HARIANSULTENG.COM – PT Daya Guna Lestari (DGL Learning Institute) meneken nota kesepahaman (MoU) bersama Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulawesi Tengah (Disbunnak Sulteng).
PT Daya Guna Lestari merupakan lembaga pelatihan, assessment, dan sertifikasi yang berfokus pada sektor kelapa sawit, serta menjadi mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Penandatanganan dilakukan langsung Direktur Utama PT Daya Guna Lestari, M Gema Aliza Putra, dan Kepala Disbunnak Sulteng, Muhammad Neng dalam rangkaian pembukaan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDM Perkebunan) Tahun 2026 di Hotel Aston Palu.
Kegiatan yang berlangsung pada 14-19 Juni 2026 ini dukungan BPDP dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI.
Kerja sama antara PT Daya Guna Lestari dan Disbunnak Sulteng berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia dan sektor perkebunan.
Direktur Utama PT Daya Guna Lestari, M Gema Aliza Putra menyebut kerja sama yang terjalin merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas SDM perkebunan melalui sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pelatihan profesional.
“Pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi keberlanjutan sektor perkebunan. Kami berharap kerja sama ini dapat memperluas akses pelatihan dan pendampingan bagi pekebun sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing perkebunan di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disbunnak Sulteng, Muhammad Neng menyambut baik kolaborasi tersebut.
Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan perkebunan yang berkelanjutan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memperkuat berbagai program peningkatan kompetensi pekebun dan mendorong lahirnya sumber daya manusia perkebunan yang profesional, produktif, dan mampu menjawab tantangan sektor perkebunan di masa mendatang,” katanya.
PT Daya Guna Lestari bersama pemerintah daerah berharap dapat memperkuat sinergi dalam menciptakan SDM perkebunan yang kompeten, adaptif, dan siap mendukung pembangunan perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan di Sulteng, khususnya Kabupaten Morowali.
(Adv)














