Home / Morowali Utara

Minggu, 5 Januari 2025 - 22:19 WIB

Jatam Desak Polisi Usut Aktivitas Perusahaan Tambang Nikel di Balik Banjir Bandang Morut

Koordinator Jatam Sulteng, Moh Taufik/hariansulteng

Koordinator Jatam Sulteng, Moh Taufik/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, MORUT – Banjir bandang di area pertambangan nikel di Desa Tamainusi, Morowali Utara (Morut), mendapat sorotan dari Jaringan Advokasi Tambang Sulawesi Tengah (Jatam Sulteng).

Jatam mendesak pihak kepolisian memeriksa seluruh kegiatan perusahaan tambang di wilayah tersebut.

Koordinator Jatam Sulteng, Moh Taufik menduga telah terjadi pelanggaran pasal 359 KUHP yang berbunyi “barangsiapa karena kelalaiannya menyebabkan orang lain mati, dipidana penjara paling lama lima tahun penjara”.

Baca juga  Ucapan Duka Banjiri Instagram Nirwana Selle, Pekerja Korban Ledakan Tungku Smelter PT GNI di Morut

Sebab, banjir bandang yang terjadi pada Jumat (03/01/2025) itu menewaskan pekerja CV Surya Amindo Perkasa (SAP) bernama Samsul Alam.

“Bencana banjir dan longsor Dusun Towi, Desa Tamainusi diduga disebabkan oleh kegiatan pertambangan nikel. Tidak hanya penting melakukan evaluasi, tetapi aparat penegak hukum khususnya Polda Sulteng harus berani melakukan penyelidikan,” ungkap Taufik, Minggu (05/01/2025).

Baca juga  CPM Tegaskan AKM Bekerja Sesuai Koridor Hukum

Taufik menambahkan, pihaknya menduga ada kelaiaian yang dilakukan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Kami menduga banjir disebabkan lalainya perusahaan tambang dalam melakukan kegiatan pertambangan, merusak wilayah-wilayah peyangga seperti kawasan-kawasan hutan sehingga menyebabkan banjir dan tanah longsor hingga menelan 1 orang korban jiwa,” ucapnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Banjir bandang menyapu dan meluluhlantakkan bangunan site camp milik perusahaan tambang CV Surya Amindo Perkasa (SAP) di Desa Desa Tamainusi, Kecamatan Sojo Jaya, Morowali Utara, Jumat (03/01/2025)/Ist

Morowali Utara

Buntut Banjir Tewaskan Pekerja di Morut, Inspektur Tambang Terjun Investigasi Besok
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar konsolidasi dan pendidikan politik menuju kemenangan Pemilu di tahun 2024 mendatang.

Morowali Utara

DPD Partai Nasdem Morut Gelar Konsolidasi dan Pendidikan Politik Hadapi Pemilu 2024
Koordinator FRAS Sulteng Eva Bande/istimewa

Morowali Utara

FRAS Sulteng Sesalkan Tim Pemprov Buat Keputusan Tanpa Melibatkan Petani
Wakil Gubernur Ma'mun Amir

Banggai

Resmi Dilantik, Wagub Sulteng Harap Terobosan IDAI Atasi Stunting
Ilustrasi/Ist

Morowali Utara

Ledakan Smelter Tewaskan 2 Pekerja, Walhi dan Jatam Desak Pemerintah Evaluasi Total PT GNI
Koordinator FRAS Sulteng Eva Bande/istimewa

Morowali Utara

Konflik Petani Dengan PT ANA Tak Kunjung Selesai, FRAS Sulteng : Jangan Ada Kongkalikong
Puluhan rumah di Desa Tandoyondo, Kecamatan Sojo Jaya, Kabupaten Morowali Utara (Morut), terendam banjir, Jumat (24/01/2025)/Ist

Morowali Utara

Diguyur Hujan, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Tandoyondo Morut
Ratusan massa tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Towara menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Morowali Utara (Morut), Kamis (19/9/2024)/Ist

Morowali Utara

Darurat Air Bersih dan Polusi Udara, Warga Desa Towara Demo Kantor Bupati Morut