang Terselamatkan
Rutan Palu sembelih 5 hewan kurban pada Iduladha 1444 Hijriah/hariansulteng

Palu

Iduladha di Rutan Palu, Warga Binaan Berkurban 2 Ekor Sapi
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid/hariansulteng

Palu

Undang Nissa Sabyan di HUT Kota Palu Tuai Protes Netizen, Hadianto Minta Maaf
Tingkatkan Keterampilan Warga, Bhayangkari Polsek Basidondo Ajarkan Tata Boga

Tolitoli

Tingkatkan Keterampilan Warga, Bhayangkari Polsek Basidondo Ajarkan Tata Boga
Bakal calon gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Ahmad Ali melakukan safari ke pemuka agama gereja di Parimo/Ist

Parigi Moutong

Kunjungi Pemuka Agama Gereja di Parimo, Ahmad Ali: Sulteng Bisa Jadi Simpul Toleransi Indonesia
Taslim/Ist

Morowali

Tanggapi Rival Politik soal Semut Vs Gajah di Pilkada Morowali, Taslim: Semua Kandidat Putra Terbaik