Home / Palu

Selasa, 6 Mei 2025 - 23:11 WIB

Dilantik Shinta Kamdani, Wijaya Chandra Resmi Pimpin Apindo Sulteng Periode 2025-2030

Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani melantik pengurus DPP Apindo Sulteng, Selasa malam (06/05/2025)/hariansulteng

Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani melantik pengurus DPP Apindo Sulteng, Selasa malam (06/05/2025)/hariansulteng

HARIANSULTENG.COM, PALU – Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia Sulawesi Tengah (DPP Apindo Sulteng) periode 2025-2030 resmi dilantik, Selasa malam (06/05/2025).

Wijaya Chandra didapuk sebagai ketua DPP Apindo Sulteng, yang sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) IV Apindo Sulteng.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo, Shinta W Kamdani bertempat di Rama Garden Hotel, Kota Palu.

Acara itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido, Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulteng Rakhmat Renaldy, dan sejumlah pejabat lainnya.

Mewakili Pemprov Sulteng, Reny A Lamadjido mendukung keberadaan Asosiasi Pengusaha Indonesia di wilayahnya.

Baca juga  Polisi Deteksi Ada 18 Geng Motor di Kota Palu, Terbanyak di Wilayah Selatan

Reny mengaku sangat mengenal kiprah Ko Awi, sapaan akrab Wijaya Chandra. Ia berharap Apindo Sulteng dapat bersinergi dengan pemerintah dalam membangun daerah.

“Apindo menginspirasi kami mengenai berbagai potensi yang ada di Sulawesi Tengah. Selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik. Pemerintah sangat mendukung adanya Apindo,” ucap Reny dalam sambutannya.

Sebagai Ketua Apindo Sulteng yang baru, Ko Awi menargetkan akan segera merampungkan struktur Dewan Pimpinan Kabupaten/Kota (DPK) Apindo se-Sulawesi Tengah.

“Kemarin baru ada 6 DPK. Tapi semoga sebelum bulan depan, sudah 12 DPK dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah yang kami lantik. Jadi tersisa satu DPK di Banggai Kepulauan. Kami berharap tahun ini semua DPK sudah terbentuk,” ungkap Ko Awi.

Baca juga  Wijaya Chandra, Sosok Pengusaha Sukses Maju Caleg DPRD Sulteng dari Partai Perindo

Sementara itu, Ketua Umum Apindo, Shinta Shinta W Kamdani memuji potensi Sulteng karena termasuk provinsi dengan realisiasi investasi tertinggi secara nasional, terutama investasi asing.

Ia menyatakan Apindo siap bekerja sama dengan pemerintah dalam menjaga iklim usaha dan investasi.

“Apindo sejak awal mempunyai visi bagaimana lapangan pekerjaan tercipta. Oleh karena itu, maka diperlukan iklim usaha yang kondusif, kompetitif dan berkelanjutan,” ucap Shinta.

(Adv)

Share :

Baca Juga

Kota Palu menjadi satu satunya peserta Karnaval Budaya Nusantara terbanyak dalam Rakernas Apeksi XVII di Balikpapan/Ist

Nasional

Karnaval Apeksi di Balikpapan, Ratusan Peserta Asal Palu Kenakan Pakaian Adat Suku Kaili
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) didukung Google News Initiative (GNI) menyelenggarakan workshop Digital Fundamental Tools for Journalists/Ist

Palu

Puluhan Jurnalis di Palu Dilatih Gunakan Tools Google
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid meninjau lokasi MTQ Tingkat Sulteng di Untad, Jumat (28/6/2024)/Ist

Palu

Jadi Tuan Rumah, Wali Kota Palu Tinjau Kesiapan Lokasi MTQ Tingkat Provinsi di Untad
Tim Satgas Gabungan Pemerintah Kota Palu melakukan razia di sejumlah lokasi rawan Juru Parkir (Jukir) Liar atau ilegal pada Sabtu (19/11/2022) malam/istimewa

Palu

15 Jukir Liar Terjaring Razia Satgas Gabungan di Kota Palu
Habib Alwi bin Saggaf Aljufri resmi dibaiat sebagai Ketua Utama Alkhairaat, Rabu (20/7/2022)/hariansulteng

Palu

Gantikan Mendiang Habib Saggaf, Habib Alwi Resmi Dibaiat Sebagai Ketua Utama Alkhairaat
Pendeta dan penyuluh agama Islam di Palu pimpin doa untuk kesembuhan remaja korban asusila, Minggu malam (4/6/2023)/hariansulteng

Palu

Pendeta dan Penyuluh Agama Islam di Palu Pimpin Doa untuk Kesembuhan Remaja Korban Asusila

Palu

Hadiri HUT PDGI, Hadianto Rasyid Beri Pesan Ini Kepada Para Pengurus
Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid menyerahkan paket bantuan stunting bagi warga penghuni Huntara Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan/Pemkot Palu

Palu

Wali Kota Palu Salurkan Paket Stunting untuk Warga Huntara Petobo