Home / Palu

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:44 WIB

Kadis P2KB Sulteng Dipolisikan Usai Diduga Menghina Jurnalis

Koordinator KKJ Sulteng, Moh Arief (kanan) mendampingi Rian Afdhal (kiri) saat melapor ke Polresta Palu, Selasa (12/5/2026). (Foto: Istimewa)

Koordinator KKJ Sulteng, Moh Arief (kanan) mendampingi Rian Afdhal (kiri) saat melapor ke Polresta Palu, Selasa (12/5/2026). (Foto: Istimewa)

HARIANSULTENG.COM, PALU – Jurnalis Global Sulteng, Rian Afdhal melaporkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sulawesi Tengah (P2KB Sulteng), drg Herry Mulyadi ke Polresta Palu.

Rian mendatangi Mako Polresta Palu didampingi Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulteng, Selasa (12/5/2026).

Laporan itu berkaitan dengan dugaan penghinaan yang dialami Rian saat mengonfirmasi terkait pedoman jasa pelayanan yang dikeluarkan Herry sewaktu menjabat direktur RSUD Undata.

Alih-alih mendapatkan jawaban, Rian disebut “bodoh” oleh Herry dan menganggap isu yang dipertanyakan tidak berbobot.

Baca juga  Puluhan Pemuda dan Mahasiswa Touna Gelar Aksi Tolak Taman Nasional Kepulauan Togean

“Ucapan seperti itu menunjukkan krisis etika yang serius. Jika tidak sepakat dengan pertanyaan, jawab dengan data, bukan dengan penghinaan,” ujar Koordinator KKJ Sulteng, Moh Arief.

Menurut Arief, pernyataan bernada penghinaan terhadap jurnalis tidak hanya mencederai profesi pers, tetapi juga menunjukkan rendahnya standar komunikasi pejabat publik terhadap kerja-kerja jurnalistik.

KKJ Sulteng menilai tindakan tersebut mencerminkan arogansi kekuasaan dan kegagalan memahami peran pers dalam demokrasi. Jurnalis, kata Arief, bekerja untuk memenuhi hak publik atas informasi dan dilindungi oleh undang-undang.

Baca juga  Dies Natalis ke-13, Pemkot Palu Apresiasi Fakultas Kedokteran Untad Cetak Tenaga Medis

Selain itu, pihaknya Sulteng juga menyoroti permintaan maaf yang hanya disampaikan melalui pesan percakapan, tetapi bukan ke jurnalis yang bersangkutan.

“Permintaan maaf secara pribadi lewat WhatsApp tidak cukup. Pernyataan penghinaan itu terjadi di ruang publik, maka klarifikasi dan permintaan maaf seharusnya juga disampaikan secara terbuka. Ini soal tanggung jawab moral dan etika,” ungkap Arief.

(Red)

Share :

Baca Juga

Pemkot Palu gelar konferensi pers terkait pengurangan penggunaan sampah plastik sekali pakai/hariansulteng

Palu

Bulan Depan, Pemkot Palu Bakal Tindak Tegas Penggunaan Kemasan Plastik Sekali Pakai
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menerima kunjungan komunitas Rumah Merah Putih Difabel Berkarya di ruang kerjanya, Selasa (1/7/2025). (Foto: Pemkot Palu)

Advertorial

Hadianto Tawari Difabel Ruang Usaha di Kompleks Kantor Wali Kota Palu
Kedua kelompok warga yang terlibat bentrok di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu beberapa waktu lalu sepakat berdamai/Ist

Palu

Cabut Laporan Polisi, Dua Kelompok yang Bertikai di Pasar Inpres Manonda Sepakat Damai
Vokalis Drive eks vokalis The Titans, Rizki/Instagram @arizki_official

Palu

Hari Ini, Rizki Drive Ramaikan Malam Puncak Reuni Akbar IKA SMADA Palu di Hutan Kota
Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menghadiri pelaksanaan program aktualisasi nilai-nilai Pancasila, Sabtu (22/7/2023)/Pemkot Palu

Palu

Wakil Wali Kota Palu Hadiri Gerakan Aksi Pancasila Melawan Stunting
Mahasiswa tergabung dalam WIR berunjuk rasa di Kantor DPRD Sulteng, Senin (15/6/2026). (Foto: Istimewa)

Palu

Mahasiswa Demo di Kantor DPRD Sulteng Bawa 10 Tuntutan
Pemkot Palu gelar upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun 2024, Selasa (12/11/2024)/hariansulteng

Palu

Pemkot Palu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2024
Komisioner KPU Palu temui Hadianto Rasyid, Jumat (1/9/2023)/Ist

Palu

Komisioner KPU Palu Temui Wali Kota, Bahas Anggaran Pilkada hingga Jaminan Ketenagakerjaan Badan Adhoc