Home / Palu

Minggu, 19 Maret 2023 - 23:34 WIB

Gelar Musyawarah Besar, Ketua Pordeo 83: Nunu yang Engkau Dengar Beda dengan yang Engkau Lihat

Porambanga To Dea Oge (Pordeo) 83 menggelar musyawarah besar (mubes) ke-2 di Cafe Pijakan samping Jembatan Lalove, Kota Palu, Minggu (19/3/2023)/Pemkot Palu

Porambanga To Dea Oge (Pordeo) 83 menggelar musyawarah besar (mubes) ke-2 di Cafe Pijakan samping Jembatan Lalove, Kota Palu, Minggu (19/3/2023)/Pemkot Palu

HARIANSULTENG.COM, PALU – Porambanga To Dea Oge (Pordeo) 83 menggelar musyawarah besar (mubes) ke-2 di Cafe Pijakan samping Jembatan Lalove, Kota Palu, Minggu (19/3/2023).

Kegiatan itu dibuka langsung Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Mohammad Rizal.

Mewakili Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, Rizal menyampaikan apresiasi terselenggaranya Mubes Pordeo 83.

“Saya merasa bangga dan senang dapat hadir dalam acara ini, yang menjadi wadah bagi kita semua untuk saling berdiskusi dan berbagi ide demi kemajuan kota kita,” katanya.

Baca juga  Kepala BPBD Palu Dampingi Kunjungan Kedubes Swiss dan BNPB ke Huntap Talise

Menurutnya, musyawarah besar merupakan suatu ajang untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga swasta dan masyarakat dalam memajukan kota

“Sudah seharusnya pemerintah mendampingi kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Silahkan bersinergi dengan organisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Palu,” ungkap Rizal.

Sementara itu, Ketua Umum Pordeo 83 Nunu, Hamdi Ali Djorimi menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya ini sudah ada sejak era 1980-an.

Dulu, katanya Pordeo berkepanjangan “Porotaka Tenggedeu” yang berkonotasi negatif bagi masyarakat Kota Palu.

“Seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman semakin modern, komunitas brandalan ini muncul kembali di tahun 2014 dengan tampilan yang signifikan,” ujar Hamdi.

Baca juga  Cabut Laporan Polisi, Dua Kelompok yang Bertikai di Pasar Inpres Manonda Sepakat Damai

Ia mengatakan, Pordeo 83 saat ini ingin sejajar dengan masyarakat banyak serta mendukung program pemerintah daerah dalam membangun mentalitas dan sumber daya manusia.

Di antaranya seperti sosial budaya, kemasyarakatan, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil menengah serta menjadi pelopor perdamaian di Kota Palu khususnya di Kelurahan Nunu.

“Nunu yang engkau dengar berbeda dengan Nunu yang engkau lihat,” imbuhnya. (Mrj)

Share :

Baca Juga

700 penumpang tiba di Pelabuhan Pantoloan pada arus balik Lebaran, Selasa (2/5/2023)/hariansulteng

Palu

Puncak Arus Balik Gelombang Kedua, Berikut Jadwal Keberangkatan di Pelabuhan Pantoloan
Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menjadi pembicara dialog kebangsaan di Kota Palu, Rabu (15/01/2025)/hariansulteng

Palu

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tindak Lanjuti Temuan Dugaan Tambang Ilegal AKM di Poboya
Prosesi wisuda offline angkatan 107-108 di Lapangan Upacara Untad Jl Soekarno Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (15/12/2021)/hariansulteng

Palu

Wisuda Untad, Wisudawan dan Tamu Undangan Dilarang Live di Medsos
Hotel Santika Palu hadirkan promo berbuka puasa barsama/Ist

Palu

Promo Ramadan di Hotel Santika Palu, Buka Puasa Sepuasnya Mulai Rp 135 Ribu
Kadis Dukcapil Kota Palu, Walawati/hariansulteng

Palu

4 Ribu Warga Kota Palu Sudah Miliki KTP Digital, Kadis Dukcapil: Tak Perlu Lagi Bawa Fotokopi
Pemerintah Kota Palu resmi memberangkatkan peserta program Mudik Gratis 2025 dari Kota Makassar menuju Kota Palu, Sabtu (22/03/2025)/Pemkot Palu

Palu

Gunakan 3 Armada Bus, Pemkot Palu Berangkatkan 100 Peserta Mudik Gratis dari Makassar
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Panca Marga Palu menggelar malam penganugerahan kepada 22 tokoh perempuan inspiratif dari Lembah Kaili, Minggu (22/12/2024)/Ist

Palu

STIA Panca Marga Palu Tetapkan 22 Perempuan Inspiratif di Lembah Kaili, Termasuk Reny Lamadjido
CPM dan warga Poboya sepakati skema kemitraan dalam RDP di DPRD Sulteng, Senin (23/2/2026). (Foto: Istimewa)

Palu

Sepakati Kemitraan, CPM Beri Akses Pengelolaan Lahan Kijang 30 untuk Warga Poboya