Home / Palu

Selasa, 11 Januari 2022 - 21:00 WIB

Damkarmat Kota Palu Bakal Bentuk Tim Khusus Buru Buaya Berkalung Ban

Buaya berkalung ban saat berjemur di tepi sungai Palu/Instagram @mattwright

Buaya berkalung ban saat berjemur di tepi sungai Palu/Instagram @mattwright

HARIANSULTENG.COM, PALU – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palu bakal membentuk tim untuk memburu buaya liar yang berkeliaran di sungai dan pesisir pantai.

Sebab hewan reptil itu kerap kali muncul dan meresahkan masyarakat di sekitar wilayah sungai dan teluk Palu.

Kepala Dinas Damkarmat Palu Sudaryano R Lamangkona, pihaknya akan bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah.

“Penanganan buaya itu kami lagi menunggu kerjasama dengan BKSDA untuk melatih personil bagaimana menangkap buaya dan peralatannya,” ujarnya, Selasa (11/1/2022).

Baca juga  1.758 Wisudawan Ikuti Wisuda Offline Untad Tanpa Kalung dan Medali

Sudaryono menambahkan, pihaknya saat ini juga terus memantau keberadaan buaya berkalung ban.

Buaya berkalung ban ini diketahui sudah beberapa kali ingin ditangkap sampai melibatkan ahli reptil Panji Petualang hingga bule asal Australia Matt Wright.

Namun upaya itu belum membuahkan hasil dan buaya berkalung ban masih berkeliaran bahkan tubuhnya terus membesar.

“Sejak tahun lalu sebenarnya kami membentuk tim Jatim Park yang ada di Malang. Hanya saja karena permasalahan administrasi dan sebagainya maka tidak maksimal melakukan penangkapan terhadap buaya berkalung ban itu,” terang Sudaryono.

Baca juga  Jelang Aksi Solidaritas Mahasiswa se-Kota Palu untuk Warga Parimo, Polisi Siaga di Kantor Gubernur

Terbaru, Dinas Damkarmat kembali menerima laporan kemunculan buaya di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat.

Sehingga ia langsung berkoordinasi dengan Dinas PU Kota Palu untuk membuat palang pintu agar buaya tidak masuk ke permukiman warga.

“Kemarin ada buaya panjangnya sekitar 4 meter muncul di Kampung Lere. Sehingga saya perintahkan Pak Kabid untuk koordinasikan dengan Dinas PU dibuatkan pintu air di deker, karena buaya tidak masuk lewat sungai tapi lewat jalur laut,” ungkap Sudaryono. (Rmd)

Share :

Baca Juga

Pengisian BBM di SPBU Jalan Diponegoro, Kota Palu terhenti seusai pemerintah menaikkan harga BBM subsidi, Sabtu (3/9/2022)/hariansulteng

Palu

Harga BBM Resmi Naik, Pengisian di SPBU Jalan Diponegoro Palu Terhenti
Ketua Pimpinan Wilayah Himpunan Pemuda Alkhairaat (PW-HPA) Dedi Irawan

Palu

PW-HPA Tegaskan Tolak Paham Radikalisme dan Terorisme
Aksi tanam pohon serentak warnai Pelantikan 7.504 KPPS Pemilu 2024 di Kota Palu, Kamis (25/1/2024)/Ist

Palu

Aksi Tanam Pohon Serentak Warnai Pelantikan 7.504 KPPS Pemilu 2024 di Kota Palu
Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah berikan Surat Ijin Mengemudi (SIM) Reward Bagi masyarakat yang lahir tanggal 01 juli 2022/istimewa

Palu

Ditlantas Polda Sulteng berikan SIM Reward Masyarakat yang Lahir 1 Juli
Presma Fakultas Teknik Untad keluarkan imbauan meminta media tak berlebihan beritakan tawuran mahasiswa/Ist

Palu

Presma Fakultas Teknik Untad Wanti-wanti Media Tak Berlebihan Beritakan Tawuran Mahasiswa
Prof Lukman S Thahir/hariansulteng

Palu

Lukman S Thahir Resmi Jabat Rektor UIN Datokarama Palu Gantikan Sagaf S Pettalongi
Yudha saat meracik kopi untuk Rektor Untad di acara FISIP Expo, Kamis (19/5/2022)/hariansulteng

Palu

Dies Natalis FISIP Untad, Peserta Expo Unjuk Kebolehan Racik Kopi untuk Rektor Mahfudz
Witan Sulaeman bersama Rismahani di acara lamaran, Sabtu (8/1/2022) malam/Instagram @witansulaiman

Palu

Witan Sulaeman Usung Adat Sasak Lombok di Acara Lamaran dengan Rismahani