Home / Palu

Kamis, 9 Juni 2022 - 23:22 WIB

Dit Samapta Sulteng Kedatangan 2 Ekor Kuda Buat Patroli Kamtibmas

Direktur Samapta Polda Sulteng AKBP Richard B Pakpahan menerima langsung dua ekor Satwa Turangga berupa Kuda beserta perlengkapannya.

Direktur Samapta Polda Sulteng AKBP Richard B Pakpahan menerima langsung dua ekor Satwa Turangga berupa Kuda beserta perlengkapannya.

HARIANSULTENG.COM, PALU– Direktur Samapta Polda Sulteng AKBP Richard B Pakpahan menerima langsung dua ekor Satwa Turangga berupa Kuda beserta perlengkapannya.

Penyerahan dua ekor kuda itu dilakukan oleh Dirpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri.

Berlangsung di Markas Polda Sulteng, Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (9/6/2022) pagi.

AKBP Richard B Pakpahan menuturkan, dua satwa turangga itu didatangkan langsung dari Jakarta.

Proses pengiriman dua ekor kuda ini melalui kapal laut menuju Makassar.

Selanjutnya, dari Makassar melalui jalur darat dengan menggunakan kendaraan khusus.

Kemudian tiba di Kota Palu pada hari Minggu, (5/6/2022) siang.

“Dua ekor Satwa Turangga berupa Kuda tersebut didatangkan langsung dari Jakarta (Korsabhara Baharkam Polri),” ungkap AKBP Richard B Pakpahan.

AKBP Richard B Pakpahan menyebut, dua ekor Satwa Turangga (Kuda) yang diterima bernama Ferdinand B, umur 12 tahun, tinggi 165 cm.

Kemudian Medinas’s Boy, umur 10 tahun, tinggi 165 cm.

Baca juga  Pemkot Bakal Luncurkan Layanan Transportasi Bus di HUT 46 Kota Palu

“Kedua ekor Satwa Turangga (Kuda) tersebut berkelamin jantan, memiliki warna kulit coklat, jenis ras wormblood, berkemampuan tunggang dan berasal dari negeri kincir angin (Negara Belanda),” sebut AKBP Richard B Pakpahan.

Aswasada Aiptu Rudi menjelaskan, kuda ini diperuntukkan untuk pertahanan, bukan seperti kuda jenis breeding stable atau horse ranch lain, yang biasanya untuk lomba

Sehingga kudanya lebih cantik dan ganteng.

Kuda di Samapta diperuntukkan dalam tugas penjagaan, patroli dan pengawalan, dalmas (pengendalian massa) dan SAR.

“Sesuai tupoksi, penjagaan sama dengan pengamanan saat ada kegiatan, membantu kewilayahan patroli. Membantu patroli wilayah dalam hal ini untuk mencegah dan menangkap gangguan kamtibmas. Semisal dalam kasus perampasan, paling tidak kuda mampu menghilangkan niat orang berbuat jahat,” jelas Aiptu Rudi.

Aiptu Rudi menambahkan, kuda sebagai tugas pengawalan, bisa dipakai saat rangkaian protokoler.

Baca juga  Layangkan Somasi, Kubu Habib Husen Alhabsyi Sebut SK Pengurus Sementara HPA Cacat Hukum

Pasukan protokoler berkuda biasanya menggunakan pakaian khusus.

Namun kini, kuda sudah jarang dipakai untuk pengawalan, tergantikan oleh vooridjer.

Dari segi keamanan lebih cepat dan mudah menembus, maka pengawalan dengan kuda sudah jarang dipakai.

Kuda Dalmas merupakan kuda yang bertugas untuk pengendalian massa. Contoh unjuk rasa, bertugas untuk mengurai massa.

“Jika massa tidak mau mundur, kuda diturunkan maka otomatis kumpulan tersebut minggir sendiri. Atau ketika pengamanan pertandingan bola yang terkadang ricuh, agar massa terurai maka kuda diturunkan, karena massa yang berkelompok cenderung lebih berani,” terang Aiptu Rudi.

Sementara itu, kuda untuk bantuan SAR hanya digunakan pada zaman dahulu, beberapa tahun belakangan ini tidak pernah digunakan kembali.

Sebelum ada mobil canggih, untuk daerah bencana di pegunungan biasanya kuda diterjunkan untuk mengambil korban.

Namun kini telah bergeser ke mobil dan helikopter. (Nhr)

 

Share :

Baca Juga

Buaya berkalung ban saat berjemur di tepi sungai Palu/Instagram @mattwright

Palu

Damkarmat Kota Palu Bakal Bentuk Tim Khusus Buru Buaya Berkalung Ban
Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) menemukan dugaan aktivitas ilegal di area tambang emas Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Bertahun-tahun Tambang Ilegal PT AKM Tak Tersentuh Hukum, Pengamat: Jangan-jangan…
Lurah Nunu, Nanda Andriana bersama Kabag Ops Polresta Palu, Kompol Romy Gafur saat patroli di Jembatan Lalove usai viral isu tawuran, Sabtu malam (28/5/2023)/hariansulteng

Palu

Lurah Nunu Pastikan Kawasan Jembatan Lalove Aman Usai Viral Isu Tawuran
Porambanga To Dea Oge (Pordeo) 83 menggelar musyawarah besar (mubes) ke-2 di Cafe Pijakan samping Jembatan Lalove, Kota Palu, Minggu (19/3/2023)/Pemkot Palu

Palu

Gelar Musyawarah Besar, Ketua Pordeo 83: Nunu yang Engkau Dengar Beda dengan yang Engkau Lihat
Viral sejumlah orang disebut tengah melakukan ritual tanam kepala sapi di lokasi pembangunan Masjid Raya Darussalam Palu/Facebook Ambo Illang

Palu

Videonya Viral, Pihak Masjid Raya Darussalam Palu Bantah Ada Ritual Tanam Kepala Sapi
Loyalis dan pegiat Sangganipa, Hendrik G Lianto membagikan ribuan paket KFC kepada masyarakat Kota Palu, Sabtu (5/10/2024)/Ist

Palu

Loyalis Sangganipa Bagikan Ribuan Paket KFC kepada Masyarakat di Palu
Buaya berjemur di sekitar Jembatan Lalove jadi tontonan warga, Minggu (27/11/2022)/hariansulteng

Palu

Muncul Lagi, Buaya Berukuran Jumbo Berjemur di Sungai Palu Jadi Tontonan Warga
Kepolisian mengamankan 96 pemuda yang diduga sebagai anggota geng motor di Kota Palu, Sulawesi Tengah/Ist

Palu

Polisi Amankan 96 Anggota Geng Motor di Palu, 84 di Antaranya Berstatus Pelajar